Cinta Duda Tampan

Cinta Duda Tampan
episode 68


__ADS_3

sudah tiga hari Derian dan Tania berada di Turki banyak tempat yang mereka kunjungi termasuk tempat balon udara yang Derian ingin kunjungi, sekarang mereka akan makan malam di salah satu restoran yang terkenal disana...


" ayo yang " ajak Derian


" bentar mas " ucap Tania


" gak usah cantik-cantik banget nanti laki-laki lain liatin kamu " ucap Derian


" mana ada mas, gak usah ngaco " ucap Tania gak habis pikir dengan pikiran suaminya...


" aku bener kok soalnya istrinya aku ini cantik banget " ucap Derian sambil memeluk Tania dari belakang...


" udah ah ayo gak usah ngegombal " ucap Tania


" orang muji juga " ucap Derian


Derian dan Tania keluar dari dalam kamar hotel miliknya, mobil yang mengantar jemput mereka sudah siap di depan hotel, mereka akan makan di restoran yang tak jauh dari tempat mereka nginap...


setelah sampai di loby Derian menggandeng tangan Tania menuju keluar hotel disana supir yang akan mengantarkan mereka sudah siap dan berdiri di samping mobil...


supir membukakan pintu untuk mereka berdua, Derian dan Tania masuk ke dalam mobil lalu mobil pun melaju meninggalkan hotel, hanya butuh waktu dua puluh menit akhirnya mereka sampai di restoran...


Derian mengajak Tania ke lantai paling atas yang dimana pemandangan di sana sangat lah bagus, Derian ingin membuat kesan yang indah untuk istrinya...


" silahkan " ucap pelayan dengan berbahasa Inggris...


" terima kasih " ucap Derian sama dalam bahasa Inggris


pelayan itu memberikan menu makanan, Derian dan Tania melihat-lihat makanan yang menurut mereka enak dan akan cocok untuk lidah mereka, walaupun mereka yakin makanan di restoran ini tidak akan mengecewakan...


Derian dan Tania akhirnya memesan menu yang sama yaitu Steak Ottoman, menu yang sangat terkenal di restoran itu dengan minuman khas Turki juga yaitu Raki, minuman yang terbuat dari anggur yang sudah di fermentasi...


setelah menunggu beberapa saat makanan mereka sampai, Derian memotong daging steak untuk Tania biar istrinya mudah memakannya...


" makasih mas " sambil tersenyum


" sama-sama sayangnya aku " ucap Derian


mereka pun makan dengan tenang sambil menikmati makanan mereka dan juga pemandangan disana sangatlah indah, sepasang suami istri sangat senang bisa menghabiskan masa bulan madunya disana...

__ADS_1


setelah selesai makan mereka menikmati minuman mereka terlebih dahulu sebelum kembali ke hotel, tadinya mereka ingin jalan-jalan tapi sayang cuaca tidak mendukung...


Derian terlalu menikmati minuman itu sampai dia meracau tidak jelas, ternyata minuman itu mengandung alkohol untung Tania tidak terlalu banyak selain rasanya yang tak cocok dengan lidahnya Tania juga tidak terlalu suka dengan minuman berbau anggur, menurut Tania minuman ini sedikit mirip seperti wine...


" ayo pulang mas " ucap Tania


" sayang, sayangnya aku cantik banget " ucap Derian gak jelas sambil memeluk Tania


" jangan gini mas gak enak di liat orang " ucap Tania


" kenapa, kamu malu punya suami kaya aku " ucap Derian matanya sudah berkaca-kaca...


" bukan gitu mas " ucap Tania


" terus apa, kamu jahat Hiks " ucap Derian mulai terisak...


Tania hanya menghela nafas panjang, kenapa suaminya harus pesan minuman seperti itu sih, walaupun minuman itu khas Turki tapi tetap saja mengandung alkohol dan ini lah akibatnya...


" jangan nangis mas, bukan itu maksud aku ayo balik ke hotel kamu perlu istirahat " ucap Tania


" gak mau, aku mau minum lagi rasanya enak sayang " ucap Derian


" kamu jahat, uwwaaa " ucap Derian tangisan Derian membuat pengunjung lain memfokuskan pandangannya ke arah mereka membuat Tania tersenyum kaku karena malu...


Tania terpaksa membopong suaminya keluar restoran untung saja supir yang mengantar mereka sigap menolong Tania, Derian sudah di dudukkan di kursi dengan keadaan duduk tidak menentu...


" gini banget gue punya laki " gumam Tania saat melihat kelakuan Derian seperti itu...


supir segera melajukan mobilnya menuju hotel, Derian sudah tidak sadarkan diri akibat terlalu banyak minum, Tania kira di Turki tidak ada minuman seperti itu ternyata ada juga...


mobil mereka sampai di depan hotel, supir segera keluar dari dalam mobil membantu Tania untuk membawa Derian menuju kamar mereka, pelayan hotel yang melihat itu segera membantu Tania dan supir itu membawa Derian, walaupun tubuh Derian tergolong kecil untuk ukuran mereka tapi tetap saja kalau sudah tidak sadarkan diri akan berat untuk di bawa...


sesampainya mereka di depan pintu kamar hotel Tania meminta mereka cukup sampai disana membantunya untuk membawa Derian, biar selanjutnya dia yang akan menghandle suaminya, tak lupa Tania juga berterima kasih kepada mereka...


Tania membawa Derian yang sudah mabuk ke dalam kamar, besarnya kamar hotel yang Derian pesan seperti apartemen, saat mereka sampai di kamar Tania membantu membuka sepatu, jas dan juga ikat pinggang suaminya agar Derian nyaman tidur...


tapi sayang saat Tania akan pergi menuju kamar mandi tangannya di cekal oleh Derian, membuat Tania terkejut...


" kenapa mas, aku mau ke kamar mandi " ucap Tania

__ADS_1


" jangan pergi, badan mas panas " gumam Derian


Tania memeriksa suhu tubuh Derian takutnya Derian mendadak demam, tapi saat tangan Tania menyentuh leher Derian suara Derian malah mengeluh dengan suara serak, mungkin akibat efek alkohol...


" gak panas mas " ucap Tania


" tapi panas banget " ucap Derian sambil membuka baju kemejanya dan membuangnya sembarangan, terlihat lah tubuh bagian atas Derian yang bagian perutnya ada tonjolan enam...


perilaku Derian membuat Tania kaget, kenapa suaminya seperti orang yang kepanasan sekali...


" mas kenapa di buka bajunya nanti masuk angin " ucap Tania


" hemm " gumam Derian


Tania hanya menghela nafas kasar ternyata suaminya sangat menyebalkan saat mabuk, tiba-tiba Derian memeluk tubuh Tania dan membuat Tania lagi-lagi terkejut dengan sikap Derian...


" mas " ucap Tania karena tangan Derian sudah berkelana kemana mana membuat Tania risih


" boleh ya mas udah gak kuat " ucap Derian gusar


" tapi mas " ucap Tania


" please " ucap Derian memohon


karena kasian dengan suaminya lagian ini juga kewajiban dirinya sebagai istri, dan juga tamu bulannya sudah selesai, Tania hanya menganggukkan kepalanya pertanda setuju, Derian yang mendapat persetujuan itu langsung melakukan aksinya yang tertunda...


malam ini sebagai malam yang panjang untuk mereka, walaupun Derian masih dalam pengaruh alkohol tapi Derian sadar kalau yang di bawahnya sekarang adalah istrinya dan ini yang pertama kali untuk istrinya, mangkanya sebisa mungkin dia hati-hati takut istrinya kesakitan...


" mas mulai ya sayang " ucap Derian


" pelan-pelan ya mas " ucap Tania


" percaya sama mas, pertamanya memang sakit tapi nantinya kamu akan menikmatinya " ucap Derian


dan akhirnya malam itu terjadi juga walaupun Derian harus menunggu satu Minggu lebih tapi semua itu ke bayar malam ini...


thanks jangan lupa like and komen jangan lupa juga tambahin ke favorit 😇😇


happy reading guys 😉😉

__ADS_1


...maaf jika ada yang salah dalam penyebutan makanan atau minuman khas Turki 🙏🙏...


__ADS_2