Cinta Meyla

Cinta Meyla
Kecemasan Andra dan Jack


__ADS_3

Andra dan Jack sudah memasuki hutan. Perasaan Andra dan Jack benar benar cemas. Mereka sangat takut terjadi sesuatu dengan kekasih nya.


Dani juga merasa was was memikirkan mereka terutama Meyla.


"Mey kamu dimana.Vikka? "teriak Lidya cemas


"Be kamu dimana?" Jack ikutan teriak


"Mey sayang kamu dimana?"teriak Andra


"Sebaiknya kita berepencar saja" kata Jack semakin cemas.


Mereka semua mengangguk dan berpencar. Andra dan Jack berjalan ke arah kanan.


Sementara Dani dan Lidya berjalan ke arah kiri.


"Vikka. Meyla kalian dimana ?" Lidya masih teriak


"kamu tenang dulu ya. kita cari mereka sama sama. Mereka pasti baik baik saja" Dani mencoba menghibur


"iya" jawab Lidya sambil mengangguk.


....................


Andra dan Jack benar benar cemas. Mereka terus menyusuri hutan di hari yg mulai gelap.


"gimana ni bro. udah mau gelap. Tapi mereka belum ketemu juga?" tanya Jack panik


"lo tenang. gue yakin pasti bisa nemuin mereka" jawab Andra tenang.


Jack salut melihat sikap Andra yg selalu tenang dalam menghadapi masalah apapun.

__ADS_1


Tiba tiba terdengar jeritan keras seseorang.


"akhhhhhhh"


"Tolong. Tolong. " suara itu terdengar sangat jelas di telinga mereka berdua. Andra dan Jack segera menuju sumber suara.


..................


Sementara itu Meyla panik saat melihat kaki Vikka luka karna tersandung batu akhirnya Vikka jatuh dan kaki nya terkena ranting pohon yg runcing. Meyla juga ikutan jatuh karna dia tepat ada di depan Vikka jadi Vikka menubruk tubuh Meyla.


"Kamu gak papa kan Vikk. sini kita duduk dulu" kata Meyla panik sambil membantu Vikka duduk dan mengecek lukanya.


"Aku gak papa ko cuma perih dikit aja. lukamu lebih besar lihat tangan mu berdarah banyak sekali" Vikka sambil memegang tangan Meyla yg bercucuran darah itu.


Vikka menangis antara takut dan khawatir melihat luka meyla yg lebih parah dari padanya


"kamu jangan nangis. aku gk papa. kita pasti akan keluar dari hutan ini" Meyla menghibur. padahal dia juga panik apalagi luka di tangan kirinya terasa sangat perih. Tapi Dia tahan karna takut akan membuat Vikka maki cemas.


"Sayang kamu gak papa"


Meyla tersenyum senang karna sudah ada yg menemukan mereka. Vikka langsung memeluk kekasihnya dan menagis sejadi jadi nya


"Be udah kamu jangan nangis lagi. ada aku sekarang. kamu jangan takut" Jack menenangkan kekasihnya


Andra langsung menghampiri Meyla dan mencium keningnya lalu memeluk dengan erat.


Andra benar benar takut kehilangan Meyla wanita yg bisa mengisi kekosongan hatinya.


"kamu gak papa kan?" tanya Andra setelah melepaskan pelukan nya. beralih memegang wajah Meyla dengan kedua tanganya lalu mengecup bibir Meyla.


"Disini ada Vikka juga Jack. kamu apaan si langsung cium cium gitu aja" Bisik Meyla sambil memukul lengan Andra

__ADS_1


"Gak papa. lagian mereka juga gk lihat. Habis aku khawatir banget sama kamu. tau gak?"Andra sambil mengelus pipi mulus Meyla


"aku gak papa ko. kamu tenang aja. makasih ya sudah khawatirkan aku" jawab Meyla tersenyum


Andra tersenyum manis. Tapi senyumnya memudar saat melihat tangan kiri Meyla yg bercucuran darah. Dia langsung meraih tangan Meyla dengan hati hati.


"gk papa gimana? Tangan mu luka parah seperti ini. " Andra cemas


"Mas cuma luka kecil ko. di kasih obat merah juga akan sembuh" ucap Meyla menenangkan kekasihnya


"Gak. pokonya kamu harus ke rumah sakit sekarang" Ucap Andra sambil menggendong tubuh Meyla .


"Mas aku bisa jalan sendiri. yg luka tangan ku bukan kakiku. Turunin aku" teriak Meyla kaget


"Diam. Jack cepat kita keluar dari hutan ini tangan Meyla luka. " perintah Andra tak peduli dengan Meyla yg masih mengoceh


"Siap bos. kaki Vikka juga luka" jawab Jack yg langsung menggendong Vikka juga.


Berbeda dengan Meyla Vikka justru senang dan tanpa protes. Karna Vikka anak yg selalu di manjakan ibu dan Almarhum ayah nya.


.................


Sementara Dani dan Lidya sudah kembali ke tenda karna mereka merasa capek dan lelah. Lagian mereka yakin kalau Andra dan Jack bisa menemukan mereka.


Benar saja tak lama kemudian munculah dua pria tampan yg keluar dari hutan sambil menggendong kekasih mereka masing masing.


Semua yg ada di sana menatap iri pada dua wanita yg beruntung di perlakukan manis oleh pria setampan dan sekaya mereka..


"Kenapa mereka gak mati aja si. Bikin kesel aja" Gina penuh emosi


"iya lihat tuh si Vikka sama si janda itu sok kecantikan banget" Risa ikut emosi

__ADS_1


"kita harus buat rencana biar mereka bisa jera terutama si janda murahan itu" Timpal Gina


Saat Meyla dan Vikka telah di obati oleh tim medis yg sengaja di sediakan oleh pihak kampus. Setelah Meyla membujuk Andra agar tidak membawanya ke rumah sakit. Bahkan Meyla harus mencium pipi dan bibir Andra. Tapi akhirnya Meyla bisa membujuk Andra juga.


__ADS_2