
Zicko dan Sandi baru saja sampai di Yogya mereka langsung menuju Lokasi untuk memeriksa Pembangunan di Sana.
Wajah Zicko tampak sedikit pucat, selama perjalanan entah mengapa Zicko merasa sedikit pusing dan dia hanya terus tertidur di Mobil.
" Loe serius kita gak dulu Ke Hotel " Ucap Sandi yang menatap wajah Zicko masih sedikit pucat
" Gue gak papa, Kita Cek bentar "
Sandi mengangguk dan mereka turun dari mobil.
Mereka mengecek semuanya,,
" Semua beres, besok lagi kita ke sini "
" Oke,, Kita Kemana lagi Ko "
" Hotel deh,, "
" Ko,, Loe gak papa wajah Loe pucey banget"
" Gue Gak papa, mungkin cuma cape aja "
" Ya Udah yuk,, "
Zicko mengangguk dan berjalan menuju Mobil, dia langsung bersender dan memejamkan matanya kepalanya pusing dan rasanya dia ingin segera berbaring.
Sandi menatapnya, dia berasa heran gak biasanya Zicko seperti ini namun mungkin karena Zicko terlalu sibuk sehingga dia merasa kelelahan.
-
Setelah sekitar 45menit mereka sampai Di Grand Aston Hotel Yogyakarta,
Sandi mengurus semuanya sedangkan Zicko duduk menunggunya banyak diantara orang yang berlalu lalang menatapnya bagaimana tidak ketampanan Zicko selalu saja menarik perhatian khususnya kau Hawa.
Namun Zicko sama sekali tidak perduli, dia hanya selalu setia dengan Istrinya.
" Ko,, " Panggil Sandi dan Zicko menoleh
" Gue udah urus semua,, ini Kunci kamar Loe"
Zicko mengangguk dan menerimanya mereka berjalan menuju Kamarnya dengan diantar oleh seorang Bellboy.
" Makasih " Ucap Zicko dengan memberikan uang tips kepada Bellboy begitu juga dengan Sandi
__ADS_1
Zicko masuk ke dalam kamar begitu juga dengan Sandi dan mereka akan istirahat lebih dulu setelah perjalanan cukup jauh.
Zicko langsung merebahkan tubuhnya, memijat pelipisnya yang memang terasa sangat pusing, mungkin karena perjalanan jauh dan beberapa hari ini memang Zicko sibuk dengan Cabang Hotelnya yang baru akan di bukanya.
" Astaga,, gue lupa belum ngabari Lona dia pasti menunggu " gumam Zicko langsung merogoh saku celananya untuk mengambil ponselnya dan langsing menghubungi Lona istrinya..
Tidak perlu menunggu lama panggilannya langsung di angkat Lona dan terdengar suara yang sangat dirindukannya walaupun baru beberapa jam mereka tidak bertemu.
" Halo Kak " Ucap Lona di seberang
" Sayang,, Aku sudah sampai..
Kamu lagi ngapain "
" Lagi dijalan Kak, Mau makan malam bareng Mama, Papa juga Abang"
" Abang Ke Jakarta "
" Iya,, Kuliahnya lagi libur jadi pulang ke Jakarta "
" Ya Sudah kamu makan dulu ya,, Nanti aku telpon lagi "
" Iya,, Kakak juga jangan lupa makan "
" Love you too "
Setelan menutup telponnya tiba tiba Zicko merasakan mual, dia segera berlari menuji kamar mandi dan memuntahkan cairan di dalam perutnya.
Rasanya benar benar sangay mual dan kepalanya pun masih terasa pusing.
Setelah lebih baik, Zicko kembali ke kamar dan menghubungi Sandi untuk membantunya.
-
Di Kamar sebelah,,
Sandi baru saja selesai membersihkan tubuhnya..
Rasanya sangat segar,,
Sandi berjalan menuju ranjang dan mengambil ponselnya yang bergetar terlihat nama Zicko di sana.
" Halo Kok "
__ADS_1
" Loe Sakit, "
" Ya Udah,, bentar gue pesenin makan juga teh hangat buat Loe "
Sandi memakai kaosnya dan berjalan keluar, dia akan ke kamar Zicko untuk melihat keadannya..
Tok,, tok,, tok,,
" Ko,, ini gue Sandi "
Tidak lama pintu terbuka dan Sandi kaget dengan keadaan Zicko yang sangat pucat.
" Astaga Ko, Gue anter Loe ke Dokter ya " Ucap Sandi khawatir
" Gak San,, Gue gak papa istirahat bentar paling sembuh "
" Tapi wajah Loe pucey banget Ko, Loe demam " Ucap Sandi dengan memegang kening Zicko
Zicko langsung mengeryitkan keningnya, dia merasa jika parfum Sandi terlalu menyengat dan membuatnya kembali mual.
" Loe pakai parfum apa sih San " Ucap Zicko kesal
" Hah parfum "
" Loe ganti parfum, nyengat banget Loe apa Loe pakai sebotol "
" Gue pakai parfum biasa Ko, kenapa sih "
Pintu kamarnya kembali terdengar ketukan,, Sandi berjalan membukanya dan ternyata pesanan makanan mereka datang.
" Loe makan dulu deh, Loe masuk angin mesti" Ucap Sandi
Zicko mengangguk dan berjalan menuju Sofa, rasanya sedikit malas dirinya untuk makan namun karena Sandi terus memaksanya akhirnya Zicko pun terpaksa memakannya walaupun hanya sedikit.
" Loe istirahat deh,, Loe pasti masuk angin karena kecapekan "
" Gue balik ke kamar gak papa kan " Lanjutnya
" Hem,, Thanks San "
" Kalo Loe butuh apa apa telpon gue " Ucap Sandi dan Zicko mengangguk.
Zicko kembali merebahkan tubuhnya dan berusaha untuk memejamkan matanya.
__ADS_1
Tidak butuh waktu lama akhirnya Zicko terlelap.