
ke esokan harinya setelah semalam dinner Tania dan Derian akan berencana menghabiskan waktu libur mereka untuk melakukan apapun bersama, seperti sekarang mereka bertiga sudah siap untuk pergi ke supermarket untuk berbelanja, hari ini bi Asih Derian liburkan dulu biar mereka bertiga bisa Quality time...
" ayo berangkat " ucap Tania
" let's go " ucap Dio
Derian mengikuti dari belakang di depan Tania dan Dio berjalan bersamaan menuju depan, hari ini mereka kompak menggunakan baju warna putih dan ke bawahannya hitam...
mereka bertiga masuk ke dalam mobil Derian yang mengemudi, Dio sudah duduk di car set khusus anak-anak, dan Tania duduk di samping Derian, mobil Derian melaju menuju supermarket terdekat biar mereka tidak terlalu lama di jalannya, lima belas menit mereka sampai di supermarket dekat rumah disini bahannya cukup lengkap...
Tania dan Dio duluan turun, sedangkan Derian akan memarkirkan mobilnya terlebih dahulu, Tania dan Dio mengambil troli sambil menunggu Derian Tania mendudukkan Dio di dalam troli...
" ayo " ucap Derian sambil merangkul bahu Tania dan tangannya yang satu lagi mendorong troli yang dimana Dio sudah berada disana...
" mau makan apa hari ini " tanya Tania saat mereka berada di stand daging
" apa ya, kamu bisa masak sup iga gak " ucap Derian
" bisa kok, kamu mau makan sup iga " tanya Tania sambil mengambil dua kantung tulang iga dan di masukkan ke dalam troli...
" boleh kalau kamu bisa, tapi iganya di bakar dulu ya " ucap Derian
" iya, terus apa lagi " tanya Tania
" aku mau pelkedel tante " ucap Dio
" siap kita ke stand sayuran kalo gitu " ucap Tania
mereka pun berjalan ke stand sayuran bukan hanya kentang saja yang Tania ambil tapi ada beberapa sayuran lainnya, setelah itu Tania memasukkan kembali bahan-bahan untuk mereka masak- masak hari ini...
" sudah cukup ayo bayar " ucap Tania
karena troli penuh Dio terpaksa turun dan di gandeng oleh Tania, sedangkan Derian mendorong troli menuju kasir, harus mengantri Derian menyuruh Tania untuk menunggu dirinya di mobil bersama Dio setelah memberikan kunci mobil miliknya...
setelah menunggu cukup lama Tania bisa melihat Derian membawa dua kantong plastik besar, Tania segera membuka bagasi mobil Derian...
" kenapa nyuruh aku sih buat duluan kan aku bisa bantu " ucap Tania
" berat, kasian kamunya entar " ucap Derian
__ADS_1
" kamu juga pasti berat kan " tanya Tania
" aku cowok udah biasa " ucap Derian
" buat aku juga udah biasa, angkat galon aja aku mampu " ucap Tania
Derian sangat kaget mendengar Tania ngangkat galon sendirian, gak berat apa...
" kenapa gak nyuruh orang lain aja itu berat, sayang " ucap Derian
" mau nyuruh siapa orang aku tinggal sendiri di apartemen " ucap Tania
" lain kali gak boleh, ayo masuk panas " ucap Derian sambil merentangkan tangannya untuk menutup kepala Tania agar tidak kepanasan...
Tania hanya tersenyum melihat perlakuan Derian yang so sweet sekalinya dia jatuh cinta lagi sama orang yang tepat, semoga tetap akan seperti ini tidak berubah...
mobil Derian pergi meninggalkan supermarket menuju rumahnya, hari ini akan menjadi momen yang tidak pernah mereka lupakan, untuk pertama kalinya mereka melakukan di luar apa yang selalu mereka kerjakan, dulu mereka sibuk dengan pekerjaan masing-masing dan sekarang akan mereka tebus semua itu bersama...
tak lama mereka sampai di rumah di lihat Dio sudah tidur, Tania mengangkat Dio ke gendongannya, sedangkan Derian bertugas membawa belanjaan...
" kuat gak biar aku aja " ucap Derian
" yakin " tanya Derian
" iya, ayo ah keburu siang nanti makan siangnya ke lewat " ucap Tania
Derian pun mengalah mereka bertiga pun masuk ke dalam rumah Tania yang langsung membawa Dio ke kamarnya biar dekat, sedangkan Derian membawa belanjaan ke dapur biar bisa mereka olah...
setelah menidurkan Dio Tania menyusul Derian ke dapur, Tania langsung mengeluarkan bahan-bahan untuk hari ini masak, iga bakar sup permintaan Derian...
" aku bantu apa " tanya Derian
" tolong cuci tulang iganya ya aku mau siapin dulu bumbunya " ucap Tania
" siap " ucap Derian
Derian pergi mencuci tulang iga, sedangkan Tania menyiapkan bumbu untuk sup dan juga bakar iganya, untung saja perlengkapan dapur Derian sangat lengkap mungkin bi Asih yang selalu membuat makanan yang berbeda jadi peralatan juga kumplit...
" sayang udah " ucap Derian
__ADS_1
" bawa sini, biar bisa di kasih bumbu " ucap Tania
Derian memberikan tulang iga yang sudah di cuci, langsung oleh Tania di bumbui Derian melihat cara Tania memasak sangat cekatan sepertinya gadis itu sering kali memegang alat dapur, tapi tangannya sangat halus, apa tadi katanya dia sering angkat galon Derian melihat kearah otot tangan Tania sekecil itu bisa angkat galon...
" kamu beneran bisa angkat galon Ay " tanya Derian
Tania yang sedang membakar tulang iga langsung melirik ke arah Derian, lalu kembali melihat masakannya...
" iya, kenapa sih gak percayaan banget " ucap Tania lalu mengambil panci dan mengisi air untuk bahan sup...
" gimana mau percaya tangan kamu aja sekecil itu masa bisa angkat galon " ucap Derian
" iya bisa lah, kan aku tinggal sendiri apa-apa sendiri juga " ucap Tania
" kan suka ada kurir yang nganter galon " ucap Derian masih aja ngotot gak percaya...
" gak pernah pakai kurir, kalo butuh air ya beli langsung " ucap Tania
Derian tak habis pikir Tania ini model perempuan kaya apa sih, pekerjaan buat laki-laki dia malah lakuin sendiri...
setelah menunggu beberapa menit akhirnya masakan Tania selesai, Tania langsung menyajikannya di meja makan Derian dari tadi tidak beranjak malah setia menunggu Tania memasak...
" lain kali jangan lakuin apapun sendirian kan sekarang udah ada aku andelin aku kapanpun kamu butuhin " ucap Derian sambil memeluk Tania
" iya, tenang aja apa-apa aku pasti suruh kamu, apalagi kalo urusan pasang gas aku takut meledak " ucap Tania sambil membalas pelukan Derian ada aja drama sebelum makan...
" memangnya kalo aku yang pasang gak bakalan meledak " ucap Derian sambil mencium puncak kepala Tania sedangkan Tania malah tertawa mendengar itu...
" ayo ah kita makan nanti keburu dingin " ucap Tania
" hemm, kebiasaan suka ngancurin keromantisan yang aku ciptain " ucap Derian
" romantisnya salah waktu, sayang Dio gak bisa ikut makan bareng " ucap Tania
" biar nanti dia nyusul aja " ucap Derian
mereka pun makan siang bersama dengan sedikit obrolan, setelah makan mereka memutuskan untuk nonton, jadwal hari ini mereka akan mengerjakan apapun tapi sepertinya berkebun harus menunggu Dio bangun dulu biar tambah seru...
thanks jangan lupa like and komen jangan lupa juga tambahin ke favorit 😇😇
__ADS_1
happy reading guys 😉😉