Cinta Duda Tampan

Cinta Duda Tampan
episode 91


__ADS_3

Tak terasa kehamilan Tania sudah menginjak usia sembilan bulan, perutnya yang sudah semakin membesar mereka sampai sekarang belum tau jenis kelamin anak mereka karena setiap di USG anak Tania dan Derian selalu membelakangi tapi itu tidak masalah buat Derian dan Tania apapun jenis kelamin anaknya mereka akan bersyukur...


karena kehamilan Tania berada trimester akhir jadi Derian sengaja mengambil cuti sebulan untuk menemani istrinya, seperti olahraga yoga khusus ibu hamil, kelas mengurus anak dan banyak lagi, masa ngidam Derian pun sudah berakhir di trimester ke enam dan sekarang Derian sudah menjadi manusia normal lagi...


saat mengalami ngidam Derian memiliki julukan CEO bayi telon karena wangi Derian seperti bayi bukan wangi maskulin seperti CEO biasanya, julukan itu terbentuk saat sahabatnya Alex memanggil dirinya dengan CEO bayi telon di hadapan sebagian karyawannya jadilah julukan itu dia dapatkan dari para sahabatnya dan juga pegawai kantornya...


seperti sekarang Derian sedang menemani Tania yoga di salah satu taman di kompleks perumahan yang mereka tempati, sambil jalan pagi untung hari ini weekend jadi selain Derian Dio juga ikut menemani Tania, anak itu sudah memakai baju sweater Hoodie dan celana training dengan warna senada dan tak lupa sepatu berwarna senada yaitu grey...


sedangkan Tania sendiri memakai baju khusus yoga, dan Derian sama penampilannya seperti anaknya walaupun beda warna Derian memakai setelan serba hitam, mereka sudah sampai di taman itu banyak sekali orang yang melakukan olahraga banyak anak-anak yang bermain di tempat bermain khusus anak-anak dan juga ibu-ibu hamil yang akan melakukan yoga, walaupun hanya ada lima orang termasuk Tania mereka juga di dampingi suami mereka masing-masing...


" mami aku ke tempat bermain ya " ucap Dio


" hati-hati ya sayang jangan berantem sama temen kamu " ucap Tania memperingati


Dio yang mendengar itu jadi memberengut tidak suka, bukan dirinya yang duluan tapi teman sekompleks nya yang duluan...


" tapi kan Will duluan mami " ucap Tania


" kalian kan sering bermain kenapa selalu bertengkar " ucap Tania


" Will selalu ngeledek aku, katanya adiknya yang akan keluar duluan sedangkan adik aku belakangan " ucap Dio tidak senang


Tania yang melihat anaknya merajuk hanya tersenyum sambil mengelus rambut Dio, Dio sangat lucu kalau sudah begini anak itu memeluk perut besar Tania sambil mengelus perut Tania Dio sangat suka saat adiknya merespon elusan tangannya...


" mami sama bundanya William sama sayang usia kehamilannya tapi siapa yang duluan lahir adiknya tinggal tunggu waktu saja " ucap Tania


" mami harus sehat ya adik bayi juga Dio akan temani mami terus sampai Dede bayi lahir " ucap Dio


adegan ibu dan anak itu tak lepas dari penglihatan sang ayah yang sedang berbincang dengan tetangga kompleks yang tak lain adalah ayah dari William, Derian tersenyum melihat Dio yang memeluk tubuh Tania walaupun tangan kecilnya tidak sampai karena kehalang perut besar Tania...


" pasti kan ada Abang Dio sama papi juga pasti mami akan dan Dede bayi akan baik-baik saja " ucap Tania

__ADS_1


dia sangat terharu karena anak sambungnya selalu menyayanginya, sempat Dio beberapa Minggu ke belakang anak itu murung sekali sifatnya dingin terhadap orang rumah, Tania tidak tahu apa yang terjadi Tania selau berpikir mungkin Dio moodnya sedang tidak enak...


" mami apa mami akan tetap menyayangi aku saat adik bayi lahir " tanya Dio


Dio menatap ibunya dari bawah dengan tatapan polos tapi Tania bisa lihat di mata anaknya ada rasa sedih...


" pasti, Dio kan anak mami juga Abang yang akan menjaga adik bayi, akan jadi Abang yang terbaik sedunia, dan juga menjadi anak yang selalu membanggakan mami sama papi " ucap Tania


" Dio sangat saya sama mami, sama papi setengah aja karena papi suka aneh kelakuannya " ucap Dio


Tania hanya terkekeh kecil mendengar kalimat terakhir dari ucapan anaknya Tania menatap Dio, apa yang tidak membuat Tania tidak menyayangi Dio apa karena Dio bukan anak kandungnya tapi Tania menyayangi Dio lebih dari anak sambung, Tania sangat menyayangi anak itu, Dio yang pertama menemukan dirinya dan Tania sangat bersyukur...


" sana main liat tuh Will udah liatin kamu terus " ucap Tania sambil menunjuk ke arah anak laki-laki dengan dagunya terlihat anak itu yang seumuran dengan Dio....


Dio melihat ke arah yang di tunjukkan ibunya memang benar Will alias William itu tersenyum tapi Dio merasakan kalau senyum itu seperti senyum meledek, Dio hanya memalingkan wajahnya saat William melambaikan tangannya...


" ya sudah Dio kesana dulu mami yang semangat olahraganya biar sehat " ucap Dio


Dio berlari ke arah anak laki-laki itu, sesampainya disana Tania melihat kalau Dio sempat memukul pantat William membuat Tania tertawa kecil lucu sekali tingkah mereka, Derian yang melihat istrinya yang sudah sendiri lalu menghampiri sebelumnya Derian berpamitan ke ayah William yang bernama Andre...


" sayang " panggil Derian


Tania menengok ke arah suara lalu tersenyum saat mendapati suaminya yang menghampiri dirinya...


" mas sudah ngobrolnya " tanya Tania


" sudah sayang, seru banget tadi aku liat " ucap Derian


" siapa " tanya Tania


" kamu sama Dio mana sambil ada adegan peluk-pelukan lagi buat iri aja " ucap Derian

__ADS_1


" sama anak sendiri cemburu kamu " ucap Tania


" tapi kan Dio juga laki-laki sayang " ucap Derian


Tania hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah suaminya, tapi selang tak lama Derian berlutut di hadapan Tania membuat Tania kaget...


" mas, kenapa berlutut " ucap Tania kaget


dan ternyata Derian membenarkan tali sepatu Tania yang terlepas sebelah...


" mas cuma benerin tali sepatunya sayang, nanti kalau ke injek bahaya " ucap Derian


Tania merasa terharu mendapat perhatian seperti itu, setelah mengikat tali sepatu Derian mencuri ciuman di perut besar Tania membuat Tania tersenyum Derian tuh bukan tipe orang yang romantis tapi sekalinya dia melakukan membuat Tania tak bisa berhenti tersenyum...


" ayo yoga nya sebentar lagi akan mulai " ucap Derian


" hemm, mas yakin mau ikutan " tanya Tania karena baru kali ini Derian ikut karena beberapa bulan ke belakang pekerjaan Derian semakin banyak jadi Tania selalu di temani Dio...


" kenapa gak sayang, banyak kok para suami yang ikut nemenin istrinya yoga, tuh liat " ucap Derian sambil menunjuk ke arah lapangan kecil khusus untuk yoga


" makasih ya mas udah mau nemenin " ucap Tania


" sama-sama sayang " ucap Derian sambil mencium puncak kepala Tania...


mereka berdua pun berjalan menuju tempat yoga mereka kebagian barisan ke dua dan belakangnya ada ayah dan ibunya William, dan depannya tetangga rumahnya yang berjarak dua rumah dari rumah Derian...


thanks jangan lupa like and komen jangan lupa juga tambahin ke favorit 😇😇


happy reading guys 😉😉


^^^gak kerasa ya bentar lagi novel ini akan segera tamat, yuk guys ramein kolom komentar dan juga kencengin likenya makasih 🙏🙏^^^

__ADS_1


__ADS_2