Cinta Duda Tampan

Cinta Duda Tampan
episode 36


__ADS_3

Tania dan Derian segera meninggalkan kantor karena tadi Tania sempat di telepon katanya kelas Dio sudah bubar, dan Dio sudah menunggu di depan bersama wali kelasnya, Tania sempat panik karena telat menjemput Dio...


Tania melirik ke arah Derian yang menyederkan badannya ke jok mobil, wajahnya masih pucat Tania pikir-pikir Derian tidak makan yang aneh-aneh tadi pagi makan seperti biasa tidak pedas juga, pas makan malam juga makan yang dia mau gulai ikan gurame...


mobil Derian sampai di depan gerbang sekolahan elit itu, terlihat Dio yang berdiri bersama Mrs Weasley, Tania segera turun dan sedikit berlari karena tidak enak karena Mrs Weasley menunggu lama...


" maaf Mrs saya telat " ucap Tania tidak enak


" tidak apa-apa lain kali harus tepat waktu ya Mrs Tania " ucap Mrs Weasley


" iya, terima kasih " ucap Tania


" iya sama-sama, selamat pulang Derdio " ucap Mrs Weasley


" sampai jumpa lagi Mls " ucap Dio


Dio melambaikan tangan ke arah Mrs Weasley pertanda perpisahan, dan di balas oleh Mrs Weasley, Tania membawa Dio ke arah mobil dan membukakan pintu penumpang saat di dalam Dio kaget karena papinya ada disana..


" loh papi kok ada disini gak kelja " tanya Dio


" papi sakit Dio " ucap Tania


" sakit apa malam aja papi makan es klim baleng Dio " ucap Dio


Tania kaget mendengar itu, masa cuma makan es krim bisa sakit perut, kenapa hari ini jantung Tania berasa di kasih andrenalin terus, banyak kagetnya kurang damainya...


" loh bukannya terakhir kita cuma makan buah " ucap Tania


" gak Tante, semalem papi makan es klim pas tante tidul " ucap Dio


" Dio tau darimana " tanya Tania


" bi Asih, kata bi Asih papi makan es klim Dio mangkanya hali ini es klimnya mau bibi ganti " ucap Dio


" pantes sakit perut makan hasil nyolong sih " gumam Tania


" saya masih bisa dengar ya Tania " gumam Derian lirih


" oh masih denger bagus lah, Dio sekarang kita ke klinik dulu ya periksa papi nanti kita makan siang sama-sama " ucap Tania


" iya Tante " ucap Dio


" papi kuat ya " ucap Dio sambil memeluk Derian


Derian dengan keadaan lemah dan mata tertutup hanya bisa tersenyum mendengar ucapan anaknya, makin sayang deh...


mobil pun pergi menuju salah satu klinik, Derian gak mau di bawa ke rumah sakit katanya trauma, tapi ya sudah lah Tania juga gak bisa maksa yang sakit kan Derian...

__ADS_1


sesampainya mereka di klinik Tania menggandeng tangan Derian membantu agar Derian tidak jatuh di sisi lain Dio memegang tangan Derian, Tania mendudukkan Derian dan Dio di tempat tunggu sedangkan Tania mendaftar setelah mendaftar dan menunggu akhirnya giliran Derian yang akan di periksa...


" misi dokter " ucap Tania


" silahkan masuk, siapa yang sakit " tanya dokter


" ini dok " ucap Tania sambil menunjuk kearah Derian


Tania tau menunjuk orang itu tidak sopan, tapi mau gimana lagi dia bingung mau menyebut Derian apa, mau di sebut Derian bossnya takut gak percaya, mau disebut suami tapi bukan...


" oh suaminya " ucap Dokter


" eh, bukan dok " ucap Tania


" gak usah malu, masih muda ya udah punya anak ganteng lagi, kalo boleh saya tau suami mba sakit apa " tanya dokter


Tania suka heran kenapa sih kalo setiap kita mau meriksakan ke dokter, pertanyaan dokter selalu sama sakitnya apa, keluahannya apa, kan kita kesini pengen tau kita tuh sakit apa, kalo kita tau mending gak usah periksa...


" perutnya sakit dok " ucap Tania


" oh gitu, mual-mual apa gimana apa mbanya hamil " ucap dokter


Tania sempat mau debat sama dokter sebelum ucapan Derian mengurungkan niat Tania untuk protes, mana ada dia hamil nikah aja belum malam pertama juga belum masa udah hamil memangnya dia Siti Maryam yang di kasih anugrah sama Allah...


" bukan dok saya sakit perut salah makan " ucap Derian


bibir Tania mendumel karena omongan dokternya membuat Derian terkekeh geli, benarkan kata Derian kalo Tania itu gadis aneh, Tania pun membantu lagi Derian untuk berbaring di ranjang yang ada di ruangan itu biar bisa tidur, lalu dokter memeriksa sedangkan Tania duduk kembali bersama Dio anak itu sangat kalem...


" sudah selesai, silahkan duduk kembali pak " ucap dokter


" terima kasih " ucap Derian


Derian bangun dari ranjang, saat Tania ingin membantu Derian mengintruksikan untuk duduk saja, dia masih kuat untuk berjalan ke arah mereka...


" ini hanya masalah pencernaan saja, bapak kebanyakan makan yang manis dan dingin sepertinya tidak biasa makan makanan seperti itu ya pak " tanya dokter


" mungkin " ucap Derian


" ini saya resepkan obat dan juga vitamin bisa di tebus di depan " ucap dokter


" terima kasih dok kami permisi " ucap Tania


" sama-sama mba " ucap dokter


Tania, Dio, dan Derian pun keluar dari ruangan dokter umum tersebut, Tania menebus obat Derian sedangkan Derian dan Dio sudah keluar duluan untuk menunggu di dalam mobil saja, tak lama Tania kembali dengan satu kantong plastik berwarna putih...


" mau makan apa " tanya Tania

__ADS_1


" mau makan bulgel tante " ucap Dio


" bapak mau makan apa " tanya Tania


" apa saja " ucap Derian


" kita makan di rumah aja ya nanti burgernya makan di rumah kasian papi kan lagi sakit " ucap Tania


" iya tante " ucap Dio


" lalu saya " tanya Derian


" bapak makan masakan bi Asih aja tadikan katanya apa aja " ucap Tania


Derian hanya menghela nafas pasrah, dia juga sebenarnya mau makan junk food tapi kayanya perutnya belum bisa menerima makanan instan...


" pak kita langsung pulang saja " ucap Tania ke pak Amin


" baik mba " ucap pak Amin


sedangkan supir yang satunya lagi sudah pulang duluan saat tau Derian pulang lebih awal, Tania melupakan sesuatu kalo di rumah sudah ada Santi akan ada banyak pertanyaan nanti...


mobil Derian melaju menuju rumah, tanpa banyak bicara hanya suara Dio yang menyanyikan lagu yang dia bawa dari sekolahnya Tania bersyukur karena Dio sangat cepat beradaptasi Tania kira Dio akan susah beradaptasi tapi ternyata tidak...


" Dio sudah punya teman di sekolah " tanya Tania


" hemm udah ada Alan, Jackson dan juga Justin " ucap Dio


" wah bule semua temannya " tanya Tania


" gak cuma Jackson aja yang bule, Alan matanya sipit, kalo Justin mukanya kaya Dio " ucap Dio


" kaya Dio gimana " tanya Tania bingung


" ganteng " ucap Dio sambil tersenyum pede sekali anak duda satu ini membuat Tania ikut tersenyum juga..


mobil Derian sudah sampai di rumah mereka bertiga keluar dari dalam mobil, Tania membantu Derian sedangkan Dio sudah berlari menuju pintu utama saat dirinya sampai pintu terbuka ternyata Santi yang sudah tersenyum melihat anak dan juga cucunya...


" loh kok mama ada di rumah " gumam Derian


" saya lupa ngasih tau bapak " balas Tania


memang benar Tania lupa akan keberadaan Santi di rumah Derian, ekspresi Derian mungkin saja tenang sedangkan Tania malah gugup...


thanks jangan lupa like and komen jangan lupa juga tambahin ke favorit 😇😇


happy reading guys 😉😉

__ADS_1


__ADS_2