Cinta Meyla

Cinta Meyla
Kamu Harus Percaya Padaku


__ADS_3

Di dalam mobil Meyla hanya diam dan melihat keluar jendela mobil. Andra sesekali melirik ke arah kekasihnya itu.


"kamu kenapa diam aja sayang?" tanya Andra


"gak papa. cuma lagi males biacara aja udah ngantuk." jawab Meyla tanpa menoleh ke arah Andra


Andra memberhentikan mobilnya dan menarik lembut dagu Meyla agar melihat kepadanya.


"kalau bicara itu lihat org nya bukan lihat ke jendela " ucap Andra kesal


Meyla hanya diam menatap wajah Andra yg begitu tampan.


"Aku kan udah bilang kalau aku udah gk punya perasaan apapun sama iren. kamu percayakan sama aku?" tanya Andra


Meyla hanya mengangguk


"Kalau ada masalah atau ada yg kamu fikirkan itu bicarakan sama aku. bukan hanya diam begini. " kata Andra lagi


Meyla hanya mengangguk


"kalau diajak bicara itu jawab. bukan hanya mengangguk saja" kata Andra yg langsung mendekatkan wajahnya ke Meyla.


Cupp


Andra mencium bibir Meyla yg terasa manis dan membuatnya menjadi candu. Andra melu*mat lembut bibir Meyla. Tangan nya menahan tengkuk Meyla dan memperdalam ciuman nya.


Cukup lama mereka ciuman sampai mereka kehabisan nafas baru Andra melepas ciuman nya dan mengusap bibir Meyla yg basah.


"sayang aku gk suka kamu cuma diem aja kayak gitu. kalau kamu cuma diem aja aku jadi ingin terus mencium mu tau?" ancam Andra menatap lembut kekasihnya

__ADS_1


Meyla hanya menggelengkan kepalanya.


"Masih belum mau bicara. mau aku cium lagi kamu?" tanya Andra


"Ayo kita pulang aja mas. udah malam" jawab Meyla tersenyum manis dengan muka yg sudah merah.


Andra tersenyum geli melihat muka Meyla yg merah merona. Andra segera melajukan mobilnya menuju Rumah ibu Rum.


Sesampainya di depan Rumah ibu Rum Andra dan Meyla tidak langsung turun dari mobil.


"ingat kamu jangan pernah berfikiran macem macem tentang aku dan Irena. kamu harus percaya padaku" kata Andra lembut sambil menggenggam tangan Meyla.


"Iya mas. aku selalu percaya sama kamu. ya udah aku masuk dulu ya. kamu langsung pulang ya" kata Meyla lembut


"iya sayang. kamu cepetan istirahat. Tidur yg nyenyak jangan lupa mimpiin aku" goda Andra lalu mengecup tangan Meyla mesra.


Andra mencium kening Meyla lama seakan Dia tak rela berpisah dengan kekasihnya. Lalu Andra juga mengecup bibir Meyla.


Setelah Ritual perpisahan itu Meyla langsung turun dari mobil dan masuk ke dalam Rumah dan menuju kamar nya. Dia sangat lelah sekali sehingga tak butuh waktu lama setelah Meyla bersih bersih dan berganti pakaian Dia langsung terlelap di tempat tidurnya.


.....................


Hari ini adalah hari pertama Irena kerja di kantor nya Andra. Dia berdandan sangat wah dan memakai pakaian ketat dan seksi.


Setelah sampai di gedung ARC GROUP Irena segera menuju ruangan nya yg telah ditunjukan pleh pihak HRD. Ruangan Irena persis bersebelahan dengan Ruangan CEO ARC GROUP.


Irena masuk kedalam ruangan Andra dengan membawa berkas yg harus Andra tanda tangani.


Tok tok

__ADS_1


Irena langsung masuk setelah Dia mengetuk pintu. Irena menghampiri Andra dengan senyum secerah mentari.


"Ini ada berkas yg harus di tanda tangani. Dan juga nanti ada miting diluar saat makan siang dengan perusahaan xx" kata Irena sambil menyodorkan berkas yg dipegang nya pada Andra.


Andra hanya diam dan langsung menandatangani berkas itu. Dia selalu bersikap dingin pada semua karyawan nya termasuk Irena. Itulah kenapa membuat semua org selalu segan dan takut jika menghadap dengan Tuan Andra.


"Siapkan semuanya. nanti kamu ikut saya miting" kata Andra datar


"Baik" jawab Irena sambil berlalu pergi. Dia tidak aneh diperlukan dingin oleh Andra. karna Dia tau Andra adalah org yg profesional dalam bekerja tidak akan memandang saudara atau teman. bahkan mantan pacar. 😃😃


.................


Siang ini Andra baru saja selesai miting dengan kliennya. Dia sudah pergi ketika miting selesai. Kini hanya tinggal Andra dan Irena yg sedang makan siang.


"Andra aku gak nyangka perusahaan ARC GROUP bisa berkembang pesat sampai diluar negeri. Nama kamu aja sampai terkenal dimana mana" Irena membuka pembicaraan


"Hmmm" jawab Andra malas


"Andra gimana kabar putrimu. aku ingin bertemu deh. aku belum tau wajah putrimu pasti cantik ya?" kata Irena


"nanti kapan kapan aku kenalkan sama putriku." jawab Andra


"oke. Gimana kalau wikend ini kita pergi jalan sekalian bawa putrimu?" ajak Irena


"boleh nanti aku ajak Meyla juga" jawab Andra santai


"iya. bener ajak Meyla juga" jawab Irena dengan nada kecewa.


Akhirnya setelah mereka selesai makan mereka langsung kembali ke kantor karna masih banyak kerjaan yg belum selesai.

__ADS_1


__ADS_2