Cinta Duda Tampan

Cinta Duda Tampan
episode 40


__ADS_3

acara pentas seni berlangsung dengan meriah anak-anak yang naik ke panggung juga sangat bahagia, terlihat setelah acara pentas mereka berfoto bersama mengabadikan momen...


Tania tersenyum melihat Dio yang tersenyum lebar diatas panggung saat berfoto bersama, harusnya anak ini dari dulu masuk taman kanak-kanak agar jiwa sosialisasinya lebih bagus lagi...


Tania melirik kearah samping Derian masih aja dengan wajah dinginnya saat tadi melihat dirinya bersama Alexander, padahal cuma say hai doang, Tania suka heran kenapa sikap Derian suka aneh mendadak, Tania tidak mau berfikir jauh dia sekarang harus fokus ke masalah yang belum selesai...


acara sudah selesai dan para murid dan juga orang tua mulai meninggalkan aula, begitupun keluarga Derian walaupun hanya pentas seni anak tapi jamuan makan tidak kalah dengan acara wedding acara nikahan...


" cucu Oma hebat banget " ucap Santi heboh


" makasih Oma Dio senang " ucap Dio terlihat di wajah anak itu kalo dia memang sangat bahagia...


" sebagai hadiahnya opa akan ajak Dio makan makanan kesukaan Dio, gimana " ucap Danu


" wwaahhh mau opa, Dio mau makan es klim" ucap Dio senang


" ok, ayo Yan ke kedai es krim dulu " ucap Danu


" ehemm, tapi makan es krimnya jangan kebanyakan nanti sakit gigi " ucap Derian


" siap papi " ucap Dio


mereka semua tersenyum melihat tingkah Dio, kostum serigala sekarang sudah berganti dengan kaos oblong warna hitam dan juga celana jeans pendek...


" Tante tadi Alan mau ketemu " ucap Dio


" ketemu sama siapa " tanya Tania


" sama tante kata Alan dia mau kenalin omnya sama tante " ucap Dio


ucapan Dio membuat Derian mendadak menginjak rem, membuat mereka sangat terkejut...


" kenapa sih Yan, ngerem ngedadak nanti bisa celaka " ucap Santi


" ada kucing mah lewat " ucap Derian lalu menjalankan lagi mobilnya, sedangkan Danu yang berada di samping anaknya hanya menggelengkan kepala mana ada kucing, yang ada dia kepanasan sama omongan anaknya sendiri...


" tante kan gak kenal sama omnya Alan gak ketemu juga " ucap Tania


" masa " ucap Dio sambil mengetuk dagunya

__ADS_1


" iya, memangnya Alan kapan bicara sama kamu soal ini " tanya Tania


" kemalen, tapi Dio lupa " ucap Dio


Tania hanya menggelengkan kepala tingkah anak ini sangat lucu, dia tidak tahu saja kalo anak-anak kecil itu menjadi Mak comblang untuk dirinya...


mobil Derian sampai juga di kedai es krim semua orang keluar dari dalam mobil, kecuali Derian dia mau memarkirkan mobilnya dulu...


saat mereka duduk di salah satu meja pelayan yang ada disana menghampiri mereka, dan bertanya mau pesan es krim apa...


" Dio mau rasa apa " tanya Tania


" coklat tante " ucap Dio


" Tante, sama om apa " tanya Tania


" Tante vanila, kalo om gak usah dia gak suka yang manis-manis " ucap Santi


" kamu sendiri mau es krim rasa apa " tanya Santi


" strawberry aja, pak Derian apa ya " ucap Tania


Tania hanya menganggukkan kepalanya pantes waktu itu sampai sakit perut, selain hasil colongan Derian juga tidak bisa makan yang manis dan dingin, Tania berpikir sebenarnya keluarga Derian itu gak tau aneh atau unik, ada yang gak bisa makan es krim, ada juga yang gak bisa makan mie padahal makanan itu banyak yang gemari...


setelah dari kedai es krim keluarga Derian dan juga Tania bergegas untuk pulang, hari ini kedua orang tua Derian akan menginap jadi rumah akan ramai...


sesampainya di rumah mereka semua masuk ke dalam rumah dengan Dio yang sudah tidur saat perjalanan pulang, di sana bibi sudah menyiapkan makan siang untuk semuanya...


Tania membantu bi Asih untuk menyiapkan makan siang, makanan sudah siap tinggal di tata di meja makan...


" gimana mba acara sekolah den Dio " tanya bi Asih


" Alhamdulillah lancar bi, Dio juga seneng " ucap Tania


" syukur deh mba, awal-awal den Dio mau sekolah bibi merasa was-was karena den Dio kan belum pernah bertemu sama banyak orang, sikap den Dio juga pendiam anaknya " ucap bi Asih


" iya sih bi Tania juga pas awal-awal memang merasa takut, takut Dio gak mau bertemu anak yang lain tapi semua itu bisa Dio atasi " ucap Tania


" oh iya, tadi pagi bibi denger di dalam rumah kenapa berisik banget sampai teriakan nyonya kedengeran di gerbang depan " ucap bi Asih

__ADS_1


" cuma kesalahan pahaman aja bi lagian gak penting juga " ucap Tania


" oh gitu, makanannya sudah siap bibi mau panggil tuan sama nyonya dulu, mba Tania mending panggil mas Derian den Dio pasti masih tidur " ucap bi Asih


" saya mau ganti baju dulu bi, lagian saya gak enak manggil pak Derian kan ada om sama tante " ucap Tania


" gak apa-apa mba toh tuan sama nyonya gak masalahin " ucap bi Asih


" maksudnya " ucap Tania


" gak apa-apa tolong ya mba panggil mas Derian " ucap bi Asih


Tania hanya menghela nafas kenapa sih semua orang disini seakan-akan mau menjerumuskan Tania ke duda satu anak itu, Tania pun bergegas ke atas menuju kamar Derian sebelumnya Tania mengganti pakaiannya..


setelah sampai di depan pintu kamar Derian Tania segera mengetuk pintu, tidak ada sahutan dari dalam Tania pun mengetuk kembali saat ketukan kesekian kalinya pintu terbuka dengan Derian yang bertelanjang dada dan handuk yang melilit di pinggang ternyata Derian habis mandi...


" kenapa gak pakai baju sih pak " ucap Tania sambil menutup matanya dengan telapak tangan...


" kan ada orang yang ngetuk pintu gak sabaran mangkanya saya buka dulu " ucap Derian


" iya kan saya gak tau kalo tau kan mending gak usah ngetuk " ucap Tania


" ada apa " tanya Derian


" di suruh makan siang sudah siap " ucap Tania


" iya nanti saya ke bawah " ucap Derian


Tania segera bergegas meninggalkan Derian yang masih berdiri diambang pintu kamarnya melihat tingkah Tania, Derian hanya tersenyum tipis gadis itu terkadang bersikap lucu, kadang juga bar bar, Derian menutup pintu kamarnya lalu bergegas menuju lemari baju hari ini dia sudah mengambil cuti untuk acara anaknya jadi gak perlu lagi untuk kembali ke kantor...


setelah memakai bajunya Derian segera bergegas ke bawah rambutnya sengaja dia tidak sisir, duda satu ini emang meresahkan sekali kalo sudah mode seperti ini siapa saja pasti akan menyukainya...


" lama banget si Yan " ucap Santi


" habis mandi mah gerah " ucap Derian


Danu sudah makan terlebih dahulu sedangkan Tania dan Santi baru saja mengambil makanannya, agar tidak terulang lagi yang waktu itu Derian mengambil makanannya sendiri tanpa Tania ambilkan....


thanks jangan lupa like and komen jangan lupa juga tambahin ke favorit 😇😇

__ADS_1


happy reading guys 😉😉


__ADS_2