Cinta Dalam Perjodohan

Cinta Dalam Perjodohan
CDP Season² Bab 50


__ADS_3

Biyanka dan Tian sudah berada di Rumah Sakit yang sudah Zicko kirim..


Meraka sangat panik mendengar putrinya masuk rumah sakit, dan Biyanka tampak terus menangis..


" Sayang,, itu mereka ucap Tian dan mereka langsung menghampiri Zicko


" Apa yang terjadi dengan Lona,, Ucap Tian


Semua langsung menatap Tian dan Biyanka,, Sandi dan Reno terlihat kaget melihat orang tua Biyanka, mereka sedikit tau tentang Tian karena orang tua mereka pun seorang pembisnis dan sudah pasti tidak asing dengan seorang Cristian.


" Om,, Tante,, Ucap Zicko berdiri


Tidak lama pintu terbuka dan terlihat dokter keluar..


" Dokter,, bagaimana keadaan anak saya.. Ucap Biyanka


" Maaf Anda,,


" Saya Mama nya,,


" Putri Anda tidak apa apa, dia hanya alergi dan saya sudah memberikan obat penghilang gatal..


" Apa kita bisa melihatnya,, Ucap Tian


" Silahkan,,


Tian dan Biyanka langsung masuk dan mereka melihat Lona yang terbaring dengan infus di tangannya..


" Honey,, Ucap Biyanka memeluk tubuh Lona


" Mam,, Ucap Lona lemas


" Kamu gak papa Honey,, kenapa bisa seperti ini.. Ucap Tian mengusap kepala Lona


" Maafin Ade,, Ucap Lona


" No Honey,, Kamu jangan minta maaf,, Papa dan mama gak marah sama kamu.. Ucap Tian mengusap wajah lona


" Apa masih gatel,, Ucap Biyanka dan Lona menggeleng.


" Lon,, Maafin gue.. Ucap Meylan menunduk.


" Mey,, gue gak papa Kok,, lagian ini bukan salah Loe


" Tapi Lon,,


" Gak Papa sayang,, Lona memang alergi Bawang dan untungnya dia cepat di bawa ke rumah sakit,,


-


Keadaan Lona sudah membaik dan di pindahkan ke ruang inap..


Biyanka dan Tian masih berada di sana tanpa meninggalkan putrinya..


bintik merah di tangan, wajah juga lehernya masih terlihat..


Zicko langsung keluar begitu saja dan Sandi langsung mengejarnya..


" Maaf Om tante,, saya keluar dulu Ucap Reno


Lona menatap Zicko yang terlihat sangat marah, begitu juga dengan Tian..


Tian curiga terjadi sesuatu dengan putrinya apalagi tingkah Zicko seperti itu..


-

__ADS_1


Sementara di luar Rumah sakit,


Zicko terus berjalan kencang, dia menuju parkiran..


" Ko,, Loe mau kemana Ucap Sandi


Zicko membuka pintu mobilnya namun di tahan Sandi,,


" Loe mau kemana,,


Zicko menghela napasnya dan mengusap wajahnya,,


" Semua ini pasti kerjaan Dena,, Ucap Zicko


" Maksud Loe,,


" Loe liat kan Dena juga ada di kantin tadi, dan pasti dia yang lakuin semua..


Sandi terdiam namun dia juga melihat Dena berada di sana, Zicko masuk ke dalam mobilnya dan melajukannya dengan kecepatan tinggi..


" Loh San,, dimana Zicko Ucap Reno


" Kita ikuti dia,, Ucap Sandi dan Reno langsung masuk ke dalam mobilnya


-


Zicko melajaukan mobilnya dengan kecepatan tinggi, dia akan menuju rumah Dena..


Sampai akhirnya dia sudah berada di depan rumah Dena, dia langsung mengetuk pintu..


" Zicko,, Loe tumben ke sini Ucap Dena yang kebetulan membuka pintu


" Kita masuk yuk,, gue seneng banget Loe ke rumah gue


" Gak Usah pura pura,, Loe pasti yang campur bawang di soto Lona kan..


" Gak Usah pura pura gak tau,, Loe ada di kantin tadi


" Astaga,, Loe liat gue duduk kan dan bukan di dapur, lagian mana tau gue kalo Lona alergi bawang,, Ucap Dena keceplosan


Dena menatap Zicko yang terlihat begitu emosi, bahkan tatapan matanya seakan memakannya hidup hidup..


" Loe tau dari mana Lona alergi bawang,,


" Gue,, gue,,


Brak.... !!!!


Zicko mengebrak pintu rumah Dena, dan Dena merasa sangat takut dia pun tidak berani menatapnya..


" Gue peringati sama Loe,, kalo terjadi sesuatu dengan Lona, dan Loe masih terus celakai Lona.. Salah salahin gue buat membalasnya..


" Zicko,, Udah Kok.. loe sadar Ucap Sandi yang langsung berdiri di sampingnya


" Ko,, Kita ke Rumah sakit..


Lona terus mencari kamu,, Ucap Reno


Zicko menatap Dena,


" Gue gak akan segan segan balas semua jika Loe masih terus berusaha mencelakai Lona karena gue gak bakal biarin semua terjadi.


Zicko langsung kembali ke mobil begitu juga dengan Sandi dan Reno..


*******

__ADS_1


Di Rumah sakit,,


Lona terlihat sedang di suapi Biyanka dan Tian entah dia kemana, Tian hanya bilang akan keluar sebentar..


" Mam,, Kak Zicko kemana Ucap Lona


" Mama gak tau Honey,, mungkin dia sedang ada urusan di Cafe.. Kamu makan lagi..


" No Mam,, Ade kenyang


" Ya Udah kamu minum terus minum obat ya..


Biyanka mengambilkan air juga obat dan membantu putrinya meminum obat,


Tidak lama Zicko kembali dan dia tersenyum saat melihat Lona..


" Kak Zicko dari mana,, Ucap Lona


" Em,, dari.. Dari depan,, Kamu udah makan juga minum obat.. Ucap Zicko dan Lona mengangguk


" Om Tian kemana Tan,, Ucap Zicko yang tidak melihat Tian


" Tadi bilang mau keluar sebentar,,


Tante titip Lona ya, Tante mau cari Papa nya Lona


" Iya Tante,,


" Honey,, Mama cari Papa sebentar ya..


" Ya Mam,,


Biyanka tersenyum dan mengecup kening Lona, dia pun berjalan keluar.


-


Biyanka terus menyusuri lorong dan mencari Tian yang malah menghilang, nomornya pun selalu sibuk saat di telponnya..


Biyanka menggeleng saat melihat Tian yang malah sedang berdiri di pojok rumah sakit namun terlihat dia sedang menelpon seseorang..


Biyanka pun berjalan menghampirinya..


" Mas,, Ucap Biyanka


Tian menoleh dan dia pun menutup panggilannya


" Kamu urus semua,, langsung kabari Saya.


Tian menghampiri Biyanka,,


" Ternyata di sini,, telpon siapa Ucap Biyanka


" Ben sayang,, kamu gak lagi cemburu kan goda Tian


" Ih,, siapa yang cemburu coba


" Terus kenapa tadi tanya hem,,


" Ya udah aku gak mau tanya tanya lagi, Ucap Biyanka kesal


" Hei,, maaf sayang.. Mas cuma bercanda.. Tapi beneran Mas telpon Ben, kamu bisa tanya Ben langsung


Biyanka menatap Tian dan tersenyum,,


" Iya,, aku percaya.. Ucap Biyanka mengusap wajah tampan suaminya

__ADS_1


" Kita kembali yuk,, kasihan Ade..


Tian mengangguk dan langsung menggenggam tangan Biyanka..


__ADS_2