
Andra yg sudah tidak sabar dengan nafsu birahinya. Dia segera menggendong tubuh Meyla dan melatakan nya di tempat tidur. Andra berada di atas tubuh Meyla dan menciumi leher putih nan mulus milik Meyla.
"Ahhh.. mas geli tau" desahan Meyla membuat nafsu Andra makin menjadi. Dengan satu tarikan jubah mandi yg di pakai Meyla sudah terlempar ke sembarang arah.
Andra tertegun melihat tubuh polos istrinya yg sangat menggairahkan. Andra terus menciumi tubuh istrinya itu. Sampai Dia ingin menyatukan nafsu mereka Andra merasa aneh kenapa sempit sekali bukan nya Dia seorang janda pikirnya.
"Ahhh. mas sakitttt" teriak Meyla mencengkram bahu Andra kuat
"sabar sayang. sebentar lagi" Ucap Andra yg masih berusaha menjebol **** ***** Meyla.
"Akhhhhh" teriak Meyla lagi saat rasa sakit yg baru Dia rasakan dan tak bisa diucapkan dengan kata kata.
Andra yg telah berhasil menjebol kegadisan Meyla langsung memainkan nya dengan sangat lembut dan lihai. Andra terus mencium bibir istrinya mencoba mengurangi rasa sakit nya.
Rasa yg awalnya sakit kian lama berubah menjadi kenikmatan. Itulah yg Meyla rasakan saat ini.
"Ahhhhh" teriak Andra saat mencapai puncak kenikmatan nya. Dia langsung ambruk memeluk istrinya dengan posisi Andra masih di atas istrinya.
Saat Andra ingin beranjak dan mengambil selimut yg sudah terletak di lantai. Tiba tiba mata Andra terbelalak melihat bercak darah di seprei putih itu. Andra langsung menyelimuti istrinya dan Dia memeluk istrinya.
"sayang ada yg mau aku tanyakan?" tanya Andra
"apa? menanyakan apa aku ini masih gadis. iya?" Meyla balik bertanya
Andra tersentak kaget saat istrinya mengetahui isi fikiran nya itu.
"jadi kamu beneran masih gadis?" tanya Andra bingung
__ADS_1
"iya mas. Aku emang masih gadis." jawab Meyla santai
"Terus apa mantan suamimu tak pernah menyentuh mu sama sekali?" tanya Andra lagi
"Gimana mau menyentuhku. Pas baru nikah aja Dia langsung pergi dan gk pulang sampai 2 bulan Dia baru pulang kerumah dengan membawa Revan yg masih bayi. Terus Dia pergi sampai 3 tahun kemudian Dia pulang membawa mbak maya dan meminta cerai padaku. " Jelas Meyla sambil memainkan jari nya di dada bidang suaminya
"Gimana aku bisa di bilang janda coba. padahal tidur sekamar pun tak pernah" kata Meyla lagi
Andra terkejut mendengar penuturan Meyla. Jadi selama ini hanya status nya saja yg janda Tapi dirinya masih suci tanpa sentuhan lelaki. Ada rasa bangga di hati Andra saat mengetahui itu semua.
" Terimakasih sayang. kamu sudah menjadi yg terbaik dalam hidupku" Andra mencium kening Meyla.
"Huhh. gk nyesel sekarang udah nikahin janda?" tanya Meyla mencibirkan bibirnya
"Gak.. malah aku bangga bisa mendapatkan cintamu" ucap Andra mengecup bibir meyla sekilas
Tiba tiba tubah Andra sudah berada di atas Meyla seperti tadi. Meyla dibikin ngeri melihat senyum nakal suaminya itu.
"Mau apa lagi mas?" tanya Meyla gugup
"mau lanjutin yg tadi " jawab nya santai sambil terus menciumi tubub Meyla.
Akhirnya malam yg panjang pun terjadi. Hanya ada suara desahan dan erangan kenikamatan di kamar pengantin baru itu.
..............
Tepat pukul 04.30 Meyla sudah membuka matanya. Badan nya terasa remuk karna kerjaan suaminya semalam. Dia tak menyangka kalau suaminya bisa sekuat itu. Bahkan mereka hanya tidur 2 jam. Jiwa duda selama kurang lebih 7 tahun itu benar benar membuat Meyla kewalahan menandingi nafsu suaminya itu.
__ADS_1
Meyla hendak bangun tapi Dia merasa sakit dan perih di bagian intim nya. Dia mencoba bangkit dari tidur nya dengan tertatih tatih. Meyla masuk ke kamar mandi dan berendam dengan air hangat agar tubuh nya kembali vit.
Meyla yg sudah selesai mandi segera menuju ke walk in closet Dia mengambil baju santai nya dan segera memakainya. Lalu Meyla keluar menuju suaminya yg masih betah di bawah selimut.
"sayang bangunn udah siang" Meyla mencium pipi Andra agar bangun dari alam mimpi nya.
Andra mengerjapkan matanya dan tersenyum saat melihat istri cantik nya. Andra langsung bangun dan mengecup bibir Meyla. Meyla terperanjat kaget mendapat serangan dadakan.
"Morning kiss honey" ucap Andra mesra
"ishhh kamu ini. cepat mandi sana. kamu gk ke kantor sekarang?" tanya Meyla
"ya nggak lah sayang. aku kan masih cuti satu minggu. Kita perlu bulan madu kan. Lagian aku bos nya siapa yg akan melarang" Kata Andra santai
"kamu ini. seharusnya bos itu memberi contoh yg baik bukannya malah masuk kerja semaunya. " ucap Meyla kesal dengan kesombongan suaminya
"ya udah si sayang. Aku kan mau bulan madu dulu sama kamu. Kita mau bulan madu kemana?" tanya Andra antusias
"Terserah mas saja. Tapi jangan jauh jauh ya aku kan gk boleh terlalu lelah sama dokter" Meyla mencari alasan. Padahal emang Dia males aja pergi jauh jauh.
"oke dech kalau begitu. kita pergi ke Villa aku yg ada di puncak gimana?" tanya Andra lagi
"iya sayang. Udah cepetan mandi aku mau ke kamar Aira. Hari ini Dia sekolah kan. ?" kata Meyla
"iya sayang. aku mandi dulu ya. Kamu gk usah ngerjain apapun disini sudah banyak pelayan" Andra mencium kening Meyla dan berlalu pergi ke kamar mandi.
Meyla hanya menghela nafas dengan tingkah suaminya Dia langsung pergi ke kamar Aira dan membantu Aira mandi dan bersiap siap untuk sekolah.
__ADS_1