
setelah acara lamaran di kampung halaman Tania, sekarang Tania sudah kembali ke kota untuk bekerja Derian dan juga kedua orang tuanya sudah kembali ke kota asalnya setelah melangsungkan acara lamaran, karena pekerjaan yang sudah menunggu...
hari ini Tania sedang menunggu Dio pulang sekolah hari ini anak itu ada acara sekolah yang dimana, anak-anak yang sekolah disana sedang mengadakan study tour ke salah satu kebun binatang tanpa pendampingan orang tua...
orang tua tinggal jemput di sekolah, tak lama bus yang membawa rombongan tiba di sekolah, Tania segera mencari Dio yang dimana anak-anak kecil itu sudah keluar dari dalam bus, saat melihat Dio Tania tersenyum dan segera menghampiri Dio...
" Dio " panggil Tania sambil melambaikan tangannya
" tante" ucap Dio sambil membalas lambaian tangan Tania..
Tania heran kenapa bus yang membawa anak-anak tidak di masukan di perkarangan sekolah malah sebaliknya, bus itu berhenti di seberang jalan yang dimana jarak antara gerbang sekolah dan juga bus berseberangan...
para guru yang membimbing anak-anak kecil itu untuk belajar menyeberang dengan hati-hati, Tania merasa tidak enak hati saat melihat anak-anak itu menyeberang walaupun di area sekolah mobil-mobil tidak terlalu cepat mengendarai tapi tetap saja Tania khawatir...
saat semua anak dan juga para wali sudah sampai di depan gerbang sekolah, Tania segera mencari Dio tapi sayang anak itu tidak ada, tadi Tania panggil anak itu masih ada di rombongan tapi sekarang kok tidak ada, Tania menghampiri Mrs Weasley untuk menanyakan keberadaan Dio dimana...
" sorry Mrs, Dio mana ya " tanya Tania
" loh tadi disini " jawab Mrs Weasley
Tania panik lalu mencari keberadaan Dio saat matanya melirik ke arah seberang ternyata Dio masih disana sambil menggendong anak kucing, sepertinya anak itu ketinggalan Tania segera menghampiri Dio tanpa melihat ke arah lain fokusnya segera menemui Dio takutnya Dio menyebrang jalan bahaya...
tapi naas saat Tania berlari ke arah Dio dari arah lain mobil sedang melaju cepat, membuat Tania yang sudah berada di tengah jalan tidak bisa mengelak...
brakkk...
suara benturan yang nyaring terdengar membuat semua orang yang disana terkejut dan spontan berteriak...
" Mrs Tania " teriak Mrs Weasley
tubuh Tania terpental cukup jauh akibat ditabrak mobil, seketika kondisi disana riuh dengan anak-anak yang menangis dan orang tua yang kaget akan kejadian itu, Dio anak itu sampai melotot dan diam saat melihat tubuh Tania tertabrak dan juga terpental...
mereka segera menghubungi ambulance, Mrs Weasley segera mengambil Dio dan menenangkan anak itu yang masih syok, sedangkan tubuh Tania di hampiri oleh orang-orang dan juga Alexander yang jelas melihat kejadian itu...
Alex sangat syok melihat itu saat Alex melihat wajah Tania sudah di penuhi dengan darah, Alex bingung dia harus bicara apa sama Derian, Alex sudah tau hubungan Derian dan juga Tania...
ambulance sudah datang tubuh Tania diangkat ke brangkar Alex menemani Tania di dalam ambulance, terlihat anggota medis yang sibuk memberi pertolongan pertama untuk Tania...
Alex dengan tangan yang penuh darah dirinya mengambil handphonenya dan mencari kontak Derian, gimana pun Derian harus tau, sambungan terhubung dan untungnya Derian cepat mengangkat panggilannya...
__ADS_1
" hallo Lex " ucap Derian di seberang sana
Alex masih diam meski suara Derian sudah terdengar di seberang sana, dengan tangan yang sedikit gemetar Alex mencoba berbicara...
" Der " panggil Alexander gemetar
" ada apa, kenapa nada bicara lu seperti itu lu gak apa-apa " tanya Derian
" gue gak apa-apa, Der ini urgen " ucap Alexander
" ada apa sih, kok di situ rame lu udah balik kan dari acara sekolah " tanya Derian
" iya tapi.. gue lagi mau ke rumah sakit " ucap Alexander
" siapa yang sakit, ngomong yang jelas Lex " ucap Derian ada nada khawatir yang Derian lontarkan
" anak gue baik-baik aja kan " tanya Derian
" iya, tapi Tania yang gak kenapa-kenapa " ucap Alexander
ucapan Alexander membuat Derian menegang ada apa, Derian mulai merasakan gejala tidak enak...
" a-ada apa sama Tania Lex dia gak apa-apa kan " tanya Derian gugup
ucap Alexander membuat kaki Derian lemas, apa katanya Tania kecelakaan..
" jangan bercanda lu, gak lucu " ucap Derian lirih
" gue serius, sebentar lagi gue sampai di rumah sakit gue share lock lokasinya " ucap Alexander
panggilan berakhir, dengan sampainya mereka di rumah sakit Tania yang sudah terpasang oksigen dan juga infus segera di keluarkan dari dalam ambulance, dan segera di bawa ke UGD...
sedangkan Derian dengan mata yang sudah berkaca-kaca dia berlari keluar ruangannya membuat Roni dan Doni sangat terkejut, ada apa dengan atasan mereka...
Roni yang melihat sahabatnya sekaligus atasannya yang sedang menekan tombol lift dengan tangan gemetar langsung menghampiri Derian...
" Yan ada apa, lu gak apa-apa " tanya Roni
" gue harus cepat-cepat ke rumah sakit Ron " ucap Derian sambil terus menekan tombol lift agar segera terbuka..
__ADS_1
" sial.. kenapa lama banget terbukanya " ucap Derian marah
" tenang dulu Yan, ada apa " tanya Roni
" Tania Ron, Tania dia.. " ucap Derian tapi terpotong saat pintu lift terbuka Derian segera masuk...
Roni yang melihat Derian yang panik ikut masuk ke dalam lift di ikuti oleh Doni, mereka masih tidak tau apa yang terjadi tapi Doni segera sigap menelepon supir pribadi Derian agar segera standby di depan kantor...
saat sampai di bawah Derian berlari di ikuti oleh Roni dan Doni membuat sebagian karyawan disana melihat mereka dengan tatapan heran dan juga bertanya-tanya ada apa...
Derian masuk ke dalam mobil dengan Roni di belakang bersama Derian sedangkan Doni berada di depan, Derian memerintahkan supirnya untuk cepat ke rumah sakit yang sudah Derian kasih tahu...
untung jarak kantor dan rumah sakit tidak terlalu jauh, saat sampai di rumah sakit Derian berlari menuju ruang UGD terlihat sahabatnya yang duduk dengan kepala menunduk, tidak ketinggalan dengan baju dan tangannya yang masih ada darahnya...
" Lex " panggil Derian
Alexander yang mendengar ucapan Derian segera mengangkat kepalanya, terlihat wajah khawatir dari sahabatnya...
" Der sudah sampai " ucap Alexander lirih
" mana Tania " tanya Derian
" dia masih di dalam, ditangani sama dokter lu yang tenang duduk dulu " ucap Alexander
" gimana gue mau tenang calon istri gue di dalam Lex " ucap Derian lirih
" yang sabar mending kita berdoa supaya Tania tidak apa-apa " ucap Alexander
" gimana sama hidup gue Lex, kalau sampai terjadi apa-apa sama Tania, kenapa tuhan kejam banget sama gue " ucap Derian sambil menangis
" maafin gue Der " ucap Alexander
" kenapa ini bisa terjadi Lex, bulan depan gue mau nikah sama dia persiapan sudah delapan puluh persen, tapi kenapa semua ini malah terjadi apa gue gak boleh bahagia " ucap Derian
" Yan jangan ngomong begitu ini sudah takdir " ucap Roni
" harus takdir seperti apa lagi Ron yang harus gue jalani, penderitaan, dan juga apa yang harus gue kasih tau ke orang tua Tania pasti mereka sangat kecewa sama gue karena gak bisa jaga anaknya " ucap Derian
sahabat Derian bisa melihat keputusasaan mereka tau gimana menderitanya Derian saat dulu di tinggal istrinya, walaupun Derian telat menyadari rasa terhadap mendiang istrinya tapi tetap sahabatnya bisa melihat kesedihan di mata Derian dan sekarang terulang kembali malah lebih parah yang berada di dalam antara hidup dan mati adalah seseorang yang sangat Derian cintai...
__ADS_1
thanks jangan lupa like and komen jangan lupa juga tambahin ke favorit 😇😇
happy reading guys 😉😉