Cinta Meyla

Cinta Meyla
Chapter 5


__ADS_3

Seminggu telah berlalu. Hari ini adalah hari terakhir Meyla dan Andra di Villa. Meyla sudah membereskan barang barang nya dari tadi pagi. Tapi suaminya belum juga bangun. Meyla memilih duduk di sofa sambil memainkan ponsel. Tapi tiba tiba ada chat dari kaka tirinya di ponsel Meyla. Dia langsung membuka chat dari kakanya.


kak Raina


Mey. aku sekarang ada di kota A. Aku mau numpang bentar di rumah suamimu sebelum aku punya tempat tinggal.


Meyla mengerutkan dahi nya. Lalu membalas chat dari kaka nya itu.


**Me


Ada apa kaka sampai datang ke kota A?


Kak Raina


aku mau cari kerja di kota A Mey.


Me


Bukan nya kaka udah punya kerjaan di kantor Papa?


Kak Raina


aku gagal memajukan perushaan mey. Selama ini aku terlalu santai menanggapi masalah di perusahaan. Jadi Papa nyuruh aku mencoba kerja di luar kota


Me


ohhh. baiklah aku tanyakan dulu pada suamiku ya ka


Kak Raina


oke. mkasih ya**

__ADS_1


Meyla tak membalas lagi chat nya. Dia malah mengetuk ngetukan ponsel nya di dagu seolah sedang berfikir.


Meyla menghembuskan nafas beratnya. Dia bingung harus bicara atau tidak pada suaminya. Karna Dia juga tidak ada hak jika harus mengizinkan kaka nya tinggal di rumah Andra.


Andra yg sudah membuka mata dari tadi tapi masih berbaring dibawah selimut. Dia mengamati apa yg sedang dilakukan istrinya. Ada rasa curiga dihatinya melihat istrinya chatan yg entah dengan siapa mungkin juga dengan lelaki. Hadeuhhh posesif banget.


Andra langsung bangun dan menghampiri istrinya yg masih asyik melamun.. Andra langsung mencium kening Meyla.


"Mas.. udah bangun" kata Meyla kaget


"iya.. ngelamunin apa? sampe gk keliatan aku udah bangun" Andra duduk di samping Meyla


"hmmm. gk ada apa apa ko. Cepetan kamu mandi sana bukan nya sekarang kita pulang. Aku udah kangen sama Aira" Meyla tersenyum


"Baiklah.. aku mandi dulu ya" Andra mencium puncak kepal Meyla lalu pergi masuk ke kamar mandi.


Setelah selesai bersiap siap Andra dan Meyla pun pergi keluar kamar dan langsung menuju parkiran. Tak lupa Mereka juga pamitan dulu pada Bi Iyem.


Kini mereka sudah berada di dalam mobil. Keduanya masih diam dengan fikiran masing masing.


"hmmm" Andra masih fokus menyetir


'Aduhhh. gimana cara ngomongnya ya... Kenpa aku jadi gelisah gini si' batin Meyla


"hmmm. tadi Kak Raina chat aku" ucap Meyla ragu


"Terus?" tanya Andra bingung


"Dia bilang mau minta tinggal sementara di rumah kamu sama aku. Katanya Dia mau cari kerja disini. Aku bingung mau bilang apa. Jadi aku bilang aja Dia harus minta izin sama kamu langsung" jelas Meyla


Andra mengerutkan dahinya bingung.

__ADS_1


"Kenapa harus cari kerja bukan nya Dia sudah kerja di perusahaan Papa?" tanya Andra bingung


Meyla menghela nafas lalu menceritakan apa yg kaka nya sampaikan di chat tadi.


"kalo aku si terserah kamu aja. Kalo kamu izinin ya aku juga izinin. Mau gimana juga Dia Kaka iparku juga " kata Andra setelah mendengarkan cerita Meyla


"hmmm. aku juga bingung.. kalo diizinin gimana kalau nggak juga gimana" Meyla terlihat sangat bingung


"Ya sudah jangan terlalu difikirkan... Nanti kita bicarakan lagi " Andra mengelus kepala Meyla


Karna keasyikan mengobrol tak terasa mobil mereka sudah sampai ke pekarangan rumah Andra. Meyla langsung turun dan berniat membawa barang mereka tapi di cegah oleh Andra.


"Sayang.. Biar pelayan saja. ayo kita masuk kamu gk boleh kecapean" Andra merangkul pinggang Meyla dan berjalan masuk ke dalam Rumah.


"Assalamualaikum "Ucap Meyla yg langsung masuk kerumah Andra.


Saat mereka melangkah menuju kamarnya tiba tiba terdengar suara tawa Aira di kamarnya. Meyla yg penasaran pun memilih masuk ke kamar Aira.


"Assalamualaikum.. Aira sayang Bunda pu..." belum sempat melanjutkan kata kata nya Meyla sudah terkejut melihat Aira sedang bercanda ria dengan Raina.


"ka kapan kaka kesini? " tanya Meyla kaget


"Ehhh. kamu udah pulang Mey? Baru saja aku datang.. Aku kangen sama ponakan ku yg cantik ini" Raina mencubit gemas pipi Aira


"Bundaaa" Aira lari dan langsung memeluk Meyla yg masih bingung


"Sayang.. Bunda kangen" Meyla langsung menggendong Aira dan mencium kedua pipi nya.


"Aira juga kangen.. Bunda Papi mana?" tanya Aira


"Papi ada di kamar sayang. mungkin Papi cape jadi langsung istirahat." jawab Meyla

__ADS_1


"ka istirahat lah dulu dikamar tamu. kaka pasti cape kan? aku mau bawa Aira ketemu Papinya dulu " Meyla tersenyum lalu melangkah keluar dari kamar Aira dan menuju kamar nya dengan perasaan resah.


'Kenapa ka Raina langsung datang kesini sebelum aku kasih jawaban untuk tinggal disini' Meyla berbicara dalam hati.


__ADS_2