Cinta Duda Tampan

Cinta Duda Tampan
episode 52


__ADS_3

Belum juga reda keterkejutan Tania karena kedatangan Derian yang tiba-tiba sekarang harus terkejut kembali dengan kedatangan orang tua Derian dan juga anaknya Dio, Tania tidak memprediksi ini semua mana Tania belum bilang ke orang tuanya kalau dirinya sedang menjalani hubungan dengan seseorang dengan status duda anak satu...


" assalamualaikum " ucap Santi


Tania yang mendengar suara yang dia kenali langsung melihat ke depan untungnya pintu utama belum di tutup, terlihat jelas Santi beserta suami dan cucunya datang, membuat Tania tambah syok...


" walaikumsalam, Tante, om mari masuk " ucap Tania


" makasih Tania " ucap Santi sambil tersenyum


tamu yang tak di undang pun masuk dengan Danu membawa sekeranjang buah, ayah Tania sama terkejutnya melihat kedatangan seseorang yang tidak di kenal...


" siapa nduk " tanya ayah Tania


" ini orang tuanya mas Derian yah " ucap Tania


" owalah, silahkan duduk pak, Bu maaf rumahnya seperti ini " ucap ayah Tania


" makasih pak maaf kami juga datang tidak mengabari terlebih dahulu " ucap Danu


" tidak apa-apa saya cuma kaget saja orang biasa seperti kami kedatangan orang penting " ucap ayah Tania sambil tersenyum


" kami juga orang biasa pak " ucap Danu


" nduk bikinin minum buat tamu sekalian bilang sama ibu kalau ada tamu " ucap ayah Tania


" baik yah, saya pamit dulu Tante, om " ucap Tania


Tania pun pergi dari sana menuju dapur untung tadi Tania sudah mandi jadi tidak terlalu kumel kelihatannya, sedangkan Derian cemberut karena di abaikan oleh Tania, dia kan kesini tujuannya untuk bertemu sama Tania tapi kenapa malah di cuekin...


ibu Tania yang sedang memasak menu makanan melirik ke arah belakang melihat siapa yang datang ternyata putrinya...


" sudah ketemu sama pacarmu nduk " tanya ibu Tania


" sudah Bu, malah sekarang nambah Bu " ucap Tania


" nambah gimana " tanya ibu Tania bingung


" cek saja ke depan, tadi ayah juga manggil ibu suruh ke depan, disini biar Tania saja " ucap Tania


" Yo wis ibu ke depan dulu kamu lanjutin " ucap ibu Tania


" iya Bu " ucap Tania


ibu Tania pergi ke arah depan Farah penasaran siapa yang datang ke rumahnya, selain calon menantunya Farah sangat bersyukur karena sebentar lagi dirinya akan mendapatkan menantu mana paket komplit lagi...


" loh ada tamu toh " ucap ibu Tania sambil tersenyum


" kenalin Bu ini orang tuanya le Derian " ucap ayah Tania


" owalah, kenalkan saya Farah ibunya Tania " ucap ibu Tania

__ADS_1


" saya Santi dan ini suami saya Danu, kami orang tuanya Derian " ucap Santi


" silahkan di minum tehnya maaf kami hanya bisa ini saja " ucap ibu Tania


" tidak apa-apa Bu malahan kami yang minta maaf kesini tanpa memberi tahu terlebih dahulu " ucap Santi


ibu Tania hanya tersenyum lalu melirik ke arah Dio anak itu sangat kalem, duduk di pangkuan kakeknya...


" yang kecil ini anak bungsunya Bu " tanya ibu Tania


Santi sempat ragu untuk memperkenalkan cucunya di hadapan calon besannya, tapi ucapan Derian membuat orang tua Tania sangat kaget terlihat dari raut wajah mereka...


" ini anak saya pak Bu " ucap Derian membuat sepasang suami istri paruh baya itu sangat kaget


" anak " ucap ayah dan ibu Tania barengan


" iya saya minta maaf, saya tidak jujur tentang status saya dari awal saya datang kesini, sebenarnya saya duda anak satu dan ini anak saya " ucap Derian walaupun nada bicaranya santai tapi jujur Derian merasa takut, takut akan penolakan...


" bercerai " tanya ibu Tania


" tidak Bu, mantan istri saya meninggal empat tahun yang lalu saat melahirkan anak kami " ucap Derian


" inalillahi " ucap ayah dan ibu Tania barengan


Derian memaklumi atas keterkejutan kedua orang tua Tania, tapi Derian berharap niat baiknya akan di terima tanpa memandang akan status yang dia sandang...


" maaf pak, Bu anak kami lancang mau meminta restu " ucap Danu


" kalau boleh tau tujuan kalian kesini ada apa ya, kami masih belum tau " ucap ayah Tania kembali


" kami kesini bertujuan untuk melamar anak bapak untuk putra saya Derian Wijaya " ucap Danu


sontak ucapan ayah Derian membuat kedua orang tua Tania nambah kaget, belum juga reda keterkejutan mereka akan status Derian sekarang malah mau melamar...


" selepas dari status anak saya, saya mohon pertimbangkan kembali niat baik kami kesini " ucap Danu


ayah Tania tersenyum hangat, lalu melirik ke arah Derian yang menatap dirinya dengan wajah pasrah, dan juga pasti khawatir akan niat baiknya yang tidak tau di tolak atau di terima...


" selagi bukan suami orang kami tidak masalah akan status, tapi kami kembalikan lagi ke putri kami pak semua ada di tangan anak saya, bukan begitu Bu " ucap ayah Tania meminta persetujuan dari sang istri...


" betul pak, Bu selagi bukan suami orang kami tidak masalah, kami hanya bisa berdoa saja semoga ini adalah takdir dari Allah yang sudah di gariskan " ucap ibu Tania


" amiin" ucap mereka


Derian merasa lega mendengar ucapan dari kedua orang tua Tania, sekarang giliran dari Tania nya kalau setuju Derian akan segera merencanakan akan datang lagi melamar Tania dengan resmi...


" Alhamdulillah terima kasih sudah menerima niat baik kami, pak Bu boleh kami bicara dengan Tania " ucap Danu


" sebentar pak saya panggil kan dulu " ucap ibu Tania


" nduk sini sebentar " ucap ibu Tania sedikit berteriak

__ADS_1


Tania yang sedang menggoreng ikan, langsung mematikan kompor lalu berjalan menghampiri mereka yang berada di ruang tamu...


" ada apa Bu " tanya Tania


belum sempat ibunya berbicara sudah terlebih dahulu terpotong oleh teriakan Dio yang memanggil Tania...


" Tante baik, Dio nih main kesini " ucap Dio senang melihat Tania sambil melambaikan tangan ke arah Tania posisi anak itu berada di pangkuan papinya..


" wah Dio hebat ya bisa main ke rumah Tante " ucap Tania Dio hanya menganggukkan kepalanya lucu sekali...


" duduk nduk ada yang mau kita bicarakan " ucap ayah Tania


" ada apa yah " tanya Tania sambil duduk di sebelah ibunya


" orang tua nak Derian mau bicara serius sama kamu " ucap ibu Tania


Tania di buat penasaran dengan obrolan yang akan mereka bicarakan, dirinya saja masih kaget dengan kedatangan mereka ditambah lagi sekarang...


" Tania kami terlebih dahulu minta maaf, pasti kamu sangat terkejut melihat keberadaan kami disini " ucap Danu serius


" sedikit om, memangnya ada apa ya " ucap Tania


" kami kesini selain mau bersilaturahmi dengan kedua orang tua kamu, kami juga mau meresmikan hubungan kalian ke jenjang yang lebih serius " ucap Danu


" maksudnya " tanya Tania lalu melirik ke arah Derian, Derian hanya tersenyum sambil menatap Tania...


" saya tau kamu pasti belum siap, tapi saat saya melihat ke khawatiran anak saya saat mendengar kamu sedang menyiapkan lamaran entah lamaran siapa Derian tanpa berfikir panjang langsung datang kesini, dia takut kamu memilih laki-laki lain yang statusnya masih single " ucap Danu


Tania baru paham apa penyebab Derian sampai nekad kesini ternyata Derian salah paham atas ucapan yang dia dengar, Tania menghela nafas berat lalu berucap...


" mas Derian salah paham om, yang sedang menyiapkan lamaran adalah sepupu saya, saya hanya membantu besok mas Riko mau melangsungkan lamarannya, tentang status, saya sudah pernah bilang ke Tante Santi, saya menerima mas Derian beserta anak dan juga masa lalunya " ucap Tania


" terima kasih kamu sudah mau menerima anak dan cucu saya, lalu lamaran anak saya gimana apa kamu menerima juga " ucap Danu


Tania melirik ke arah kedua orang tuanya, mereka hanya tersenyum membuat Tania semakin gelisah...


" kami terserah kamu saja nduk, kalau kamu bahagia kami ikut bahagia, kami hanya bisa mendoakan yang terbaik buat kalian " ucap ayah Tania


" kalau begitu saya terima lamaran mas Derian " ucap Tania


ucapan Tania membuat hati Derian dan juga kedua orang tuanya merasakan kelegaan ini lah yang mereka nanti nantikan, sebentar lagi mereka akan kedatangan anggota keluarga baru...


" Alhamdulillah, kalau begitu lusa kami akan datang lagi meresmikan lamaran anak saya " ucap Danu


" kami sangat menunggu pak " ucap ayah Tania


setelah obrolan seputar lamaran mereka pun makan siang bersama, tanpa adik kembar Tania karena mereka belum pulang sekolah sebagai pelajar kelas dua belas lagi banyak banyaknya tugas...


thanks jangan lupa like and komen jangan lupa juga tambahin ke favorit 😇😇


happy reading guys 😉😉

__ADS_1


__ADS_2