
Setelah oma mengajak pulang kedua cucunya, wara dan satya sekarang sedang makan malam dengan keluarganya.
di meja makan sudah ada wara,satya,om gibran,oma lita dan suaminya seto atau sering di panggil opa seto.
mereka sedang menunggu satu orang lagi yang belum datang yaitu adit.
ya RADITYA GUNAWAN orang yang menyandang sebagai seorang papa untuk wara dan satya.
tak lama kemudian Adit pun sudah ada di meja makan
"halo jagoan papa" bilang Adit kepada kedua anaknya
"halo juga papa "
Adit tak hanya menyapa kedua anaknya Adit pun menyapa semua orang yang ada di meja makan tersebut.
dari mulai papanya yaitu seto, mamanya yaitu lita dan terakhir adik laki lakinya yaitu gibran.
acara makan malam pun sedang di jalankan
di meja makan itu tak terasa canggung karena sedari tadi wara dan satya tak merasa lelah berbicara.
sampai makan malam pun berakhir.
"nah sekarang wara dan satya kembali ke kamar ya sudah malam " suruh oma kepada dua cucu laki-lakinya
satya dan wara pun menyetujuinya untuk masuk ke dalam kamar nya.
sedangkan yang lain pun juga sudah masuk ke dalam kamarnya.
satya dan wara sekarang sudah berada di kamar
mereka melakukan kegiatan sebelum tidur yaitu
menggosok gigi, mencuci muka
saat wara ingin tidur satya mengajak bicara wara.
" Wara aku ingin di peluk lagi sama tante nisa " Bilang satya sambil merubah tidurnya menjadi duduk di atas kasur milik nya
"Aku pun ingin di peluk lagi dengan tate nisa, mengapa rasanya nyaman sekali sama dengan pelukan bunda " Jawab wara dan wara pun mengubah tidurnya menjadi duduk
Wara dan satya memang satu kamar tetapi tempat tidur mereka berbeda beda jadi ada dua kasur, dua lemari pakaian, dan dua meja belajar.
"Apakah kita bisa bertemu lagi dengan tante nisa" Bilang satya
" Entah lah aku tak tau nanti kita tanyakan pada oma saja, apakah kita boleh bertemu lagi dengan tante nisa" Jawab wara
Tanpa mereka sadari sedari tadi Adit sedang mendengar kan ucapan kedua anaknya.
"Hei kok anak papa belum tidur " Bilang Adit sambil membuka lebar pintu yang memang tak di tutup rapat itu
"Eh papa, aku dan wara tak bisa tidur pa" Jawab satya
"Loh mengapa tak bisa tidur anak ganteng papa " Bilang Adit
"Ga tau pa kenapa, tetapi kita lagi membicarakan tante nisa " Bilang satya dan wara menganggukkan kepala tanya menyetujui
"Tante nisa, siapa tante nisa " Tanya Adit
Wara dan satya saling memandang , setelah itu wara yang buka mulut
"Ini loh pah tante baik yang tadi nolong satya saat satya jatuh "
"Oh yaudah sekarang kalian tidur besok kalian masih sekolah " Ucap adit setelah itu kedua anaknya pun menganggukkan kepala dan Adit pun keluar dari kamar anak nya.
wara dan satya memang sudah sekolah, tetapi mereka
tidak ke sekolahan langsung hanya ke guru privat
untuk belajar.
pelajarannya pun tak sama seperti di sekolahan pada umumnya pelajarannya hanya belajar berbahasa
pelajaran berbahasa mereka mengambil bahwa Inggris, bahasa Arab dan bahasa mandarin.
Di tempat lain sekarang nisa , umi dan abi sudah tertidur setelah makan malam.
Saat sudah jam tiga nisa bangun untuk solat tahajud setelah itu nisa membaca alquran sampai adzan subuh berkumandang bertujuan untuk membangunkan semua umat muslim untuk beribadah.
Nisa dan umi solat subuh di rumah lebih tepatnya di kamar masing masing sedangkan abi sudah jalan ke masjid di dekat rumah.
Setelah solat subuh nisa mengaji lagi sampai akhirnya nisa turun ke lantai satu untuk membantu umi membuat sarapan.
"Assalamualaikum umi, umi nisa bantu ya " Bilang nisa saat sudah di dapur nisa melihat umi sudah memegang peralatan memasak
"Waalaikumsalam eh putri umi sudah bangun " Jawab umi pada nisa
"Umi mau masak apa nisa bantu ya "
"Umi cuman masak nasi goreng sama telur dadar "
" Nisa bantu yang bikin nasi gorengnya aja ya umi " Nisa langsung mengambil keperluan yang di butuhkan untuk memasaknya
"Yasudah berarti umi bikin telur dadarnya ya " Bilang umi yang sudah melihat nisa sibuk dengan memasaknya
__ADS_1
"Iya umi " Jawab nisa
Nisa dan umi pun memasak, setelah semua masakan sudah selesai
Umi memanggil abi yang di kamar dan nisa kembali ke kamar karna nisa ingin rapih rapih.
Saat nisa ingin mengganti baju nisa di telepon oleh dina
"Selamat pagi dokter maaf menggangu dokter pagi pagi " Bilang dina di sebrang sana
"Ya selamat pagi ada apa dina " Jawab nisa yg telah mengganti bajunya
"Gini dok ada pasien yang sekarang lagi di UGD dan harus segera di tangani " Bilang dina
"Oh yasudah saya kesana sekarang " Ucap nisa sambil mengambil tas nya dan mengambil kunci mobil
Nisa segera pergi kedapur dan ternyata sudah ada umi dan abi yang sedang mengobrol
"Assalamualaikum umi abi maaf nisa tak bisa sarapan bersama dengan kalian nisa harus pergi ke rumah sakit karna ada yang harus di tangani sekarang nisa minta maaf sekali lagi " Bilang nisa
Umi dan abi hanya bisa memaklumi kalau putrinya sangat di butuhkan di rumah sakit
"Waalaikumsalam ya sudah tak apa, bagaimana kalo nisa bawa bekal saja " Bilang umi
"Ya sudah umi nisa ambil tempat makannya dulu ya " Bilang nisa dan langsung mencari tempat makan setelah itu nisa langsung menyendok makanannya ke tempat makan tersebut.
"Yasudah umi abi nisa pamit ya Assalamu'alaikum " Bilang nisa sambil mencium telapak tangan abu dan umi nya
....
Nisa akhirnya ada di rumah sakit tempat kerjanya
Saat Nisa baru masuk dina datang ke ruangannya
"Dokter, sekarang pasien sudah kritis jadi lebih baik langsung di operasi" Ucap dina sambil masuk ke ruangan Nisa
"Apakah semua sudah di siapakan " Tanya Nisa sambil berjalan ke luar ruangan
" Sudah dok " Jawab dina dan memberikan catatan tentang pasien
Nisa membaca dengan teliti walaupun sambil berjalan
"Yasudah aku ke ruangan ku dulu lalu kita kesana"
Nisa sekarang sudah di ruang operasi berasama tim nya dan segera melangsungkan operasi tersebut.
Operasi yang di jalankan oleh Nisa dan tim berhasil hanya dengan satu jam dan setelah itu Nisa berganti pakaiannya dan kembali ke ruangan nya.
Nisa sudah di ruangan dan tadi Nisa bilang kepada dina kalau Nisa sedang sarapan karna tadi pagi tak sempat untuk sarapan
Selesai sudah sarapan Nisa
Nisa melihat jam sekarang jam tujuh Nisa pergi ke arah mushola rumah sakit dan Nisa solat dhuha di sana.
Setelah Nisa selesai sholat Nisa bertemu dengan kedua anak kembar yang kemarin sempat bertemu di taman .
"Assalamu'alaikum " Bilang Nisa pada dua anak kembar tersebut
Nisa belum bisa membandingkan yang mana wara dan satya saat ini
Mungkin besok bisa
"Waalaikumsalam wah tante Nisa " Jawab wara dan satya sambil mencium tangan (salim) Nisa oma lita yang mendengar kedua cucunya memanggil nama Nisa pun menoleh ke belakang ternyata benar ada Nisa yah sedang mengobrol dengan cucunya.
Nisa yang melihat oma lita melihat kepadanya langsung mencium tangannya (salim) .
"Assalamu'alaikum oma "
"Waalaikumsalam nak Nisa, sedang apa kamu nak di sini apa ada keluarga mu ada yang sakit " Tanya oma lita berturut turut
"Tidak oma Nisa sedang kerja di rumah sakit "
" Oh kamu dokter toh " Bilang oma sambil menyarankan Nisa duduk Nisa yang paham langsung duduk di kursi yang memang sudah di sediakan oleh rumah sakit
"Tante kami kangen " Ucap satya dan wara setelah itu mereka berdua memeluk Nisa
Nisa yang di perlakukan begitu senang
"Tante Nisa juga kangen sama kalian " Bilang nisa sambil membalas pelukan kedua anak kembar itu
Oma yang melihat langsung terkejut dan senang.
Terkejut karna tak biasanya cucunya langsung dekat dengan seseorang yang cuma sekali bertemu.
Biasanya mereka akan menirukan gaya papanya yg kalau di dunia luar mereka akan menjadi dingin dan jutek tetapi sekarang berbeda dan hanya nisa lah yang di perlakukan begitu.
Senang karena seandainya nisa bisa menggantikan almarhum mantunya yang sudah meninggal itu. Tetapi oma membuang jauh jauh karna tak mau terlalu berharap.
"Kalian sedang apa di sini " Tanya nisa pada kedua anak kembar itu.
" Kami sedang menengok paman kami yang sedang sakit tante " Jawab wara dan satya
"Oh begitu apakah kalian mau ke ruangan tante kebetulan tante sedang tidak ada tugas , apa kah kalian mau " Tanya nisa
Kedua anak itu langsung melihat ke arah omanya
__ADS_1
"Iya kalian boleh kok " Jawab oma yang seakan tau apa maksud dari cucunya itu
"Makasih oma , ayo tante " Bilang satya
"Tak apa kan oma jika nisa meminjam cucu oma sebentar, nanti nisa balikan "
"Iya tak apa lagian juga oma abis ini ada keperluan jadi oma nitip ya "
" Oh yasudah oma aku ke ruangan ku dulu ya permisi oma Assalamu'alaikum " Bilang nisa sambil bangun dari duduk nya
"Iya, waalaikumssalam " Jawab oma dan setelah itu langsung pergi berpencar dengan nisa dan cucunya
Sesampainya di ruangan Nisa, wara dan satya bermain di ruangannya Nisa.
Wara dan satya juga banyak bertanya kepada Nisa
" Tante apakah ini " Tanya satya
"Ini adalah termometer "jawab nisa sambil menduduki kursi sofa yang ada di ruangannya
" Tante aku lapar " Nikah wara sambil memegang tangan nisa dan menatap nisa
"Oh kalian lapar yasudah sekarang ke kantin ya, apa kalian mau "
"Iya kami mau "
"Yasudah ayo kita kesana " Ucap nisa sambil memegang tangan kedua anak kembar itu untuk ke kantin rumah sakit
Sampainya di kantin rumah sakit mereka bertiga mengambil tempat duduk yang berhadapan dengan jendela
"Wara satya kalian mau makan apa "
"apa saja tante, tetapi satya tak suka makan yang berbau sayur " bilang satya
"tapi wara suka sayur kok tante " bilang wara
Nisa yang baru tahu tentang selera makan anak kembar itu hanya mengangguk.
"kenapa satya tak suka makan sayur" tanya Nisa
"karena rasanya tak enak " jawab polos satya
nisa pun tersenyum menangapi jawaban yang di berikan oleh satya.
setelah itu satya dan wara memilih makanan yang mereka makan. satya dan wara untuk makan kali ini tak bersuara karena Nisa menasehati mereka untuk makan tidak bersuara.
setelah makan nisa, wara dan satya tak kembali ke ruangan nisa tetapi mereka pergi ke taman rumah sakit.
mereka sedang duduk di bangku yang sudah di siapkan oleh pihak rumah sakit.
wara melihat ada penjual es krim dan wara pasti menginginkannya, nisa yang tahu akan itu
"kalian ingin es krim" tanya nisa kepada anak kembar itu dan mereka menengok ke arah nisa
"iya apakah boleh kami memakan es krim " tanya wara
pada nisa, nisa pun tersenyum bertanda membolehkannya
"boleh ko kalian boleh memakan es krim tetapi tak boleh terlalu banyak ya " bilang nisa dan hanya di angguki oleh wara dan satya.
setelah itu mereka menuju ke penjual eskrim tersebut
untuk membeli eskrimnya.
"mas beli eskrim nya tiga " bilang nisa pada penjual eskrim
"mau rasa apa " tanya penjual eskrim
"aku ingin rasa coklat " bilang wara
"aku vanila " bilang satya
"yasudah berarti coklat satu dan vanila dua "
pak penjual eskrim langsung memberikan pesanan rasanya kepada nisa setelah itu nisa pun membayar seharga dua puluh ribu rupiah.
dari penjual eskrim mereka bertiga menduduki bangku taman rumah sakit dan memakan es krimnya
saat es krim sudah termakan setengah tiba tiba seseorang datang menghampiri mereka bertiga
**halo pembaca ku hehehehe
jadi kaya author beneran ya
gimana sama cerita ini ??
gimana lanjutan ceritanya ??
siapakah seseorang yang menghampiri dokter nisa, wara dan satya??
apakah dia mengenal dokter nisa??
tunggu kelanjutan ceritanya ya
jangan lupa like ya ceritaku dan juga beri tanda ❤ nya ya......
__ADS_1
*salam hangat dari ku ❤❤❤❤***