
Lona sudah berada di kelasnya dan tinggal 10menit lagi kelas mereka di mulai namun Anisa masih belum kembali, Lona mengambil ponselnya untuk menghubunginya namun tiba tiba Anisa sudah berada di depan kelas bersama Sandi, Lona menatapnya heran namun terlihat mereka sangat dekat bahkan Sandi mengusap wajah Anisa.
" Gue tunggu Loe selesai kelas, kita pulang bersama " Ucap Sandi mengusap wajah Anisa
" Iya Mas, gue masuk dulu " Ucap Anisa dan Sandi mengangguk
Sementara di dalam kelas, Lona terus memperhatikan mereka terlihat garis senyuman di wajahnya, dia tau jika mereka sudah kembali bersama dan sudah tidak ada salah paham diantara mereka.
Anisa duduk di samping Lona yang masih tersenyum,,
" Lon, Loe kenapa senyum senyum " Ucap Anisa heran
" Kayaknya ada yang udah jadian nih "
" Apa sih Lon, biasa aja "
" Tapi gue seneng liat kalian bersama Nis, gue tau Kak Sandi orang yang baik dan kalian sangat cocok "
" Thanks ya Lon, Loe bener bener temen gue"
" Sama sama, jangan sedih lagi ya " Ucap Lona dan Anis mengangguk.
******
Sandi berjalan menuju kantin akan memesan makanan, dia belum makan dari semalam karena memikirkan Anisa dan sekarang perutnya sudah sangat lapar,,
" Dari mana Loe San, gilang terus " Ucap Zicko yang sudah menunggu nya di sana
" Ketemu Anisa "
" Kalian gak berantem lagi kan "
" Ko, thanks ya Loe udah nyadarin gue,, gue sama Anisa sudah gak salah paham lagi dan gue usah menceritakan semua tentang gue ke Anisa "
" Nah itu baru bener San, Loe cowok dan sudah sepantasnya Loe jaga wanita yang Loe sayang, dan di dalam sebuah hubungan jangan pernah ada rahasia "
" Ya Udah Loe makan, gue tau Loe gak makan dari kemarin kan " Lanjutnya
" Loe tau aja, gue makan ya " Ucap Sandi dan Zicko mengangguk.
Sementara Sandi makan, Zicko memainkan ponselnya, dia bukan bermain game namun dia sedang mengecek semua bisnisnya mulai dari Cafe hingga Hotel karena dia tidak membawa Laptop,
" Oya Ko, gimana Lamaran Loe sama Lona "
Zicko memang belum menceritakan semua kepada Sandi, dia merasa tidak enak karena hubungan Sandi dan Anisa sedang tidak baik dan dia tidak mau egois dengan kabar bahagianya.
" Oh, Lancar San " Ucap Zicko tanpa mengalihkan pandangannya
" Sorry ya, gue gak bantu Loe saat itu "
" Santai Men,, Oya San, gue kok merasa aneh dengan mahasiswa baru itu ya "
" Galang Maksud Loe " Ucap Sandi dan Zicko mengangguk
" Kemarin saat gue telat jemput Lona, gue liat dia temani Lona di Halte depan kampus "
" Wait,, mereka saling kenal "
" Sebenarnya mereka dulu pernah satu sekolah cuma saat Tk"
" Terus "
__ADS_1
" Galang pernah bully Lona sampai akhirnya dia di keluarin dari sekolah, dan sekarang dia pindah kuliah karena akan minta maaf dengan Lona "
" Bagus dong berarti dia merasa bersalah dengan Lona Ko, terus Loe curiga dimana "
" Gue Liat bunga mawar dan Coklat di meja Lona "
" Maksud Loe itu ulah Galang juga "
" Entah lah gue gak tau San, tapi perasaan gue gak enak tentang Galang "
" Mending Loe tanya langsung deh ke Lona "
" Gue nanti tanya deh ke Lona "
Sandi mengangguk dan kembali menikmati makanannya, sedangkan Zicko dia masih memikirkan Galang.
" Gue ke toilet dulu San " Ucap Zicko dan Sandi hanya mengacungkan jempolnya karena mulutnya penuh dengan makanan.
-
Zicko berjalan masuk ke dalam toilet namun dia berpapasan dengan Galang yang baru keluar dari toilet.
Galang sempat tersenyum dan berjalan keluar.
Zicko menoleh dan dia melihat tas Galang yang terbuka dan terlihat sebuah bunga di dalamnya..
" bunga, dan bunga itu sama seperti bunga yang ada di meja Lona, berarti memang benar Galang yang mengirimnya"
Zicko kembali berjalan masuk, namun pikirannya masih kepada Galang sebenarnya dia ingin menanyakan langsung ke Galang namun dia belum mempunyai bukti dan dia akan mencari tau lebih dulu.
✨✨✨✨✨✨
Jam sudah menunjukan pukul 3 sore,
Tidak lama terlihat mereka berjalan mendekat,,
" Sorry lama " Ucap Anisa menghampiri Sandi
" Gak Kok " Ucap Sandi tersenyum
" Ehem,, Ehem,, yang udah pacaran lupa kali sama kita, Iya Kan Kak " Goda Lona dan Zicko tersenyum
" Oya Lon, thanks ya berkat Loe gue sadar dan kita bisa bersama sekarang " Ucap Sandi
" Santai lagi Kak "
" Tunggu,, maksudnya memangnya Lona kenapa Mas " Ucap Anisa bingung
" Lona udah marahin gue kemarin, tapi berkat semua itu gue sadar dengan cinta gue ke Loe Nis " Ucap Sandi menggenggam tangan Anisa
" Udah udah lupain,, Gue minta maaf ya Kak kemarin udah marah marah sama Loe "
Sandi tersenyum dan mengangguk,,
Akhirnya mereka masuk ke dalam mobil masing masing.
**********
Zicko akan mengantar Lona pulang, sepanjang jalan mereka hanya saling diam dan Zicko teringat dengan Galang, dia pun akan menanyakannya kepada Lona..
" Yang,, Aku boleh tanya sesuatu " Ucap Zicko
__ADS_1
" Tanya apa Kak" Ucap Lona menghadap Zicko yang masih fokus menyetir
" Kita mampir ke Cafe dulu ya, kita bicara di sana " Ucap Zicko dan Lona mengangguk
-
Kini mereka sudah berada di Brians Cafe lebih tepatnya berada di dalam ruang kerja Zicko.
Lona duduk di sofa dengan merebahkan kepalanya di tepi sofa, cukup melelahkan hari ini karena jam kuliahnya yang padat.
Zicko berjalan masuk dan tersenyum melihat kekasihnya,,
" Capek ya " Ucap Zicko mengusap pipi Lona
" Lumayan Kak, hari ini kelasnya padat, Oya Kak Zicko mau bicara apa " Ucap Lona beranjak dan menatap Zicko
" Kamu minum dulu " Ucap Zicko mengambil segelas susu hangat
" Panas Yang, pelan pelan "
Lona memberikan kembali gelasnya kepada Zicko,,
" Udah,, Kak Zicko mau ngomong apa sih "
Zicko tersenyum dan mengacak rambut Lona yang selalu saja membuatnya gemas dengan tingkah manjanya.
" Ini tentang Galang " Ucap Zicko kembali di Mode serius
" Galang,, Maksudnya Kak "
" Sayang, Saat itu aku liat ada bunga juga coklat di meja kamu, apa itu dari Galang "
" Astaga,, Maaf Kak, aku lupa mau cerita jadi beberapa hari ini memang ada yang kirimi aku bunga dan coklat tapi aku gak tau itu dari siapa "
" Tapi kenapa Kak Zicko berpikir itu dari Galang, "
" Tadi siang aku gak sengaja ketemu Galang di Toilet, dia membawa bunga di dalam tasnya "
Lona langsung membuka tasnya dan mencari ponselnya,, ,
" Ini Kak " Ucap Lona memberikan ponselnya
Zicko menatap Lona dan menerima ponselnya, dia melihat beberapa chat masuk dari nomor tidak di kenal.
" Sayang ini "
" Aku minta maaf, Aku lupa mau cerita,, kemarin aku mikirin Anisa kak " Ucap Lona menunduk
Zicko menghela napasnya dan menggenggam tangan Lona, dia tidak bisa menyalahkan Lona karena tidak memberitahunya.
" Aku gak marah Sayang "
Lona mendongak dan menatap Zicko,,
" Beneran Kak " Ucap Lona dan Zicko mengangguk
" Aku bakal cari tau siapa yang kirim bunga, coklat juga pesan ini ya,, dan kamu hati hati dengan Galang Oke "
Lona mengangguk dan memeluk Zicko..
" Iya aku bakal dengerin omongan Kak Zicko"
__ADS_1
Zicko tersenyum dan membalas pelukannya.