
Andra masih diam memikirkan ucapan Jack.. Entahlah perasaan nya susah untuk di artikan..
"Menurut Gue lo harus perjuangin dan pertahankan Dia bro. Tiara juga bakal ngerti. bukan maksud lo hianatin Dia tapi keadaan lah yg harus membuat lo cari pengganti Tiara. iklhas dan relalakan Tiara. lo udah terlalu lama menyendiri dan Aira juga butuh sosok ibu. Lo jangan terlalu egois cuma mikirin diri lo aja. fikirin juga Aira. anak lo" kata Jack yg tau isi fikiran Andra yg sedang kacau..
'Sebenarnya apa yg di katakan Jack ada benar nya juga. mungkin gue udah mulai suka sama Meyla. Tapi Gue terlalu gengsi buat ngakuin perasaan gue sendiri. Mungkin ini saatnya gue bangkit dan menata hidup baru lagi. Tiara aku tetap akan selalu mencintaimu.. Tapi aku juga tk bisa membohongi perasaan ku lagi. kamu dan Meyla selalu ada tempat di hatiku. Maafkan aku Tiara. ' batin andra..
" Baiklah gue bakal pake saran lo. gue bakal perjuangin Meyla.Tapi masalah nya sekarang Dia dingin banget sama gue. Dia udah terlanjur kecewa sama gue" Andra sambil mengacak ngacak rambut nya.
" Mungkun ini adalah perjalanan cinta kalian.. Lo harus berjuang buat Dia. Doi udah terlalu menderita dengan sikap lo selama ini. Ini saatnya lo harus buat Dia bahagia. Ingat Bro Karma masih Berlaku. " Jack terus menasehati sahabat nya.
" Sialan lo kampret. " Andra melempar pena yg tadi di pegang nya tepat mengenai dada Jack..
" hahahaha. cepetan lo pepet doi. Emang nya lo gk tau punya lo karatan gk di pake terus. hahaha" kata Jack sambil berlari pergi takut kena tonjok Andra.
" Awas aja lo Kampret" Andra mengumpat.
Setelah bicara dengan Jack tadi membuat Andra yakin bahwa Dia memang mencintai Meyla. Dan dia udah bertekad untuk memperjuangkan cintanya. Dia gk mau kehilangan wanita yg di cintai nya lagi. Kerena kebodohan dan keegoisana nya.
Begitu ingat bagaimana dulu Andra bertengkar hebat sengan Tiara hanya karna Tiara minta Andra menemani nya ke dokter kandungan.. Tapi Andra malah menolak karna banyak kerjaan. Tiara marah dan memaki Andra sebagai suami tidak bertanggung jawab. Jelas Andra yg egois gk akan pernah mau mengakui kesealahan nya. Dia malah menyuruh Tiara pergi bawa mobil sendiri. Dan bilang bahawa Tiara cewek manja dan gk pernah mau mandiri.
Sehingga membuat Tiara murka dan pergi membawa mobil sendiri. karna fikiran nya yg kacau membuatnya tidak fokus dan akhirnya dia tak melihat kendaraan lawan arah yg sedikit oleng. sehingga kecelakaan pun tk bisa di hindari lagi.
__ADS_1
Sejak saat itu Andra menyadari kesalahan dan keegoisan nya terhadap istri nya. Dia menyesal karna telah mementingkan kerjaan nya di banding istrinya. sehingga Andra harus kehilangan istrinya untuk selamanya itu semua karna keegoisan nya..
Tok tok tok
Terdengar suara pintu ruangan nya yg di ketuk. Sehingga membuyarkan lamunan Andra.
" Masuk" jawab Andra.
Dan masuk seorang wanita cantik dan seksi dengan paju setelan kantor nya yg ngetat.
" maaf Tuan sebentar lagi ada miting dengan perusahaan XX " kata sekertaris Andra sambil menunduk hormat.
"Baik" jawab sekertaris Andra sambil menunduk dan berlalu pergi keluar di ikuti Andra menuju ke ruang miting.
Selesai miting Andra langsung pulang. Tapi sebelum Dia pulang ke rumah nya Andra berniat pergi ke rumah Meyla dulu. Dia sudah mau memulai misi nya untuk membuat Meyla percaya lagi padanya.
Sesampainya di rumah Meyla. Andra langsung turun dari mobil dan berjalan masuk ke pekarangan rumah sederhana itu. Andra mengetuk pintu rumah sambil menggulung lengan kemeja navi nya hingga ke siku.
" assalamualaikum " ucap Andra memberi salam
Akhirnya pintu terbuka oleh Meyla yg masih menunduk sehingga belum tau siapa yg datang.
__ADS_1
"waalaikumsalam. cari siap..." Meyla belum menyelesaikan kalimat nya karna saat Dia mendongakkan kepalanya melihat siapa yg datang. Meyla langsung tersentak kaget.
" Mau apa Tuan kesini?" tanya Meyla ketus
" Aku kesini mau menemui Bundanya Aira" jawab Andra tersenyum manis.
"Maaf Tuan salah alamat. Di sini gk ada Bunda nya Aira. di sini hanya ada pengasuh nya Aira" kata Meyla datar
" okhh.. kalau begitu saya mau ketemu sama pengasuh Aira saja" Andra terus tersenyum manis.. agar Meyla mau sedikit luluh. Tapi bukan Meyla namanya kalau bisa luluh hanya karna senyuman saja.
" Maaf tidak bisa . ini sudah malam. bukan waktunya berkunjung ke rumah org" kata Meyla sambil masuk dan menutup pintunya dengan keras..
Andra merasa kecewa dengan sikap Meyla padanya. Tapi Dia gk akan menyerah Dia akan datang tiap hari menemui Meyla tak perduli bila harus di tolak mentah mentah seperti barusan. Yang jelas Andra mau memperlihatkan kesunghuhan nya.
Meyla masuk ke kamar nya sambil mengumpat kesal..
'Dasar Tuan Andra yg gk punya perasaan. ngapain coba malem malem kesini. gk tau malu banget. Udah bikin anak org kecewa. masih aja mau menampakan muka nya. Bikin muak aja.' Meyla mengumpat dalam hati .
Tapi sebenarnya perasaan nya bahagia melihat kedatangan Andra apalagi tadi melihat senyuman Andra yg manis terlihat semakin tampan. Tapi meyla segera menepis perasaannya Dia gk mau kecewa lagi.
Karna terlalu lelah akhirnya meyla pun terlelap sambil memeluk bantal guling.
__ADS_1