Cinta Dalam Perjodohan

Cinta Dalam Perjodohan
Kejutan


__ADS_3

Ting,,


Pintu Lift terbuka. Dan Bunda Rania juga Biyanka berjalan kelua..


Deg,, !!


Biyanka berhenti dan menatap kaget,, matanya membulat sempurna menatap apa yang ada di depannya..


" Bund,, ini nikahan siapa dan Biyanka mau jemput anak anak.. Ucap Biyanka kesal karena malah dia diajak ke sebuah pesta pernikahan..


" Sayang,, sebentar saja..


Kita masuk dan Bunda cuma kasih selamat saja terus kita langsung pulang..


" Tapi Bund,,


" Sebentar,, Bunda Janji..


Biyanka menghela napasnya dia pun mengangguk dan kembali berjalan masuk padahal ingin rasanya dia segera kembali dan menjemput Lio dan Lona..


Tiba tiba terdengar suara ponsel Bunda Rania,,


" Sayang,, kamu masuk duluan Bunda angkat telpon dulu.. Ucap Bunda Rania berjalan menjauh dan mengangkat telpon


Biyanka berjalan masuk,,

__ADS_1


Dia sangat tercengang menatap dekorasi yang sangat indah di dalam, Tatanan bunga di sekeliling membuat semakin romantis..



Namun tidak terlihat seorang Pun di sana, Biyanka memutar tubuhnya dan akan berjalan keluar namun baru saja akan melangkah dia mendengar suara piano yang begitu indah di dengar..


Karena merasa penasaran Biyanka kembali membalikan tubuhnya terlihat seorang laki laki duduk di sana dengan memainkan piano..


Biyanka terus berjalan mendekat,, bahkan dia seperti mengenali tubuh laki laki itu..


Langkahnya terhenti saat laki laki itu menghentikan mainnya dan berdiri menatap Biyanka..


Biyanka menatap tidak percaya dengan laki laki yang kini berjalan menghampirinya,, laki laki yang sudah membuatnya emosi, kesal bahkan marah dengan sikapnya seminggu ini..


" Mas Tian,,, Ucap Biyanka lirih


" Sayang,, Terima kasih selama ini sudah menjadi istri terbaik buat Mas,, terima kasih selama ini sudah menjadi Ibu yang baik untuk kedua anak kita..


Biyanka menatapnya,, dia tidak mengerti dengan semua ini,, air matanya menetes begitu saja di pipinya.


" Jangan menangis, Air mata kamu terlalu berharga sayang,, Hati Mas hancur saat melihat kamu menangis.. Ucap Tian mengusap air matanya..


Rasa emosi, kesal marah sudah menyatu dalam diri Biyanka namun dia pun sangat rindu suaminya, suami yang selalu membuatnya bahagia, suami yang selalu memanjakannya, suami yang di sayangi dan di cintainya..


Dia tidak bisa membohongi semua itu, akhirnya Biyanka langsung memeluk Tian,, menyalurkan semua rasa itu kepadanya bahkan dia memukul dada Tian sambil terus menangis..

__ADS_1


" Kamu jahat Mas,, Ucap Biyanka dalam pelukan Tian..


" Mas minta maaf selama ini sudah bersikap cuek dengan kamu juga anak anak..


Biyanka langsung melepaskan pelukannya saat mendengar suara tepuk tangan dari belakang..


Biyanka langsung memutar tubuhnya,, terlihat Kedua orang tuanya,, Kedua mertuanya, Kak Tama, Kak Selvi juga kedua anak mereka, bahkan Bella juga Aldo pun terlihat bersama mereka..


" Mas,, ini.. Ucap Biyanka


" Iya Sayang,, Maafin Mas baru bisa merayakan pesta pernikahan kita sekarang..


Biyanka menatap Tian,, dia tidak percaya jadi selama ini Tian sengaja membuatnya sedih, curiga bahkan kecewa hanya untuk memberikannya kejutan..


Biyanka kembali memeluk Tian,, dia merasa bersalah karena mengira Tian sudah berbuat sesuatu dibelakangnya bahkan dia sudah menuduhnya yang tidak tidak..


" Maafin aku Mas,, Ucap Biyanka..


Tian membalas pelukan istrinya dan sesekali mengecupnya..


" Papa,, Mama,, Ucap Lio dan Lona menghampiri mereka


Biyanka melepaskan pelukannya dan menatap kedua anaknya,, mereka pun memeluk kedua buah hati mereka dan menciumnya..


Sebuah pemandangan yang sangat mengharukan bahkan membuat semua yang berada di sana menangis karena tidak bisa menahan rasa harunya,,

__ADS_1


Mereka merasa kagum dengan Tian yang sangat menyayangi keluarga kecilnya bahkan dia menyiapkan semua ini untuk Biyanka istri yang sangat dia cintai.


__ADS_2