Cinta Meyla

Cinta Meyla
FlashBack part 3


__ADS_3

Setelah kepergian mereka. meyla langsung pergi ke rumah org tuanya untuk memberi tau semuanya..


Meyla mengetuk pintu smabil mengucapksn salam.


Tok tok tok


" assalamualaikum "


Pintu terbuka oleh Raina kakak tiri meyla.


"mau apa kau kesini.?" tanya Raina sinis tanpa menjawab salam meyla.


"mey mau ketemu sama papa kak" jawab meyla


" sana masuk papa sama mama lagi nonton TV " jawab Raina sambil membuka pintunya lebih lebar.


Setelah meyla masuk dan menuju ruang keluarga. Meyla gugup untuk mengungkapkan segala yg telah terjadi tadi. Tapi Dia mencoba memberanikan diri nya.


" pa .. ma ada yg mau meyla katakan sama kalian" kata meyla gugup.


" Ada apa mey. duduklah dulu." jawab papa.


Meyla langsung duduk.

__ADS_1


" Pa . Ma mey sama mas Darwin mau bercerai. " kata meyla hati hati tangan nya sudah gemetaran dari tadi.


" Apa?? " mama meyla tersentak kaget.


" apa yg sudah kamu lakukan sampai Darwin mau menceraikan mu? " tanya mama penuh emosi..


Meyla semakin takut. Dari dulu dia selalu takut sama ibu tirinya ini..


"mas Darwin tidak mencintai mey ma. Dia bahkan tadi membawa mbak Maya yg ternyata org yg di cintai nya selama ini" jelas meyla mencoba tidak gugup lagi


Mama yg mendengar nama Maya di sebut langsung tersenyum tipis dan berubah menjadi lebih tenang .


" apa kamu sudab yakin dengan keputusan mu mey. ?" tanya papa lembut.


" iya pa mey sama mas Darwin gk saling cinta.. kasian mas Darwin jika harus mengorbankan perasaan nya pada mbak Maya" jelas meyla yg masih bisa memikirkan org lain. padahal dirinya juga rapuh.


Meyla merasa di hujam ribuan jarum di jantung nya. sangat sesak dan sakit mendengar ucapan Papa nya barusan.


'Bahkan di saat seperti ini pun Papa masih mementingkan martabat keluarga nya. di banding aku anak nya. ' batin meyla menjerit menangis meratapi nasib nya ke depan nya bagaimana.


Mama terlihat tersenyum puas mendengar kata kata Papa begitu pun dengan Raina yg sedari tadi menguping.


'Rasain lo mey. bentar lagi lo bakal di usir dari rumah ini. dan cuma gue dech tuan putri di rumah ini' Raina tersenyum puas.

__ADS_1


" Pa lebih baik mey di kirim ke luar kota saja. biar tidak ada yg tau kalau keluarga Bramarta mempunyai anak janda di usia yg masih muda" Mama mulai provokasi.


" Ya sudah mey. besok kamu siap siap pergi ke kota. dan ini uang untuk ongkos kamu ke sana kamu bisa cari kerjaan di sana. sambil menenangkan dirimu." kata Papa yg langsung


menyetujui usul Mama.


Deg


'bahkan papa mau aku pergi ke kota hanya karna malu punya anak janda di usiaku yg masih muda. tapi mungkin inilah yg terbaik. membantah pun percuma' batin meyla ingin menangis tapi dia tahan agar terliah tegar.


" Baiklah Pa besok aku akan pergi ke kota. seperti yg Papa minta. " jawab meyla tersenyum tegar.


Akhirnya meyla pun kembali ke rumah untuk mempersiapkan barang barang nya untuk pergi ke kota. Sakit . Rapuh. Kecewa. itulah yg di rasakan meyla saat ini. Tidak ada yg membela atau melindunginya. Semua orang seakan ingin Dia pergi jauh dari hidup mereka.


FlashBack OF


Lidya langsung memeluk erat meyla dan menangis. Vikka pun melakukan yg sama..


" jadi mey sampai saat ini kamu masih virgin?" tanya Lidya yg selalu kepo.


Meyla hanya mengangguk sambil menghapus air matanya.


" Berarti kamu masih suci dong mey. Ya ampun mey. aku kira kamu beneran janda tapi ternyata kamu masih virgin" kata Lidya yg tk percaya.

__ADS_1


" sudah apaan si ko malah itu yg di bahas. Kita makan aja yuk aku laper dari tadi cerita sambil nangis." kata meyla sambil beranjak dari kasurnya di ikuti dua teman nya.


Setelah selesai makan Lidya pamit pulang. Meyla dan vikka juga kembali ke rumah makan untuk membantu ibu rum.


__ADS_2