
Reno dan Aruni telah berada didalam mobil untuk menuju rumah Aruni.Reno mengendarai mobil nya dengan kecepatan sedang.
Tak ada suara lain yang terdengar selain suara alunan lagu milik penyanyi legendaris John lenon.
Aruni tampak canggung.Pipi nya sudah bersemu merah.Sementara Reno tampak lebih tenang. Namun lain hal dalam hati nya.Jantung nya berpacu lebih cepat.Degupan jantung nya tak beraturan.Sebenar nya Reno pun sedikit grogi. Hanya saja dia mampu menutupi nya dari Aruni.
"Nanti saya mau bicara penting sama kamu." ucap Reno membuka obrolan.
"Soal apa?" tanya Aruni penasaran.
"Nanti saja.Tapi ngobrol nya di apartemen saya ya.Biar lebih leluasa." jawab Reno
"Iya." ucap Aruni singkat.
Selang dua puluh lima menit kemudian mobil Reno telah sampai di halaman rumah Aruni disusul oleh bodyguard dan polisi pengawal.
"Masuk dulu yuk mas." ajak Aruni pada Reno.
" Iya." ucap Reno singkat. "Jangan turun dulu." perintah Reno pada Aruni.
Kemudian Reno membuka seatbelt nya dan langsung turun dari mobil.Kemudian Reno tampak memutari mobil dan membukakan pintu mobil untuk Aruni. Seketika wajah Aruni memerah,dia merasakan panas dipipi nya karena malu. Aruni kemudian turun dari mobil. Diri nya tampak sangat canggung menerima perlakuan itu dari Reno.
" Maaf tuan.Ini kunci motor nya. Kami pamit tuan" ucap salah seorang bodyguard sambil menyerahkan kunci motor milik Aruni.
" Iya.Terimaksih." ucap Reno datar.
"Maaf tuan Reno dan nona Aruni.Saya juga ijin permisi.Karena tugas pengawalan saya sudah selesai." ucap Polisi pengawal tersebut.
"Iya pak.Terimakasih banyak ya." ucap Reno.
Kemudian para pengawal itu pun pergi meninggalkan rumah tuan Baskara.Reno dan Aruni berjalan masuk kedalam rumah.
"Assalamualaikum." Aruni mengucapkan salam ketika membuka pintu rumah nya.
"Waalikumsalam." jawab kak Arini dan ibu secara bersamaan.
" Duduk dulu ya mas.Aku kedalam dulu." ucap Aruni pada Reno ketika sampai di ruang tamu.
"Iya." jawab Reno singkat.
"Ibu,kakak.Di ruang tamu ada mas Reno.Tolong temenin dulu ya.Aku mau mandi dulu." ucap Aruni ketika bertemu dengan kedua orang tua nya.
"Oh,iya nak." jawab Ibu. "Rin,kamu bikinin minum buat Reno,sini biar Baim nya ibu bawa kedepan." perintah ibu.
"Iya bu." jawab kak Arini singkat.Dan langsung. Beranjak dari tempat nya duduk.
Ibu kemudian berjalan menuju ruang tamu dengan sambil menggendong Baim cucu nya.
"Eh,ada om Reno ya dek." ucap ibu pada Baim saat dihadapan Reno.
__ADS_1
"Ibu." ucap Reno sambil menyalami tangan calon mertua nya itu.
"Kata nya kejepang.Sudah pulang ya?" tanya ibu
"Iya bu,kenbetulan kerjaan sudah selesai.Jadi langsung pulang saja.Ga enak lama-lama dinegri orang." ucap Reno sambil tersenyum.
"Ga enak lama-lama atau udah kangen sama yang disini?" ucap kak Arini sambil membawa nampan berisi secangkir teh. " Diminum Ren." ucap kak Arini kembali sambil meletakan cangkir teh kehadapan Reno.Reno hanya tersenyum malu-malu.
"Oh iya,ini ada sedikit oleh-oleh buat ibu." ucap Reno sambil menyerahkan satu bungkus paper bag berwana coklat pada ibu. " Ini buat kak Rini,Baim sama kak putra." ucap Reno sambil menyerahakan peper bag dengan warna yang sama pada kak Arini.
" Repot-repot sekali sih Ren.Kamu sampai dengan selamat lagi kesini saja ibu sudah bersyukur ." ucap ibu.
"Engga kok bu.Sama sekali ga ngerepotin. Tapi memang ga seberapa bu." ucap Reno pelan.
"Reno ngomong-ngomong,terima kasih ya. Oleh- oleh nya." ucap kak Arini sambil tersenyum senang.
" Iya kak,sama-sama." jawab Reno sambil tersenyum.
" Ayo mas." Ucap Aruni yang tiba-tiba keluar dari dalam.
" Sudah siap?" tanya Reno pelan. Dan hanya dijawab anggukan oleh Aruni.
"Lho mau kemana?ajak Reno sarapan dulu dong Run." tanya Ibu dengan lembut.
"Terimakasih bu,kita langsung jalan saja." ucap Reno .
"Oh gitu.Jadi kalian ga sarapan dulu ni?" tanya ibu.
"Ya sudah kalau begitu.Kalian hati-hati ya." ucap ibu memberi ijin.
"Iya bu,Runi jalan ya.Assalamualaikum." ucap Aruni sambil memcium punggung tangan ibu nya dan kak Rini secara bergantian dan disusul oleh Reno yang juga melakukan hal hang sama.
"Iya,waalaikumsalam. Hati-hati ya,terus juga inget kamu pulang nya jangan sore-sore,masih harus masuk kerja kan." ucap ibu menasehati.
" Iya bu." ucap Aruni.
Aruni dan Reno sudah ada didalam mobil,dan mobil pun sudah melaju meninggalkan rumah Aruni. Reno mengemudikan mobil nya dengan kecepatan sedang.
"Kamu mau makan apa?biar nanti saya suruh orang siapin."
"Apa aja deh mas,pasti aku makan.Yang penting enak." ucap Aruni.
"Bagai mana kalau kita masak aja." ucap Reno memberi saran.
"Aku ga bisa masak.Hahahah." ucap Aruni sambil tertawa.
"Yaampun,terus kamu hidup selama ini ga pernah masak?" tanya Reno kaget.
"Engga." ucap Aruni pelan sambil menggelengkan kepala.
__ADS_1
"Aduh,saya pikir saya akan dapat kehidupan kaya di ftv.Dijodohin,dapat calon istri yang pinter masak,tiap hari di bikinin makanan enak.Tapi kenyataan nya berbeda." ucap Reno sambil fokus menyetir.
"Terus kenapa? Nyesel?!" ucap Aruni ketus.
"Sedikit." jawab Reno datar.
"Yaudah batalin aja,selagi masih bisa dan belum terlambat." ucap Aruni kesal.
"Yakin mau di batalin?" tanya Reno menggoda.
"Yakinlah,dari pada nanti jadi bahan ungkitan kamu." ucap Aruni dengan suara mulai bergetar.
"Oke." ucap Reno. sambil mematikan mesin mobil nya. " Turun yuk,udah sampe ni." ucap Reno lagi.
"Ga,aku mau pulang." ucap Aruni ketus.
"Iya,nanti saya anterin pulang.Sekang turun dulu yuk." ucap Reno yang sudah membukakan pintu mobil untuk Aruni.
"Ga mau.Aku mau pulang!" ucap Aruni makin ketus.
"Aruni Pratiwi,jangan kaya anak kecil deh.Ga baik ngambek begitu.Turun yuk." ucap Reno lembut.
Aruni tak bergeming,dia merajuk.
"Yasudah kalau ga mau turun.Saya mau masuk ya. Kamu hati-hati ya,disini suka ada yang lewat tapi kaki nya ga nginjek tanah." ucap Reno di telinga Aruni.Dan langsung berjalan menjauhi Aruni.
Aruni yang mendengar ucapan Reno seketika menjadi takut. Dia kemudian keluar dari mobil dan mengejar Reno.
"Ish nyebelin banget sih." ucap Aruni sambil mencubit pinggang Reno.
"Aww!" pekik Reno sambil mengusap pinggang nya.
"Maka nya jangan iseng." ucap Aruni kesal.
Reno dan Aruni kini sudah berada di unit apartemen milik Reno.Mereka masuk secara bersamaan.
"Duduk dulu ya,kamu mau minum apa?" tanya Reno sambil berjalan menuju mini bar nya.
"Apa aja deh." jawab Aruni pelan.
" Oke." ucap Reno.
Tak berselang lama,Reno sudah membawa dua cangkir yang berisi kopi susu. Dengan camilan juga tentu nya,ada puding dan beberapa toples keripik kentang.
"Wah,tau aja kamu mas.Kalau aku lagi ngantuk." ucap Aruni sambil menerima nampan dari Reno.
"Kamu mau makan apa?biar saya pesankan." tanya Reno.
"Apa aja deh mas.Yang penting peses,soal nya aku lagi pengen yang pedes-pedes." jawab Aruni.
__ADS_1
" Oke,sebentar ya.Saya pesan dulu." ucap Reno sambil menghubungi seseorang.Dan Aruni hanya menganggukan kepala.
next bab ya..