Cinta Duda Tampan

Cinta Duda Tampan
episode 41


__ADS_3

Siang sudah berganti malam Tania sedang sibuk memanjakan kulitnya, merawat kulit apalagi di bagian wajah itu penting, sambil menelepon kedua orang tuanya...


" assalamualaikum ibu " ucap Tania


" walaikumsalam nduk " ucap ibu Tania di seberang sana


" gimana kabarnya ibu sama bapak " tanya Tania


" Alhamdulillah nduk kami baik, kamu gimana " ucap ibu Tania


" Alhamdulillah baik juga " ucap Tania


tangan Tania masih cekatan memasangkan masker di wajahnya, dia bisa bersantai karena Dio sedang ingin bermain sama Oma dan opa nya, sedangkan Derian mungkin kerja Tania juga gak tau apa yang di lakukan duda satu itu...


semenjak kejadian itu hubungannya sama Derian menjadi canggung, padahal mereka berdua sepakat untuk melupakan satu sama lain, bukan karena apa mereka menghindari yang namanya perjodohan...


" kapan Kowe mulih nduk " ucap ibu Tania


" mengko Bu, yen aku preian " ucap Tania


" ya wis banjur ati-ati disana " ucap ibu Tania


" inggih Bu " ucap Tania


" wis duwe pacar nduk " tanya ibu Tania


" durung duwe Bu " ucap Tania


" Kowe ayu nduk kok ora duwe pacar " ucap ibu Tania


" ora ana sing kepengin " ucap Tania


" moso sih nduk " ucap ibu Tania


" inggih Bu wong aku disini kerjo " ucap Tania


" sehat ya bapak lan ibu " ucap Tania kembali


" sampeyan uga nduk " ucap ibu Tania


mereka melanjutkan obrolan mereka, begitu lah Tania kalo sudah berbicara sama orang tuanya, akan menggunakan bahasa Jawa tapi sayang ayahnya tidak bisa ikut mengobrol katanya ada syukuran di rumah tetangga...


Setelah mengobrol lama dengan ibunya panggilan itu pun berakhir dan Tania membersihkan wajahnya, masker yang dia gunakan retak akibat banyak bicara tapi setidaknya rasa kangen terhadap kedua orang tuanya terobati...

__ADS_1


bulan ini Tania mengirim uang untuk kedua orang tuanya cukup besar katanya ayahnya mau ternak ikan lele, di kampung Tania sekarang harga ikan lele lagi naik ayahnya mau mengadu nasib dengan mengelola ikan lele, selain itu juga lesehan milik kedua orang tuanya sedang berkembang...


Tania bersyukur dengan kerja kerasnya kedua orang tuanya bisa hidup dengan layak, dan kedua adiknya bisa sekolah tanpa harus memikirkan biaya hidup, Tania memiliki adik kembar laki-laki yang sudah menginjak kelas dua SMA tapi kedua adiknya itu mendapatkan beasiswa jadi Tania hanya memberi fasilitas untuk mereka berdua sebagai hadiah, walaupun hanya sepeda motor satu untuk berdua...


Tania segera keluar dari kamarnya lalu menuju ruang keluarga yang dimana kedua orang tua Derian dan Dio masih disana, waktu sudah menunjukkan pukul sembilan waktunya Dio tidur...


" om, tante saya mau ajak Dio tidur sudah waktunya " ucap Tania


" oh ya sudah bawa aja anaknya juga sudah ngantuk kayanya " ucap Santi


" baik tante, ayo Dio kita tidur besok kan harus sekolah " ucap Tania


Dio menjulurkan tangannya meminta di gendong, Tania segera mengambil Dio dan dia gendong menuju lantai atas...


" saya duluan ya om, Tante " ucap Tania


" iya " ucap Santi singkat


Tania pun pergi dari sana menuju lantai atas, Dio sudah nyaman dengan kepala dia tidurkan di bahu Tania, sebenarnya untuk ukuran Dio yang empat tahun tubuh Dio tinggi walaupun lebih tinggi temannya yang bernama Jackson maklum bule...


setelah sampai di kamarnya Tania menidurkan Dio, benar anak itu sudah tidur pulas sejak tadi, tapi syukurlah jadi Tania bisa istirahat lebih awal badannya terasa cape, Tania keluar dari dalam kamar Dio setelah mematikan lampu kamar dan digantikan oleh lampu meja...


Tania pun kembali ke kamarnya tapi saat Tania mau belok ke arah kamar terdengar suara dari arah dapur, Tania penasaran siapa yang ada di dapur setahu Tania semua orang sudah masuk ke kamarnya masing-masing...


" hayo loh mau nyolong ya " ucap Tania tanpa dosa setelah menepuk bokong seseorang...


orang yang bokongnya Tania tepuk terperanjat kaget, dan melirik ke arah belakang dengan tatapan tajam...


" gak sopan " ucap Derian sambil mengetuk kepala Tania dengan sendok yang dia pegang...


" aawww, sakit tau maen pukul aja " ucap Tania sambil mengusap bekas tampolan Derian...


" siapa suruh maen tabok bokong orang, mau saya tabok balik " ucap Derian


" enak aja, ngapain sih pak malem-malem gini maen di dapur orang pada tidur juga " ucap Tania


" lapar saya mau cari makan di kulkas " ucap Derian lalu kembali melihat-lihat kearah dalam kulkas hanya ada ikan salmon mentah, dan juga sayuran...


Tania pun ikut melongokan kepalanya ke arah depan agar bisa melihat, ternyata gak ada yang bisa di makan langsung harus di olah dulu...


" gak ada makanan yang bisa di makan pak, harus di olah dulu " ucap Tania


" ehemm, mangkanya saya bingung " ucap Derian sendok yang dia pegang jadi beralih fungsi jadi alat garuk kepala...

__ADS_1


" bikin mie aja, enak malem-malem gini makan mie pake telor, plus sayur sawi, plus telor ditambah cabai rawit pula bbeehh mantep " ucap Tania


ucapan Tania membuat jakun Derian naik turun karena tergoda, Derian melirik ke arah Tania gadis itu masih dalam mode membayangkan mie instan yang komplit...


" ok ide yang bagus tolong buatin buat saya " ucap Derian


" enak aja saya ngantuk ya " ucap Tania lalu berputar akan pergi tapi baju bagian belakangnya di tahan oleh Derian...


" ish lepasin sobek entar baju saya " ucap Tania sambil mencoba melepaskan bajunya dari cekalan Derian...


" gak bisa siapa suruh godain saya dengan makanan itu ayo bikinin " ucap Derian


" ok, ok fun lepasin dulu " ucap Tania kesal


" jangan lari, awas kalo lari saya nikahin kamu sekarang juga " ucap Derian


" alah so-soan mau nikahin tadi aja di tolak dasar sok jual mahal " ucap Tania


" kan tadi beda sama yang sekarang " ucap Derian


" udah ah, mau cari mie nya dimana tempatnya " tanya Tania


" gak tau saya " ucap Derian


" loh kan ini rumah bapak masa gak tau sih " ucap Tania


" yang belanja kan bibi, yang nyimpen juga bibi saya kan cuma kasih uang aja " ucap Derian


" gak guna banget jadi majikan " gumam Tania sambil mencari bahan utamanya, gini nih kalo barang bukan kita yang simpan pasti gak tau dimana letaknya...


" coba saya cari diatas kali aja ada " ucap Derian


" iya saya cari di bawah " ucap Tania


kerja sama mencari mie mungkin akan menjadi alur untuk mereka atau malah bikin semua jadi semakin salah paham atas hubungan mereka...


tandai guys bahas Jawa yang salah biar author ubah, maaf ya kalo kosa kata jawanya salah author bukan orang Jawa asli, itu juga author cari translate dari Mbah Google πŸ™πŸ™


thanks jangan lupa like and komen jangan lupa juga tambahin ke favorit πŸ˜‡πŸ˜‡


happy reading guys πŸ˜‰πŸ˜‰


maaf ya baru up author nya lagi kurang enak badan, di daerah kalian sama gak sih penyakitnya kaya gejala covid 19 yang baru author lagi mengalaminya....😭😭

__ADS_1


sehat-sehat ya kalian makasih yang sudah setia menunggu ☺️☺️


__ADS_2