
setelah mengetahui apa yang terjadi Derian segera menghubungi Roni agar bisa melacak siapa nomer yang mengirimkan foto dirinya dengan wanita itu ke Tania, untungnya di panggilan pertama Roni langsung mengangkat telepon dari Derian....
" hallo " ucap Roni
" Ron, tolong periksa nomor yang sudah gue kirim ke lu " ucap Derian
" nomor siapa itu Der " tanya Roni
" nanti gue kasih tau, gue mau hari ini juga lu dapet infonya biar besok tinggal eksekusi " ucap Derian
terdengar suara Derian yang sangat serius, Roni paham pasti ini sangat penting, tapi yang Roni belum paham Derian tumben sekali mencari sesuatu dengan sebuah nomer...
" ok, nanti kalau udah gue cari nanti langsung gue kabarin lu " ucap Roni
" gue tunggu secepatnya " ucap Derian
" siap pak bos " ucap Roni
panggilan telepon berakhir, Derian menghampiri Tania yang masih tertidur dengan pulas, memang benar kata dokter kalau Tania butuh istirahat total karena melihat dari kondisi Tania, Derian merasa bersalah karena lalai menjaga sang istri...
Derian duduk di kursi samping Tania, Derian selalu menggenggam tangan Tania, Derian saat mendengar Tania masuk rumah sakit tidak tahu kenapa dia selalu terbayang akan mimpi buruk yang pernah datang padanya...
mangkanya Derian trauma akan rumah sakit, dan kecelakaan, Derian sangat takut akan hal itu apalagi kalau menyangkut tentang keluarganya Derian selalu mencoba agar mereka selalu baik-baik saja...
tak lama dering , handphone miliknya terdengar tertera nama Roni di panggilan itu, Derian segera mengangkat panggilan dari Roni...
" hallo " ucap Derian
" Der gue udah dapet infonya " ucap Roni
Derian bersyukur karena sekertaris sekaligus sahabatnya ini selalu bisa di andalkan kalau soal gini, Roni ahli dalam bidang IT mangkanya Derian selalu meminta bantuan kepada Roni agar bisa menghendle semua tentang jaringan kepada Roni...
" gimana " tanya Derian
" nomor yang lu kirim adalah nomer asistennya client kita " ucap Roni
__ADS_1
" motifnya apa " tanya Derian
" yang gue periksa lebih dalam, ternyata nih orang mengirim beberapa foto ke nomer yang gue tau itu nomer Tania, bener gak " tanya Roni
" iya, itu nomer beberapa kali mengirimkan foto gue sama perempuan ke Tania " ucap Derian kesal
" oh gitu, yang gue periksa lagi dan gue hack akunnya ternyata nih cewek di suruh sama atasannya, soalnya disini banyak sekali, pesan kirim dengan nomer yang sama dimana nih cewek manggil Mrs sama nomer yang dia namai dengan Mrs Samantha " ucap Roni
" dan Samantha itu adalah nama client yang beberapa kali ngajak lu ketemu di luar " ucap Roni kembali
" mau perempuan itu apa dengan mengirimkan foto itu, dan yang gue gak habis pikir darimana perempuan itu tau nomor Tania " ucap Derian
" yang gue liat motif perempuan itu ingin menciptakan ke salah pahaman antara lu dan Tania mungkin antara cinta atau hanya ingin lu terpikat akan pesonanya " ucap Roni
" memangnya dia siapa sampai-sampai gue harus melirik kearahnya, sialan gara-gara kejadian ini istri gue harus mengalami kecelakaan dan kehilangan calon bayi kita " ucap Derian marah
" gue paham akan kondisi lu, terus yang mau lu lakuin apa sama perempuan ini, sedangkan perempuan ini adalah anak client kita " ucap Roni
" awalnya gue udah curiga soal ini, tidak biasanya client kita suka mengubah ubah tempat meeting, dan yang gue gak paham apa maksud client kita yang mengirim anaknya dalam pertemuan ini " ucap Derian
" kalau gitu balasan atas semua ini, gue minta semua kerja sama dengan mereka kita batalkan, dan tarik semua investasi kita di perusahaan itu gue gak mau bekerja sama dengan orang licik kaya mereka " ucap Derian
" lu yakin, kalau kita narik semua investasi kita perusahaan itu akan Koleps, dan menunggu kebangkrutan " ucap Roni
" iya, mereka tidak bisa di diamkan lebih lama, lakukan segera gue mau ini cepat selesai besok dan gue tunggu hasilnya, dan sementara waktu gue percayakan perusahaan sama lu dan juga Doni " ucap Derian
" ok siap " ucap Roni
" thanks lu selalu bisa gue andalkan " ucap Derian
" sama-sama ini kan tugas sebagai sekertaris sekaligus sahabat " ucap Roni
" besok Alex mau kesana, gue paling habis makan siang kesana " ucap Roni kembali
" ok " ucap Derian
__ADS_1
lalu panggilan berakhir, saat Derian melirik ke arah ranjang istrinya sudah bangun, Derian segera menghampiri Tania...
" sayang, apa suara mas mengganggu tidur kamu " tanya Derian
" gak mas, maaf ya aku malah mendengar pembicaraan kamu sama pak Roni " ucap Tania
" gak apa-apa sayang, mas cuma ngobrolin soal nomer yang neror kamu " ucap Derian
" siapa mas orangnya " tanya Tania
" kamu mau minum dulu " tanya Derian sebelum menjawab pertanyaan dari Tania...
Tania hanya menganggukkan kepalanya, dia memang sangat ingin minum karena itu dia kebangun tapi saat dia mendengar suara suaminya yang sangat serius, Tania malah penasaran...
Derian mengambilkan minum untuk Tania, dia senantiasa melayani sang istri karena Derian tahu kalau Tania butuh seseorang untuk membantu, soal kedua mertuanya Derian sudah memberi tahu kondisi Tania...
kedua orang tua Tania tadinya ingin sekali kesana tapi urusan mereka tidak bisa di tinggal dan juga kedua adik kembar Tania mereka sedang sibuk dengan urusan kuliah, mereka baru saja masuk ke dunia perkuliahan dan lagi menjalankan ospek...
" orang yang mengirim foto itu adalah asisten client aku, motif mereka untuk membuat kita salah paham " ucap Derian
" untungnya buat mereka apa mas, ini kan soal perusahaan bukan pribadi " ucap Tania
" entah mas juga gak tau, tapi mas sudah membatalkan kerja sama dengan mereka " ucap Derian
" loh kok gitu, nanti perusahaan kamu rugi besar mas " ucap Tania
" gak apa-apa sayang uang bisa di cari, tapi keselamatan kamu sekarang lebih penting, mas gak mau kamu terbebani akan hal ini dan juga tujuan mereka gak murni buat kerja sama pasti ada hal lain yang mereka inginkan, dari sekedar kerja sama " ucap Derian
Tania merasa perempuan yang bersama suaminya dalam foto itu, menginginkan suaminya, Tania hanya menghela nafas panjang Derian walaupun dulunya duda tapi pesonanya dapat membuat orang-orang menginginkannya, tapi Tania bersyukur dulu Derian sangat anti terhadap perempuan dan juga sepertinya sekarang juga seperti itu...
tapi itu tidak berlaku dengan dirinya, Derian malah yang duluan mendekatinya walaupun awalnya Derian menolak di jodohkan dengan dirinya, mantan duda satu ini memang jual mahal sekali, tapi kalau Tania mengingat akan hal itu dia selalu tersenyum sendiri betapa lucunya tingkah Derian waktu itu....
thanks jangan lupa like and komen jangan lupa juga tambahin ke favorit 😇😇
happy reading guys 😉😉
__ADS_1