Cinta Duda Tampan

Cinta Duda Tampan
episode 48


__ADS_3

Hari ini Tania akan berangkat ke kampung halamannya yang berada di Yogyakarta, banyak drama di pagi hari tadi yang dimana Dio sama seperti ayahnya yang tidak ingin di tinggal, tapi setelah di bujuk oleh Santi akhirnya mau di tinggal oleh Tania dan pergi ke sekolah bersama Santi...


sedangkan Tania hanya diantar oleh Derian ke bandara Derian sengaja membelikan tiket pesawat agar Tania pulang tidak terlalu lama di jalan, tadinya Tania akan naik kereta karena kalau buru-buru seperti sekarang ini lebih aman naik kereta tapi sekarang berbeda Derian malah membelikannya tiket pesawat..


di dalam perjalanan ke bandara tidak ada percakapan apapun Derian sibuk dengan tab yang berisi tentang pekerjaan, Tania bisa melihat dari wajah serius yang di tampilkan oleh Derian mungkin Derian sedang mengecek pekerjaannya, Tania pun tidak ingin mengganggu dia melihat ke arah luar mobil yang terlihat jelas semua orang sedang mengerjakan aktivitas seperti biasanya...


tak lama mobil Derian sampai di bandara Derian pun meletakkan tabnya lalu keluar dari dalam mobil menyusul Tania yang sedang menunggu kopernya di keluarkan di dalam bagasi oleh supir pribadi Derian...


Derian menghampiri Tania lalu merangkul pundak Tania, Tania yang melihat itu hanya tersenyum lalu mengambil kopernya tapi Derian lebih dulu mengambilnya...


" ayo sebentar lagi check out " ucap Derian yang di tanggapi anggukan oleh Tania...


tangan Derian yang tadinya di pundak Tania sekarang beralih menggenggam tangan Tania, dan yang satunya menyeret koper milik Tania, sebenarnya Derian sejak tadi mengalihkan pikirannya ke pekerjaan yang ada di tabnya daripada mengajak ngobrol Tania, karena kalau dirinya mengajak ngobrol Tania dirinya akan semakin tidak rela berpisah semacam ABG saja...


semua sudah siap Tania akan masuk ke dalam pemeriksaan pesawatnya akan segera check out, Tania menatap Derian yang sama sedang menatap dirinya...


" kerja yang semangat yah jangan lesu gini " ucap Tania menenangkan dia tau kalau Derian sejak tadi pagi menghindari nya...


" jangan nakal di sana, fokus ke ayah kamu jangan ke yang lain " ucap Derian


" iya ngapain juga fokus ke yang lain gak guna " ucap Tania


" cepet pulang " ucap Derian


" iya doain ayah cepat sembuh biar aku cepet pulang kesini lagi " ucap Tania


" pasti " ucap Derian sambil memeluk Tania


Derian memeluk Tania semakin tidak rela saja saat Tania membalas pelukannya di bandara acara peluk pelukan sudah biasa untuk orang berpisah, walaupun belum halal juga tapi mereka mana tau dan juga bodo amat yang penting masih di tahap wajar...


" ya sudah aku berangkat ya " ucap Tania


" hati-hati sayang kalau sudah sampai kabarin " ucap Derian


" iya mas bye " ucap Tania sambil melambaikan tangan dan masuk ke dalam dan Derian membalas lambaian tangan Tania sambil terus fokus melihat punggung Tania yang semakin menghilang...

__ADS_1


dering handphone Derian terdengar terlihat nama sahabatnya sekaligus sekertaris nya yaitu Roni, Derian pun mengangkat panggilan dari Roni...


" hallo " ucap Derian


" hallo pak, hari ini ada jadwal meeting bersama client dari PT Santosa finance " ucap Roni diseberang sana


" baik saya segera kesana, siapkan semuanya saya sampai kita langsung meeting " ucap Derian


" baik pak " ucap Roni


" apa dari pihak sana sudah datang " tanya Derian


" sepertinya lagi di jalan tadi asisten pribadi mereka mengabari kalau mereka akan lebih awal datang ke kantor kita " ucap Roni


" baiklah setengah jam lagi saya sampai ke sana sekarang saya lagi di bandara " ucap Roni


" oh baik pak " ucap Roni sedikit kaget terdengar dari suaranya


panggilan pun berakhir Derian berjalan kearah pintu keluar bandara terlihat dari pengumuman kalau pesawat menuju ke Yogyakarta sudah pergi...


setengah jam Derian sampai ke kantornya seperti biasa dirinya di sambut oleh sekertarisnya tapi asisten pribadi Derian tidak ikut karena menyiapkan tempat untuk meeting yang akan segera berlangsung...


" pagi pak " ucap Roni


" pagi, gimana persiapan meeting nya " tanya Derian


" semua sudah siap Doni yang sekarang berada di sana " ucap Roni


" apa mereka sudah datang " tanya Derian


" sudah pak lima menit yang lalu " ucap Roni


" ya sudah sekarang kita kesana " ucap Derian


" baik pak " ucap Roni

__ADS_1


Derian pun melangkah menuju lift khusus dirinya bersama Roni yang berada di belakangnya walaupun mereka sahabatan tapi kalau di kantor mereka tetap atasan dan juga bawahan saling profesional...


suara pintu lift terbuka mereka pun keluar dari dalam lift menuju ruang meeting yang berada di lantai lima gedung ini, Derian yang di ikuti Roni pun masuk ke dalam ruangan meeting yang dimana disana sudah ada pihak dari PT Santosa finance...


" selamat pagi maaf saya terlambat " ucap Derian sambil menjulurkan tangannya agar mereka bisa berjabat tangan...


" tidak apa-apa pak Derian kami juga baru sampai " ucap CEO PT Santosa finance sambil membalas uluran tangan Derian..


" mari kita mulai " ucap Derian dengan nada dingin dan datar


asisten pribadi dari PT Santosa finance berjalan kearah depan, untuk menjelaskan apa saja visi dan misi atas kerja sama yang akan mereka kerjakan, asisten dari PT Santosa finance ini sedikit nakal dengan pakaian yang ketat dan berjalannya seperti orang yang kekurangan ruang...


Derian fokus ke arah depan bukan ke asisten mereka tapi ke layar yang ada di depan yang menampilkan grafik keuntungan apa saja yang akan mereka peroleh, tujuan kerja sama ini untuk membangun salah satu proyek mall yang akan di dirikan di salah satu lahan yang ada di kota ini...


" gimana pak Derian " tanya CEO PT Santosa finance


" memang menggiurkan kerja sama ini tapi points minusnya adalah strategi yang kalian punya kurang, dalam pengerjaan proyek ini bukan kesejahteraan kita saja yang penting tapi kesejahteraan tukangnya juga harus biar kerja sama kita lancar " ucap Derian


" kami akan memperbaiki points minusnya " ucap CEO PT Santosa finance


" baiklah mari kita bekerja sama dengan baik " ucap Derian


" baik semoga kita bisa jadi rekan kerja yang sukses " ucap CEO PT Santosa finance


mereka masing-masing mendatatangani kertas untuk kerja sama mereka, proyek ini akan menjadi proyek selanjutnya yang akan Derian tangani tapi Derian hanya penyuntik dana tapi sebagian proyek ini tetap miliknya...


saat dari PT Santosa finance sudah undur diri Derian bersama Roni dan Doni masih disana memeriksa semua kerja sama mereka takutnya ada yang curang, tapi ternyata masih aman, suara notifikasi dari handphone milik Derian terdengar ada satu pesan masuk ternyata dari Tania, Derian langsung membukanya..


" aku sudah sampai semangat kerjanya sayangku " ucap Tania dengan emoticon cium melalui pesan yang dia kirim membuat Derian tersenyum sumringah..


untuk pertama kalinya Derian mendengar Tania memanggil dirinya dengan sebutan sayang walaupun tidak langsung tapi membuat Derian bahagia terlihat dari wajahnya, membuat sekertaris dan juga asisten pribadinya heran melihat atasan mereka seperti orang lagi kasmaran...


thanks jangan lupa like and komen jangan lupa juga tambahin ke favorit 😇😇


happy reading guys 😉😉

__ADS_1


__ADS_2