
Reno dan Aruni tengah menyantap makanan mereka yang telah tersaji dimeja.Reno tampak lahap menyantap makanan nya,begitu pula dengan Aruni.Wanita manis ini sudah tak canggung lagi untuk menghabiskan makanan nya didepan calon suami nya
Tapi justru itu yang membuat Reno jatuh hati pada Aruni.Karena sikap Aruni yang tidak JAIM dan tidak malu-malu.Bagi Reno wanita seperti Aruni sudah jarang.Karena wanita jaman sekarang lebih mementingkam image.Dan akan terlihat asli nya saat sudah menikah.Dan akan timbul penyesalan pada diri pasangan nya saat mengetahui sifat asli pasangan nya itu.
"Sudah?" tanya Reno
"Iya,sudah mas." jawab Aruni
"Oke,kita lanjutin ya perjalanan nya?"tanya Reno lagi.
"Iya mas,ayo." jawab Aruni bersemangat.
Reno dan Aruni pun keluar dari restoran tersebut secara bersamaan.
Reno dan Aruni pun melanjutkan perjalanan nya menuju tempat tujuan mereka selanjutnya. Mobil Reno pun melaju di jalan raya.
"Mas kita belum shalat Dzuhur lho." ucap Aruni mengingatkan.
"Iya,nanti didepan ada mesjid raya.Kita mampir untuk shalat disitu ya?" ucap Reno.
"Iya mas." ucap Aruni.
Mereka pun melanjutkan lagi perjalanan merek.
Hampir satu jam berikut nya,tentu nya setelah melakukan shalat dzuhur di mesjid raya.Reno dan Aruni sampai di depan sebuah Villa yang sangat indah dan asri.Denga taman yang ditunbuhi oleh bermacam-macam bunga yang indah.Serta latar belakang sebuah gunung yang tampak hijau dari kejauhan.
Reno mengajak Aruni turun dari mobil,d,an membawa nya masuk kedalam Villa tersebut. Ketika sampai di depan taman menuju villa Reno dan Aruni sudah disambut oleh enam orang yang menjaga dan mengur villa tersebut.
"Selamat datang tuan dan nyonya." ucap salah seluruh pekerja disana.
"Iya,terimakasih." jawab Reno.
"Semua sudah kami lakukan dan sesuai dengan permintaan, tuan." ucap salah seorang pekerja disana.
"Bagus." jawab Reno sambil tersenyum. "Kalau begitu saya mau masuk kedalam" ucap Reno kembali sambil terus menggenggam tangan Aruni.
"Silahkan tuan." ucap salah seorang pekerja wanita yang tampak sudah sepuh.
"Mas,ini villa kamu?" tanya Aruni pada Reno ketika memasuki villa tersebut.
"Iya,ini villa saya,dan nanti nya akan jadi milik kamu juga." ucap Reno sambil menatap intes wajah Aruni.
"Mas,terimakasih banyak ya." ucap Aruni sambil menunduk.
"Kenapa,kok jadi sedih gitu?"tanya Reno sambil mengangkat dagu Aruni pelan.
"Aku,ngerasa bahagia sekaligus malu mas." ucap Aruni lirih.
"Kenapa malu?" Tanya Reno mulai bingung.
__ADS_1
"Aku ngerasa,aku ga pantes mas buat kamu." ucap Aruni pelan.
"Ga pantes bagai mana?"
"Kamu tuh terlalu sempurna mas untuk aku.Kamu punya segala nya.Wajah tampan,karir cemerlang,harta berlimpah.Sementara aku..!"ucap Aruni bergetar.
"Hei,jangan ngomong begitu." ucap Reno sambil meraih tubuh Aruni kedalam pelukan nya. "Pokok nya saya ga mau denger itu lagi ya.Saya hanya manusia biasa,yang banyak kekurangan.Ga semua kelebihan diukur dari materi.Kamu juga banyak kelebihan nya,kamu baik,ga bisa diem,humoris. Kita berdua saling melengkapi kan?" ucap Reno mencoba menenangkan Aruni.
"Mas Reno,terimakasih nya." ucap Aruni membalas pelukan Reno sambil membemamkan wajah nya pada dada bidang calon suami nya itu.
"Udah jangan nagis,ingus nya beleberan tuh kebaju saya." ucap Reno sambil tertawa.
"Ish,mas kamu nyebelin deh." ucap Aruni sambil mengusap hidung nya. "Nih aku kasih lagi ingus nya." ucap Aruni sambil menyodorkan tangan nya yang basah oleh ingus kearah Reno.
"Ih,jorok akh."ucap Reno sambil menghindar.
"Biarin,abis nya kamu nyebelin." ucap Aruni sambil mendekati Reno.
Kedua insan itu pun main kejar-kejaran didalam villa yang cukup luas itu.Villa yang sangat nyaman dengan arsitektur bergaya minimalis tapi tampak sangat asri.Dengan dekorasi dinding yang sebagian terbuat dari kayu .Dengan lantai pun dari kayu.Terlihat sangat nyaman,apa lagi udara disana sangat dingin.Karena villa tersebut berada di daerah pegunungan.
Aruni dan Reno masih asik bekejar-kejaran. Mereka telihat tertawa,dengan sesekali Reno memeluk Aruni.
Sampai akhir nya mereka berdua sampai di tepi sebuah kolam berenang di villa tersebut.Kolam berengang yang berada diluar bangunan villaitu pun tampak begitu sangat indah dan nyaman. Disana terdapat payung besar dengan dua buah kursi besar dan sebuah meja diantara kursi-kursi itu.
"Kamu bisa berenang Run?" tanya Reno pada calon istrinya itu.
"Heheheh." Aruni hanya nyengir .
"Iya." ucap Aruni malu-malu.
"Tenang aja.Nanti kalau kita kesini lagi.Saya akan ajarin kamu berenang." ucap Reno sambil membelai pucuk kepala Aruni.
"Gak mau akh." ucap Aruni.
"Lho,kenapa?" tanya Reno
"Disini pasti Air nya dingin banget.Yang ada nanti aku pilek mas." ucap Aruni.
"Yaampun,saya kirain kenapa.Ternyata mikir nya kesitu,tenang aja kalau kedinginan kan ada saya yang bisa buat kamu panas." ucap Reno sambil tertawa penuh arti. "Awww..ampn-ampun...sakit-sakit!" pekik Reno kesakitan.
"Lagian mesum." ucap Aruni kesal.
"Hahahhaha..iya-iya maaf." ucap Reno sambil merangkul bahu Aruni.
Reno dan Aruni kembali melanjutkan untuk menyusuri setiap sudut villa tersebut.Mereka berdua sampai pada sebuah kamar yang cukup besar di villa itu. Kamar yang diisi dengan sebuah ranjang besar dengan kelambu yang menjuntai ditiap sisi nya.Disana juga terdapat sebuah meja rias besar yang sangat indah.
"Kamar ini biasa saya tempati ketika menginap disini." ucap Reno ketika sudah sampai didalam kamar.
"Kamar nya nyaman banget mas." ucap Aruni
__ADS_1
"Ia memang sangat nyaman disini.Coba liat." ucap Reno sambil membuka jendela kamar itu.
Aruni melangkah kan kaki mendekati Reno yang berdiri disamping depan jendela yang cukup besar tersebut.
"Bagai mana?dari sini tampak sangat indah kan pemandangan nya?" tanya Reno sambil memeluk Aruni dari belakang.
"Iya mas,cantik banget.Udara nya juga seger banget.Bikin tenang rasa nya." ucap Aruni sambil tersenyum.
Pemandangan yang sangat indah,dengan hamparan kebun teh yang terlihat sangat hijau serta taman bunga yang warna warni serta gunung yang tampak indah menghiasi pemandangan disana.
"Kamu bener banget.Saya kalau sedang merasa suntuk selalu kesini.Dan itu membuat saya sedikit lebih tenang." ucap Reno.
"Mas,kita jalan-jalan yuk keluar.Kaya nya seru deh mas."ajak Aruni pada Reno.
"Emm,boleh juga.Ayo." ucap Reno menyetujui.
Dan kemudian Reno dan Aruni pun keluar dari villa mereka sengaja berjalan kaki untuk lebih menikmati udara segar kata nya.Mereka menyusuri jalan yang ditumbuhi oleh bunga-bunga yang tengah bermekaran. Aruni dan Reno berjalan dengan bergandengan tangan.Serasa bagai dunia milik berdua.Aruni dan Reni tiba disalah satu pusat oleh di sana.Ada banyak jenis oleh-oleh disana mulai dari makanan,baju hingga aksesoris.
Aruni membeli beberapa aksesoris untuk dia berikan pada sahabat nya Ines.Karena sebelum nya dia sudah berjanji akan memberikan oleh-oleh pada sahabat nya itu. Kemudian Reno dan Aruni juga membeli makanan khas dari tempat itu. Merka makan dan tertawa bersama.Hingga tak terasa waktu sudah semakin sore.Matahari mulai kembali keperaduan nya.Aruni dan Reno memutuskan untuk kembali ke villa.Untuk mengambil mobil dan kembali kerumah.
Reno dan Aruni sudah berada didalam mobil. Reno mengemudikam mobil dengan kecepatan sedang. Sementara Aruni sudah tertidur pulas di bangku penumpang.Sesekali Reno melirik kearah Aruni. Dia pun tersenyum ketika melihat wajah Aruni. Dia merasa sangat bahagia,hatinya terasa tenang saat melihat wajah Aruni.Reno menarik nafas nya panjang dan membuangnya secara perlahan.
"Em,udah sampai ya mas?" tanya Aruni ketika baru bangun tidur.
"Belum,sebentar lagi." jawab Reno pelan.
" Maaf ya mas,aku ketiduran ." ucap Aruni yang merasa tak enak hati.
" Iya." ucap Reno pelan.
Dan tak lama kemudian mobil Reno telah sampai dihalaman rumah tuan Baskara.
"Mas,masuk dulu yuk?" ajak Aruni pada calon suami nya itu ketika Reno sudah membukakan pintu mobil untuk nya.
"Saya langsung aja ya,cape banget." ucap Reno sambil tersenyum.
"Iya mas." ucap Aruni sambil tersenyum. "Mas Reno,terimakasih ya untuk hari ini." ucap Aruni lagi.
"Iya,sama-sama.Salam buat semua yang dirumah ya." ucap Reno
"Iya mas. Mas Reno hati-hati ya." jawab Aruni.
"Iya." jawab Reno sambil tersenyum.
Reno pun kembali mengendarai mobil nya.Dan keluar dari halaman rumah tuan Baskara.
Mobil Reno pun telah meninggakkan kediaman tuan Baskara.
next bab ya sahabat...
__ADS_1
jangan lupa vote,like,tambah ke favorite dan juga jangan lupa tinggalkan komentar...šš