Cinta Duda Tampan

Cinta Duda Tampan
episode 39


__ADS_3

Sudah terhitung satu bulan Tania bekerja menjadi baby sitter untuk Dio, banyak hal yang sudah terjadi, dari perkembangan Dio dan juga perkembangan hubungannya dengan Dio, saat yang tepat hari ini mereka sangat sibuk yang dimana di sekolah Dio akan di adakan pentas seni semua anak ikut serta begitu juga dengan Dio, anak itu sudah siap dengan kostum yang sudah dia pakai anak itu memakai kostum serigala Derian khusus belikan untuk anaknya...


saat mereka turun dari tangga Derian tidak sengaja terpeleset karena lantai yang licin, seketika tubuh Derian oleng dan menimpa Tania yang sedang membenarkan baju kostum Dio, bukan hanya itu ternyata Derian tidak sengaja mencium Tania tepatnya di bibir membuat mereka berdua terdiam mematung dengan mata saling melotot tapi anehnya Derian tidak langsung bergerak berdiri malah keenakan dengan situasi seperti ini, kalo saja suara Santi tidak menyadarkan mereka, mereka akan terus dengan posisi seperti itu Derian segera bangkit dan membenarkan jasnya..


" ya ampun Derian itu anak gadis orang " teriak Santi terkejut melihat anaknya mencium seorang gadis mana di hadapan sang anak lagi...


Derian yang mendengar itu hanya menggaruk kepalanya yang tidak gatal setelah bangun, sedangkan Tania sangat malu ternyata mereka kepergok sama mama dan papanya Derian, kesan pertama di mata papa Derian sangat buruk memalukan...


" anu mah gak sengaja " ucap Derian gugup


" gak sengaja apa kamu malah menikmati, duduk kamu, Tania juga " ucap Santi sedangkan papa Derian, Danu Wijaya hanya menggelengkan kepalanya anaknya nyosor gak tau tempat...


Tania duduk di samping Dio sekarang posisi Dio di ampit oleh Derian dan Dio, sedangkan Santi dan Danu duduk di seberang mereka...


" kamu tuh yah Yan kebangetan banget masa anak orang kamu sosor " ucap Santi


" gak sengaja mah lantainya licin " ucap Derian


" alesan kamu, kamu tuh Yan tau gak sebenarnya gak boleh perempuan sama laki-laki berada di satu rumah apalagi mereka bukan muhrim" ucap Santi


" tapi tante saya kan kerja di sini lagian kita juga hanya sekedar atasan dan bawahan " ucap Tania


" tetap saja Tania apalagi dengan kejadian tadi siapa yang gak akan salah paham apalagi disini posisi Derian duda " ucap Santi


" tapi kita gak melakukan apa-apa mah tadi cuma gak sengaja aja lagian bibi kerja kok setengah-setengah " ucap Derian


" malah salahin bibi, mama tadi liat bibi lagi belanja sayur sama tukang sayur keliling " ucap Santi


Derian hanya menghela nafas berat karena sikap mamanya yang batu, sedangkan Tania dia diam karena tidak tau harus berbuat apa dia seperti kepergok saat melakukan hal yang lebih fatal...

__ADS_1


" gini aja, om lamarin buat jadi menantu saja " ucap Danu


ucapan Danu membuat Derian dan Tania kaget kenapa begini apa ini yang namanya perjodohan tapi kenapa mendadak, kita aja tak mengenal satu sama lain selain hubungan antara atasan dan bawahan...


" pah aku gak mau ya " ucap Derian marah


Tania baru kali ini mendengar ucapan Derian yang keras, segitu tidak maunya Derian bersanding dengan dirinya, harga diri Tania sedikit terluka harusnya dirinya kan yang menolak keras, dia masih perawan masih segel, sedangkan Derian perjaka aja gak kan udah punya buntut, Tania kesal dengan sikap Derian yang seperti ini sok banget nih duda...


" saya juga menolak om, saya kan berhak menentukan siapa yang menjadi masa depan saya ini hanya sekedar ciuman yang tidak sengaja, lagi pula bersentuhan fisik kalo bukan di intinya tidak mengakibatkan kehamilan " ucap Tania


ucapan Tania membuat Santi, Danu dan Derian terdiam mereka berpikir apa Tania tidak mempermasalahkan kejadian tadi, harusnya Tania marah dong...


" menghindari fitnah dan juga zina kami sebagai orang tua perlu mengingatkan " ucap Danu


" kalo ketakutan om soal itu saya bisa keluar dari rumah ini saya bisa menyewa kontrakan dan bekerja sampai pak Derian pulang " ucap Tania


lagi-lagi ucapan Tania membuat mereka bertiga terdiam apa setidak maunya Tania di jodohkan dengan Derian, sekarang hati Derian yang sedikit tidak menerima atas usulan Tania, memangnya atasannya siapa Derian apa Tania...


" gak apa-apa tante " ucap Tania


mereka sampai lupa dengan acara yang di selenggarakan oleh sekolah Dio, anak itu sampai cemberut melihat orang-orang dewasa yang bertengkar...


" loh kok cemberut kan mau naik panggung " ucap Tania


" lama sih ental Dio ketinggalan masa seligala terlambat " ucap Dio


" iya maaf ayo berangkat Oma juga udah gak sabar liat cucu Oma yang ganteng ini tampil " ucap Santi


Dio pun di gendong oleh Derian mereka semua berjalan ke arah mobil hari ini Derian yang akan menyetir, ayahnya duduk di depan sedangkan Santi, Tania dan Dio di belakang...

__ADS_1


jarak antara sekolah dan juga rumah tidak terlalu jauh hanya lima belas menit, suasana hanya di isi oleh Dio yang bersemangat karena hari ini di akan tampil perdana di depan semua orang...


" cucu Oma harus menampilkan yang terbaik ok " ucap Santi


" siap Oma " ucap Dio semangat


mobil Derian akhirnya sampai di gedung sekolahan elit itu, sudah banyak orang yang berdatangan ternyata yang sekolah disini kebanyakan orang-orang penting semua...


Derian memberikan kartu akses masuk, walaupun hanya pentas seni anak-anak tapi orang tua mereka orang-orang penting semua agar bisa menghindari yang tidak di inginkan mangkanya mereka memberikan satu kartu akses untuk satu keluarga dan tak lupa mereka juga mengcode wajah agar bisa di sesuaikan...


mereka pun masuk setelah pemeriksaan satu aula di dekor dengan tema binatang karena hari ini temanya binatang, anak laki-laki bertugas sebagai binatang buas sedangkan perempuan jadi binatang lucu, akan ada adegan dimana binatang buas akan memangsa binatang lucu...


khusus orang tua murid mereka harus berkumpul dulu di satu ruangan bersama anaknya untuk mendampingi, begitupun Derian tapi Dio ingin Tania juga ikut karena yang lain di dampingi oleh kedua orang tuanya, Dio juga ingin...


Tania terpaksa ikut semua ini dia lakukan demi Dio, dia merasa menjadi baby sitter lebih berat daripada jadi wakil manajer marketing, sampai kejadian seperti tadi itu semua jauh dari ekspetasi dirinya, haruskah dia meminta Derian untuk mengembalikan dirinya ke perusahaan miliknya dan mencari baby sitter yang lain untuk menjaga Dio...


Dio sudah bersiap untuk naik panggung, sekarang mereka sedang di arahi oleh wali kelasnya yaitu Mrs Weasley, setelah berdoa bersama mereka naik ke atas panggung dan semua orang tua murid di persilahkan untuk duduk di tempat yang sudah di sediakan...


saat Tania mengikuti Derian tiba-tiba pundaknya di tepuk oleh seseorang yang tak lain adalah pemilik sekolah Dio yaitu Alexander...


" hai Mrs Tania " ucap Alexander sambil tersenyum


" hai juga Mr Alexander " ucap Tania


" jangan panggil Mr panggil aja Alex atau sayang juga boleh " ucap Alexander


ucapan Alexander memang tidak lucu tapi gak tau kenapa Tania ingin tertawa saja, percakapan mereka tidak di sadari kalo ada seseorang yang memperhatikan mereka, Derian yang melihat Tania mengobrol dengan seorang laki-laki walaupun itu sahabatnya sendiri tapi gak tau kenapa Derian tidak senang...


thanks jangan lupa like and komen jangan lupa juga tambahin ke favorit 😇😇

__ADS_1


happy reading guys 😉😉


__ADS_2