Cinta Duda Tampan

Cinta Duda Tampan
episode 59


__ADS_3

Sudah satu minggu kepergian Tania ke kampung halamannya kegiatan Derian hanya kerja dan juga kalau libur dia habiskan untuk menemani anaknya yang sekarang sudah mulai ekspor apapun yang dia tau, tapi terkadang dia juga suka menanyakan kapan Tania akan kembali...


seperti sekarang Derian seperti ABG yang lagi kasmaran apa-apa harus di temani makan pun harus sambil video call, di seberang sana Tania senantiasa menemani calon suaminya, Tania suka berfikir sendiri dulu saat pertama mereka bertemu sifat Derian tuh dingin, datar dan sedikit sombong, tapi sekarang yang Tania tau hanya ada sifat manja, sering merajuk tak jelas, terkadang membuat Tania suka kesal sendiri...


" kamu udah makan sayang " tanya Derian


" udah mas tadi " ucap Tania di seberang telepon


" hari ini kegiatan kamu apa " tanya Derian


" hari ini lagi ada acara keluarga sih mas kumpul-kumpul buat siapin acara pernikahan kita " ucap Tania


" kenapa gak mau di gedung sih Ay, aku mampu kok nanggung semuanya " ucap Derian sambil memakan makan siangnya...


" gak usah lah mas ini kan cuma akad doang, keluarga juga yang datang sama tetangga dekat " ucap Tania


" resepsi tetap di sini ya Ay, mama udah siapin semuanya " ucap Derian


" iya mas " ucap Tania


" kamu makan sama apa mas " tanya Tania


" tadi Doni pesenin aku ayam teriaki " ucap Derian


" makan yang banyak ya mas biar sehat sampai hari H " ucap Tania


" pasti dong kan mas harus buka puasa " ucap Derian sambil terkekeh geli


" buka puasa apaan sih mas " tanya Tania bingung perasaan belum masuk bulan ramadhan kenapa sudah buka puasa aja...


" udah ah lupain, aku cape tau Ay kerja terus uang aku makin numpuk " ucap Derian


" tenang aja mas kan ada aku yang ngabisin uang kamu " ucap Tania sambil tersenyum


" iya dong kan aku kerja buat kamu sama Dio dan juga anak kita nanti " ucap Derian


" emang mas mau nambah anak lagi " tanya Tania


" iya, iya lah masa gak mau apa jangan-jangan kamu lagi yang gak mau punya anak dari aku " ucap Derian

__ADS_1


" gak mas aku cuma nanya aja, siapa bilang aku gak mau punya anak pasti lah semua wanita mau punya anak " ucap Tania


" kirain, aku mau anak perempuan ya sayang kan biar sepasang sama Dio " ucap Derian


" se dikasihnya aja mas yang penting sehat " ucap Tania


" iya apapun aku terima, ah udah gak sabar " ucap Derian sambil tersenyum


" seminggu lagi mas sabar ya " ucap Tania


" pengajian disana kapan sayang " tanya Derian


" mungkin hari Kamis mas " ucap Tania


" banyak banget ya yang acaranya " tanya Derian


" iya begitu mas namanya juga tradisi apalagi kan aku tinggalnya di kampung " ucap Tania


pembicaraan mereka terganggu dengan datangnya Roni yang memberi tahu kalau sebentar lagi akan ada pertemuan dengan client...


" maaf pak, sebentar lagi pihak dari perusahaan Savana Maxi akan datang " ucap Roni


" baik pak " ucap Roni


Roni pun keluar dari dalam ruangan Derian, sedangkan Derian melihat ke arah layar ternyata kosong Tania pergi gak tau kemana, Derian harus segera meeting terpaksa video call dengan Tania harus berakhir, tapi Derian tidak lupa memberi pesan ke Tania kalau dirinya akan meeting...


sedangkan Tania yang berada disana di kejutkan oleh ke datangan sahabatnya yaitu Ririn, hari ini Ririn khusus datang kesini untuk melihat dirinya menikah...


" ya ampun gue kangen banget sama lu " ucap Ririn sambil memeluk Tania


" gue juga, kirain lu pulang nanti dua hari menjelang hari H " ucap Tania


" gue udah jauh-jauh hari minta cuti sama kantor, mereka sangat kaget loh kalau lu sama si bos mau nikah, jangankan mereka gue aja yang pertama kali di kasih tau hampir mau pingsan " ucap Ririn


" jodoh Rin gue gak bisa nolak " ucap Tania


" alah so-soan sekarang alibinya bilang jodoh, dulu aja pas pertama bos kita datang lu nolak mentah-mentah dasar lu, sekarang lu kemakan omongan sendiri " ucap Ririn


" itu kan dulu Rin, sekarang kan beda " ucap Tania

__ADS_1


" si bos lu kasih apa sampai mau sama lu, di kasih jurus jaran goyang lagi sama lu mangkanya mau " ucap Ririn curiga


" ya Allah Rin pamali soudzon sama orang " ucap Tania


" di balik semua itu gue hanya berharap lu bahagia sama keputusan lu, apapun itu gue dukung " ucap Ririn matanya sudah berkaca-kaca..


Tania yang melihat sahabatnya akan menangis coba menghibur dengan cara memeluknya, walaupun dirinya juga ingin sekali menangis...


" udah ah masa melow sih, mending lu makan sebelum banyak orang datang " ucap Tania


" hari ini emang ada acara apa " tanya Ririn


" cuma siapin buat orang dekor simpan barang-barang mereka gak banyak sih acaranya, cuma pengajian siraman sama nanti akad " ucap Tania


" gak ada acara lain seperti orang Jawa pada umumnya " tanya Ririn


" gak ada cukup itu aja, soalnya nanti kan resepsi di Jakarta mana mamanya Derian kan mau ada acara ngunduh mantu " ucap Tania


" oh gitu, anak si bos udah manggil mama dong sama lu " tanya Ririn


" gak lah gue gak mau maksa dia buat sebut apa ke gue, semaunya dia aja perjalanan masih panjang ini " ucap Tania


" iya sih " ucap Ririn


Ririn pun makan dengan di temani Tania, sesekali mereka mengobrol tentang apa yang sudah terjadi saat mereka tak bersama, soal apartemen milik Tania, Tania berencana akan menjualnya sedangkan mobilnya akan dia bawa ke sini untuk di pakai oleh ayah dan juga adik-adiknya...


Tania juga tidak lupa mengecek handphonenya tadi sempat lupa karena keasikan mengobrol dengan Ririn, tapi saat Tania cek handphonenya ternyata sudah mati dan ada pesan dari Derian memberi tahu kalau Derian akan ada meeting...


Derian sering sekali mengeluh kalau dirinya cape kerja terus, dia juga sering ngeluh kalau dirinya kangen selalu badmood kalau Tania telat balas pesan atau lama mengangkat panggilan dari dirinya...


tapi Derian harus menyelesaikan pekerjaannya sebelum dia harus cuti untuk acara pernikahannya dan juga cuti untuk honeymoon, Derian sudah merencanakan akan honeymoon ke Istanbul Turki katanya mau naik balon udara...


setelah mereka makan Tania mengajak Ririn ke kamar tamu untuk istirahat karena Tania masih dalam masa pingitan mangkanya dia harus tetap di dalam rumah, kalau kata adat Jawa pamali kalau mau nikah calon pengantinnya masih suka berkeliaran di luar, nanti ada yang jahatin karena aroma calon pengantin sama kaya aroma perempuan yang baru melahirkan, tapi itu tidak tau mitos atau beneran tapi Tania hanya mengikuti saja, yang penting itu terbaik untuk dirinya...


thanks jangan lupa like and komen jangan lupa juga tambahin ke favorit 😇😇


happy reading guys 😉😉


ramein guys kalau ada yang salah komen ya makasih maaf gak up dua hari 😁🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2