Cinta Dalam Perjodohan

Cinta Dalam Perjodohan
CDP Season² Bab 189


__ADS_3

Zicko dan Lona sudah berada di mobilnya menyusuri jalan yang sudah gelap dan padat kendaraan.


Zicko tersenyum mendengar Lona yang terus menceritakan Nayla, terlihat jelas jika Lona sangat menyukai anak kecil.


Bukan Jakarta jika tidak macet, dan Mobil mereka pun ikut mengantri untuk bisa melewati jalanan menuju rumah.


Lona terlihat sangat bosan, dia pun membenarkan posisi duduknya dan memanyunkan bibirnya.


Zicko yang melihatnya merasa sangat gemas dia pun mendekatkan wajahnya hingga berada sangat dekat dengan wajah Lona dan langsung mencium gemas bibir Lona yang masih dalam mode manyun.


Cup,, Cup,, Cup,,


Lona membulatkan matanya mendapatkan serangan dadakan dari suaminya dan semakin kesal saat melihat Zicko dengan sangat tenangnya malah kembali dengan posisinya duduk dan menatap fokus jalanan.


" Ih Kenapa cium gak bilang, nyebelin " Ucap Lona kesal


" Dih kok gitu,, sejak kapan Aku mau cium harus ijin dulu hem " Goda Zicko


Lona menatap Zicko dengan menyilangkan kedua tangannya,,


" Kak Zicko tau gak sih aku lagi bete bosan Kak"


" Bete kenap sih Yang "


" Kakak gak Liat " Ucap Lona sambil menunjuk jalanan depan yang sangat padat kendaraan


" Ya Terus mau gimana, terbang " Lanjut Zicko yang malah menambah kesal Lona


" Iya Maaf Sayang, Mau gimana Lagi kan memang Jakarta selalu Macet gini " Lanjut Zicko dengan mengusap rambut Lona


Lona terdiam, Suaminya memang benar dan bukan hanya sekarang dan saat ini dia menjadi korban kemacetan Jakarta.

__ADS_1


Lona yang merasa bosan mengambil ponselnya dan memainkannya, namun matanya malah terasa berat dan tanpa sadar dia malah tertidur dengan tangan yang masih memegang ponselnya.


Zicko melirik dan menggeleng saat melihat istrinya yang malah sudah terlelap di sana, dia melepas Jaketnya dan memakaikannya pada bahu Lona juga membenarkan posisi duduk Lona agar lebih nyaman.


-


Setelah sekitar hampir 2jam akhirnya mereka sampai di rumah, Zicko menatap Lona yang masih terlelap dia pun tidak tega untuk membangunkannya.


Akhirnya Zicko menggendong Lona masuk ke dalam Rumahnya dengan di bantu oleh satpam rumahnya membuka pintu rumah.


" Makasih Pak " Ucap Zicko


" Sama sama Mas "


Zicko berjalan masuk dan langsung menuju kamar.


Dibaringkannya tubuh Lona dengan sangat hati hati diatas ranjang, Zicko pun melepas sandal pada kaki Lona.


Zicko berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya dan kembali berjalan menuju ranjang setelah mengeringkan wajahnya.


Zicko menatap waja Lona yang begitu damai dalam mimpinya, dia pun mengecup kening Lona dan berbaring di sampingnya sambil tangannya memeluk pinggang Lona.


Tidak lama dia pun ikut terlelap.


******


Lona mengerjabkan matanya dan tersenyum saat melihat wajah tampan suaminya yang sangat dekat dengannya.


Ciptaan Tuhan yang sangat sempurna, hampir semua lekuk wajah Zicko terus di pandang Lona dan tangannya mulai meraba setiap inci wajah suami tampannya.


" Aku sangat beruntung menjadi istri kamu Kak, begitu banyak wanita di luar sana yang mengejar kamu"

__ADS_1


Lona mengecup singkat bibir Zicko dan mengusapnya lembut.


Tanpa Lona sadari sebenarnya Zicko sudah terbangun dan dia hanya berpura pura tidur.


" Sudah puas menatapnya " Ucap Zicko dengan membuka matanya dan tersenyum tampan


Lona langsung menutup wajahnya, dia merasa sangat malu dengan apa yang sudah dia lakukan.


Walaupun mereka sudah menikah namun Lona masih saja bersikap malu kepada Zicko.


Zicko menarik tangan Lona dan tersenyum,


" Kenapa malah ditutup "


" Aku malu Kak " Ucap Lona langsung memeluk dan menenggelamkan wajahnya pada dada bidang Zicko


Zicko mulai dengan ide jahilnya, dia pun menggeser tubuhnya dan Lona mendongak kesal.


" Aku mau mandi " Ucap Lona langsung beranjak namun tangannya kembali di tarik Zicko dan dia pun terjatuh tepat di atas tubuh Zicko


Zicko menatap lona dan tangannya menarik tengkuk Lona, Lona memejamkan matanya dan tidak menunggu lama Zicko mengecup bibir pink milik istrinya.


Ciuman beralih menjadi ******* dan Lona membuka mulut dengan segera Zicko mengapsen setiap inci dalam mulut Lona.


Zicko melepaskan ciumannya dan membiarkan Lona kembali bernapas,,


" Sayang " Ucap Zicko dengan mata sayunya


Lona hanya mengangguk, dia tau maksud suaminya.


Zicko tersenyum saat mendapatkan ijin dari istrinya.

__ADS_1


Tanpa menunggu lama mereka pun langsung melakukan olah raga pagi dan melupakan jika mereka harus kuliah.


__ADS_2