Cinta Meyla

Cinta Meyla
Mendapat Restu


__ADS_3

Andra sekarang sedang menyuapi Meyla bubur. Meskipun Meyla tak nafsu makan tapi Andra tetap sabar membujuknya.


"Mas sudah aku sudah kenyang" Meyla menahan


tangan Andra yg mau menyuapi nya.


"Satu suap lagi ya. kamu kan baru makan 3 suap sayang. " Andra tetap memaksa.


Mau tak mau Meyla membuka mulutnya yg terasa pahit. Andra langsung memberi Meyla minum dan minum obat nya.


"Mas" pangil Meyla


"hmmm. apa sayang?" tanya Andra lembut


"apa kamu masih mau melanjutkan hubungan kita?" tanya Meyla ragu


Andra terkejut mendengar pertanyaan Meyla. Dia langsung menggenggam tangan Meyla.


"apa maksudmu? tentu saja aku akan melanjutkan pernikahan kita" jawab Andra


"Tapi aku ini hanya anak seorang pembantu dan aku juga yatim piatu. aku gak pantas buat kamu" kata Meyla menunduk


"sayang apa yg kamu katakan? aku tak peduli kamu mau anak siapapun yg jelas aku sangat mencintai mu" jawab Andra


"Tapi mas kamu pantas mendapatkan yg lebih baik dariku" ucap Meyla lagi

__ADS_1


"Meyla Azzahra Cukup. kamu jangan pernah lagi bicara seperti itu. aku tak akan melepaskan mu apapun alasan nya. Kamu kan tau apapun yg terjadi kamu tetap akan menjadi istriku sayang " jelas Andra sedikit emosi


"Terimakasih mas. kamu udah mau menerimaku apa adanya. aku mencintaimu " Meyla langsung memeluk tubuh Andra dan menyembunyikan wajahnya di dada bidang Andra.


" iya sayang aku juga sangat mencintaimu. Jangan bicara seperti itu lagi " Andra membalas pelukan Meyla.


Tiba tiba Papa masuk ke dalam kamar Meyla.


"Mey. kamu sudah minum obatnya?" tanya Papa


Meyla langsung melepas pelukannya dan menyuruh Papa nya untuk mendekati Meyla.


"Pa kemarilah Mey mau bicara sama papa" kata Meyla tersenyum


"Maafkan papa mey" ucap papa setelah berada di depan Meyla. Tak di sangka Meyla malah memeluk erat tubuh papa nya itu.


Papa dan Andra sampai menangis haru mendengar penuturan Meyla. Mereka tak menyangka Meyla akan menerima nya dengan lapang dada.


"Mey menikahlah dengan Tuan Andra. kamu harus bahagia sekarang. Papa merestui kalian dan papa tetap akan menjadi wali kamu. Karna dulu juga papa yg sudah jadi wali kamu nak." kata Papa mengelus rambut Meyla


"Terimakasih banyak Pa" ucap Meyla melepas pelukannya


"hmmm. pa apa mey boleh tanya sesuatu?" tanya Meyla ragu


"Boleh. kamu mau tanya apa?" tanya Papa balik

__ADS_1


"kenapa kalian dulu memaksa mey menikah dengan mas Darwin?" akhirnya lolos juga pertanyaan yg ingin sekali Meyla tanyakan sejak dulu.


"sebenarnya Papa gk suka sama Maya pacarnya Darwin di luar negri. karna pergaulannya yg bebas dan kenapa Papa ingin kamu menikah dengan nya karna Papa melihat kepribadian kamu. Semoga kamu bisa merubah sifat Darwin yg keras. Tapi ternyata Papa salah 3 bulan setelah kalian menikah Papa mendapat kabar pacarnya Darwin melahirkan dan koma. Papa bingung harus bagaimana lagi menghadapi anak itu. Papa juga gk tau kalau ternyata Darwin membawa Revan untuk kamu urus dan alasan Papa juga menyuruh mu pergi ke kota agar kamu tak hidup menderita lagi. Papa tau kamu selalu di siksa sama mama dan kakak mu. Tapi papa juga gk bisa berbuat apa apa nak. Maafkan Papa" jelas Papa sambil menangis merasa bersalah.


"Meyla sudah memaafkan Papa ko. Meyla gk pernah dendam dengan siapapun" ucap Meyla menghapus air mata Papanya.


Andra yg mendengar semua itu benar benar salut pada kekasihnya itu. Betapa lembut hatinya sehingga Dia bisa memaafkan Papa nya yg sudah membuat hancur masa depan nya itu.


' kamu memang malaikat sayang' batin Andra.


"Ya sudah papa keluar dulu. kalian mau menginap lagi atau langsung pulang?" tanya Papa


"Mey mau pulang. Tapi mey mau ziarah dulu ke makam ibu dan kedua org tua mey. apa papa bisa kasih tau di mana makam kedua org tua mey" jawab Meyla


"Tentu nak. kebetulan kedua org tuamu juga di makamkan di pemakaman tempat ibumu di makam kan" jawab Papa


"kalau begitu mey mau siap siap dulu pa" kata Meyla


"iya nak. papa keluar dulu" Jawab Papa berjalan pergi keluar kamar.


Andra langsung mendekati Meyla dan memeluknya erat. Andra juga mencium kening dan kedua Pipi Meyla.


"Mas kenapa?" tanya Meyla bingung


"aku cuma bahagia sayang bisa mendapatkan wanita sepertimu" jawab Andra yg langsung mencium bibir Meyla.

__ADS_1


Andra memangut dan menghisap bibir Meyla dengan lembut. Lidah nya sudah mengabsen seluruh rongga mulut Meyla. Meyla pun membalas ciuman Andra dengan segenap perasaan nya.


__ADS_2