Cinta Meyla

Cinta Meyla
Irena Kharisa


__ADS_3

Malam hari nya Meyla disibukan dengan membuat kue. Vikka yg tadi juga membantu. Tapi karna sekarang sudah pukul 10 malam akhirnya Vikka tumbang di kamarnya.


Tepat pukul 12 malam kue buatan Meyla baru selesai. Meyla menyimpan kue nya di dalam lemari makanan.


"Akhirnya selesai juga. Huh lelah nya. Besok tinggal menghias kue ulang tahunnya. Untung aja kuliah siang" Meyla bergumam pada diri sendiri. Meyla pun akhirnya pergi ke kamarnya untuk tidur..


Besok paginya Meyla masih disibukkan dengan kegiatan menghias kue ulang tahu pesenan nya.


"Mey ibu mau ke rumah makan. ini kartu nama dan alamat yg pesan kue. " kata Ibu Rum sambil menyerahkan kartu nama


"iya bu terimakasih " jawab Meyla


"kalau gitu ibu mau ke rumah makan dulu ya. assalamualaikum " pamit ibu Rum


"waalaikumsalam" jawab Meyla sambil mengambil kartu nama yg di berikan ibu Rum.


"Irena kharisa" gumam meyla membaca nama yg tertera di kartu. Meyla segera mengambil ponsel nya dan memasukan nomor yg ada di kartu nama lalu mnelpon nya.


"Hallo assalamualaikum. apa benar ini yg kemarin memesan kue untuk pesta ulang tahun di catering Ibu Ruminah?" sapa Meyla ramah


"ohh. iya saya iren bagaiman apa kue nya sudah jadi?" tanya Irena


"Sudah mbak. nanti sore saya akan antar ke alamat yg mbak kasih " jawab Meyla ramah


"oke. kalo gitu di tunggu ya. " Irena tersenyum licik

__ADS_1


"iya mbak. assalamualaikum " ucap Meyla langsung menutup telepon nya.


"Aku harus segera siap siap ke kampus ni" Meyla bergumam sendiri


Meyla telah siap untuk pergi ke kampus. Saat Dia keluar dari rumah Meyla melihat mobil milik Andra. Tak berapa lama Andra keluar dari mobil dengan setelan jas warna crem. membuat ketampanan nya tidak bisa dikalahkan. Hidung mancung kulit putih bersih. dan badan yg tinggi tegap six pack.


"Kamu ngapain disini mas. bukan nya lagi kerja ya?" tanya Meyla bingung setelah Meyla berada di depan Andra


"Aku mau antar kamu ke kampus. Lagian aku kan pemilik perusahaan jadi bebas dong mau keluar kapan aja" Andra tersenyum bangga


"hmmm. tapi kampus aku deket lho. jalan kaki juga bisa" Meyla menolak secara halus


"Kamu tega aku sudah kesini. terus kamu gk mau aku anter gitu?" Andra kesal


Meyla hanya diam. Dia kalah telak. Sebenarnya Meyla bukan gk mau di antar tapi Dia belum siap jika harus jadi pusat perhatian para Mahasiswa kampus. Cukup yg kemarin ikut kemping aja. Meyla gk mau jadi bahan gosip seisi kampus. Tapi mau bagaimana lagi inilah resikonya menjadi kekasihku seorang Tuan Andra yg semua org kenal dengan kekayaan dan kekuasaannya.


"iya mas aku masuk" jawab Meyla sambil masuk ke dalam mobil mewah milik Andra


Setelah masuk Andra langsung melajukan mobil nya ke arah kampus xx yg padahal sangat dekat. Tak butuh waktu lama mobil Andra telah terpakir di halaman kampus. Semua mahasiswa yg melihat mobil mewah milik Andra hanya bisa bengong di tambah lagi yg keluar dari mobil itu adalah Meyla yg pernah membantah hubungan nya dengan Andra


"Sayang kamu kenapa diam terus dari tadi?" tanya Andra


"ehh. ngga aku cuma lagi mikirin nanti antar pesanan kue nya mau ajak Vikka atau Lidya sekalian main" jawab Meyla bohong


"ohh. ajak dua dua nya aja. maaf ya nanti sore aku ada miting penting jadi gk bisa antar kamu" Kata Andra penuh sesal

__ADS_1


"gak papa ko. aku bisa sendiri. ya udah aku masuk dulu ya sayang" kata meyla menahan malu


"iya sayangku" Andra tersenyum senang lalu mencium kening Meyla.


"mas hati hati ya" jawab Meyla tersenyum manis dan mencium tangan Andra.


Semua yg melihat hanya bisa menatap iri ke mereka berdua.


Setelah Andra pergi Meyla segera masuk ke kelas nya. Benar saja apa yg Dia duga semua mahasiswa sedang berbisik ketika melihat Meyla.


Tiba tiba datang Gina dan Risa menghadang Meyla.


"Hey janda murah*an. jangan sok cantik ya gue yakin tuan Andra cuma main main aja sama lo" ucap Gina


"Terus kalau memang mas Andra hanya main main sama aku apa urusan nya sama kalian. Kalian juga kan bukan siapa siapa Dia" kata Meyla tenang


Plakk


Satu tamparan keras mendarat di pipi Meyla sehingga pipi Meyla merah dan terasa panas.


"Berani ya lo ngomong gitu sama gue. lo liat aja nanti gue bakal bisa dapatin Tuan Andra secara gue adalah anak dari teman bisnis Tuan Andra. Sementara lo cuma janda murahan udah punya anak lagi. Benar benar menjijikan. pasti suami lo dulu ceraikan lo karna lo itu pela*ur" kata Gina lantang sehingga yg ada disana bisa mendengar ucapan Gina.


Meyla hanya bisa menangis. kata kata Gina barusan benar benar membuatnya sakit. Dadanya terasa sesak.


"CUKUP. Kalian gak tau apa yg terjadi padaku. kalian juga gak tau apa apa tentang hidupku. Dan apa yg kamu ucapkan itu tidak benar. Aku memang seorang janda. aku juga punya anak tapi aku bukan pela*ur. Aku menjadi seorang janda dan mempunyai anak dalam keadaan halal. Dan apa yg salah dengan statusku. apa aku merugikan kalian dengan statusku?"

__ADS_1


Meyla memberanikan diri untuk mengungkapkan isi hatinya selama ini. Sudah cukup Dia selalu dihina dan diremehkan selama ini. Sekarang Dia ingin melawan tak mau di injak injak lagi.


__ADS_2