Cinta Duda Tampan

Cinta Duda Tampan
episode 65


__ADS_3

Sesampainya mereka di rumah, mereka langsung bersih-bersih setelah itu Tania sibuk di dapur bersama bi Asih sedangkan Derian langsung pergi ke ruang kerjanya, jangan tanyakan Dio anak itu masih tidur mungkin kelelahan...


Tania hari ini akan masak tumis kangkung, ayam goreng dan juga cumi-cumi asam manis, tadi Derian meminta di masakan cumi-cumi asam manis dengan senang hati Tania memasaknya, dan kebetulan semua bahannya sudah ada...


" bibi seneng loh mba, akhirnya mba Tania sama mas Derian nikah juga " ucap bi Asih senang


" makasih ya bi, kenapa kemarin gak ikut ke sana " tanya Tania


" bibi kan harus jaga rumah mba, kalo di tinggal kosong kan takutnya ada maling " ucap bi Asih


" padahal aku berharap bibi ikut kesana " ucap Tania


" maaf ya mba, tapi kata nyonya Santi resepsinya disini ya mba " tanya bi Asih


" iya bi, sekalian katanya mama mau ada acara ngunduh mantu " ucap Tania


" kok tumben nyonya adain acara ngunduh mantu, dulu aja pas nikahan mas Derian sama mba Sasa gak ada loh mba " ucap bi Asih


" masa sih bi " ucap Tania tidak percaya


" seriusan mba jangankan ngunduh mantu, acara resepsi aja mas Derian datangnya telat, dulu bibi kasian banget sama mba Sasa bibi rasa mas Derian seperti terpaksa begitu nikah sama ibunya den Dio " ucap bi Asih


" emang bi Asih gak tau kalo mereka di jodohin " tanya Tania


" gak tau mba saya kira mereka tuh pacaran dulu soalnya mas Derian sama mba Sasa satu tempat kuliah " ucap bi Asih sambil membantu memberi bumbu untuk ayam gorengnya..


bi Asih sudah mengabdikan dirinya di keluarga Wijaya sudah sangat lama, tapi ketika Derian menikah dengan Sasa bi asih terpaksa harus pulang dahulu lalu kembali lagi saat Derian sudah menyandang status sebagai suami dan memilih tinggal di apartemen...


" mba Sasa orangnya seperti apa sih bi aku penasaran banget " ucap Tania


" setau bibi sih mba Sasa tuh orangnya kalem, cantik, dan juga baik kaya mba Tania gini lah tapi mba Sasa tuh sedikit ke bule-bulean mungkin keturunan kali ya mba " ucap bi Asih


ucapan bi Asih tentang ciri-ciri Sasa persis seperti yang dia lihat di mimpinya, yang dimana perempuan cantik seperti keturunan orang luar, wajah yang cantik tubuh tinggi dan juga orangnya sangat lembut dalam berbicara...


masakan Tania sudah hampir selesai bibi menyarankan biar dirinya saja yang melanjutkan, dan Tania bertugas memanggil Derian tadi Tania sempat mendengar suara panggilan dari dalam kamar Dio saat dia sampai di sana ternyata anak itu sudah bangun...


" langsung mandi ya biar seger terus nanti kita makan bareng, mami tadi masakin Dio ayam goreng " ucap Tania


" wahh pasti enak, Dio mau makan ikan lele mami " ucap Dio

__ADS_1


Tania heran kenapa anak itu mendadak ingin makan ikan lele, tapi Tania tidak ambil pusing...


" nanti ya, mami suruh bi Asih beli di pasar " ucap Tania


" kenapa gak bawa ikan lele dari kolam ikan eyang kakek " tanya Dio


" gak bisa lah sayang, ikan gak boleh naik pesawat " ucap Tania sambil memandikan Dio di dalam bathtub...


" kenapa " tanya Dio penasaran


" nanti di marahin sama pilotnya " ucap Tania


" oh gitu, ikan lele enak gak mami " tanya Dio


" enak kok apalagi yang di jual di tempat pecel, enak banget " ucap Tania membuat Dio ingin merasakan rasa ikan lele di tempat pecel...


" Dio mau makan ikan lele disana mami " ucap Dio semangat


" nanti ya sekarang kita makan masakan mami dulu " ucap Tania


" iya mami Dio yang cantik " ucap Dio sambil memegang pipi Tania sambil tersenyum gemas membuat Tania tak tahan untuk mencium pipi tembemnya..


" mas ayo makan dulu " ajak Tania


" sebentar sayang " ucap Derian


" ya sudah aku sama Dio nunggu di bawah ya jangan lama-lama nanti makanannya keburu dingin " ucap Tania


" iya sayang " ucap Derian


Tania dan Dio pun pergi ke bawah duluan sedangkan Derian menyelesaikan pekerjaannya terlebih dahulu, setelah itu menyusul anak dan istrinya saat Derian sampai di meja makan ternyata anaknya sudah makan duluan sedangkan istrinya malah diam sambil melihat Dio makan...


" kenapa gak makan duluan sayang " ucap Derian sambil mengelus rambut Tania dan tak lupa kecupan manis di kening Tania...


" nunggu kamu dulu " ucap Tania sambil mengambilkan makanan untuk Derian...


" lain kali kamu boleh kok makan duluan kalau aku lagi kerja, takutnya lama kasian ke kamunya " ucap Derian sambil memakan makanan yang istrinya sajikan...


" gak apa-apa mas, makan bersama itu lebih enak " ucap Tania

__ADS_1


Derian tersenyum mendengar ucapan istrinya, dia merasa beruntung memiliki istri seperti Tania bukan hanya parasnya saja yang cantik ternyata hatinya juga...


keluarga kecil itu makan dengan tenang sesekali Derian dan Tania mengobrol tentang persiapan untuk resepsi mereka dan juga acara ngunduh mantu, semua sudah siap tinggal mereka mengecek sekali lagi Santi sudah mengatur semuanya soal baju Tania dan Derian hanya tinggal memakainya karena ukuran sudah di ukur saat mereka membuat baju untuk akad...


🍃🍃🍃


selesai dengan makan malam mereka Tania membantu bi Asih mencuci piring padahal bi Asih meminta biar dia saja masa majikan mengerjakan tugas asisten rumah tangga, tapi Tania malah ngeyel katanya cuma statusnya saja yang berubah orangnya tidak bi Asih hanya tersenyum mendengar ucapan dari istri baru majikannya, Tania memang beda kalau orang lain pasti akan memanfaatkan status nyonya nya untuk berleha-leha...


bersyukur lah Derian memiliki istri yang sama-sama memiliki hati yang baik, kalau dulu Derian selalu menyia-nyiakan keberadaan Sasa, tapi sekarang Derian malah menjadikan Tania sebagai ratu satu-satunya di hidupnya...


setelah selesai Tania menyusul suami dan juga anaknya yang sedang menonton di ruang keluarga, Tania membawa kan buah-buahan dan juga teh hijau untuk suaminya agar rileks, Tania sudah membiasakan Dio untuk makan buah-buahan setelah makan agar pencernaan anak itu lancar...


Tania duduk di samping Derian sedangkan Dio anak itu duduk di karpet bulu sambil memainkan mainannya, Derian yang menyadari kalau istrinya duduk di sampingnya langsung memeluk dari samping...


" manja banget sih mas " ucap Tania sambil mengelus lembut rambut Derian


" kan sama istri sendiri " ucap Derian Tania hanya menanggapinya dengan senyuman...


" Dio di makan buahnya " ucap Tania


" iya " ucap Dio lalu mengambil potongan buah yang berada di atas meja...


" udah selesai belum " bisik Derian tepat di samping telinga Tania


" belum mas, baru juga tiga hari " ucap Tania


" lama banget " ucap Derian lesu


" aku kalau halangan emang lama mas " ucap Tania


" sampai berapa hari " tanya Derian


" sepuluh hari " ucap Tania


ucapan Tania membuat Derian kaget masa lama banget, sampai seminggu lebih Derian jadi berfikir lalu nanti acara honeymoon nya gimana masa cuma jalan-jalan doang gak bisa melakukan yang lain, Derian tidak semangat hanya menyandarkan tubuhnya pada sofa, Tania yang melihat tingkah suaminya malah menggelengkan kepala Derian selalu menanyakan kapan dia selesai dengan masa haidnya hampir setiap hari membuat Tania tidak habis pikir....


thanks jangan lupa like and komen jangan lupa juga tambahin ke favorit 😇😇


happy reading guys 😉😉

__ADS_1


__ADS_2