
Setelah mereka sampai dirumah sakit xx. Mereka langsung menuju ruangan Meyla dirawat. Saat berada di depan pintu mereka mendengar gelak tawa di dalam ruangan ternyata di dalam sudah ada Lidya dan Vikka.
"Assalamualaikum " ucap mereka serempak setelah Andra membuka pintu.
"Waalaikumsalam " jawab Mereka yg ada didalam.
"Hai meyla. Gimana keadaan mu?" tanya Riza dengan senyum manis nya
"alhamdulillah dokter. aku udah baikan ko" jawab Meyla tersenyum
"Dokter apa kabar?" tanya Meyla lagi
"aku juga baik ko mey" jawab Riza tersenyum
"Mey siapa Dia. Ganteng banget?" Bisik Lidya menyenggol tangan Meyla.
"Hush. kamu ini udah punya pacar juga masih aja genit" Kata Meyla yg juga berbisik takut di dengar mereka yg ada disana.
"ohh. iya dok kenalkan ini Lidya dan yg ini Vikka pacarnya Mas Jack" Meyla memperkenalkan
"ohh hai. Saya Riza" Riza mengulurkan tangan nya seraya tersenyum
"Vikka"
"Lidya" mereka bergantian menjabat tangan Doter Riza
"kamu pacar nya Jack?" tanya Riza pada Vikka
Vikka hanya mengangguk dan tersenyum
"wahh. Bisa juga Jack pilih cewek" ucap Riza
Vikka hanya tersenyum malu.
"Mey aku pulang dulu ya. " kata Lidya
"iya. terimakasih ya sudah mau kesini temenin aku" Meyla tersenyum ramah
__ADS_1
"iya santai aja Mey. kamu cepetan sembuh biar kita bisa sama sama lagi" kata Lidya tulus
Meyla hanya mengangguk dan tersenyum
"Ehh. nek lampir mau bareng pulang gak?" tanya Lidya pada Vikka
"Kurang ajar kamu ya. aku cantik kaya gini dibilang nek lampir" ucap Vikka emosi
"Cantik si cantik tapi tetep aja galak" ucap Lidya
"Udah udah. kalian ini berantem mulu. Gimana aku gk lemah jantung coba punya teman gesrek semua" ucap Meyla tertawa mengejek
"Enak aja kamu mey. udah ahh aku mau pulang dulu." ucap Lidya memeluk Meyla
"aku juga mau pulang Mey. kamu kan udah ada yg nemenin sekarang." Ucap Vikka yg juga memeluk Meyla setelah Lidya melepaskan pelukannya.
"iya. terimakasih ya. sana kalian pulang aja lama lama aku bisa ikutan Gila kalau terus ada disini" jawab Meyla tertawa renyah
"Dasar... Kumat dech udah sakit juga masih aja nyebelin" kata Vikka kesal
"Biarin aja. wllek" Meyla menjulurkan lidah nya meledek
"Semuanya kita pergi dulu ya. jagain ni nona Sengklek ini. Assalamualaikum " ucap Lidya dan Vikka yg langsung lari keluar ruangan Meyla.
"Waalaikumsalam " jawab mereka tersenyum geli melihat tingkah tiga sahabat itu.
"Dasar Lidya. Untung aja aku lagi sakit kalau nggak udah aku kejar tuh anak" Meyla menggerutu kesal
"Udah deh sayang jangan marah marah ingat kondisimu " kata Andra lembut sambil berjalan dan duduk di pinggir tempat tidur Meyla.
"ohh ya mas apa kalian udah baikan?" tanya Meyla penasaran
"iya mey kita udah baikan dan itu semua berkat kamu" jawab Riza tersenyum
"ahh. syukurlah kalian sudah baikan. aku senang dengar nya" Meyla tersenyum senang
"iya sayang. semua ini berkat kamu" Ucap Andra mengusap punggung tangan Meyla
__ADS_1
"itu semua bukan karna aku. Tapi semua rencana Allah yg sudah mau menyatukan kalian kembali aku cuma ngasih saran aja" jawab Meyla tersenyum manis.
"iya Mey kamu benar. ya udah aku mau pulang dulu ni. kamu cepat sembuh ya turuti semua kata dokter biar kamu bisa cepat sembuh total" kata Riza panjang lebar
"iya bro makasih ya sudah mau kesini" kata Andra
"sama sama bro. gue balik dulu ya. Assalamualaikum " pamit Riza
"Waalaikumsalam " jawab Meyla dan Andra
Kini tinggal Andra dan Meyla yg ada di ruangan itu. Mereka sedang asyik bercerita sampai dokter datang untuk memeriksa keadaan Meyla.
"Selamat sore Nona Tuan" sapa sang dokter
"Siang dok" jawab Meyla tersenyum sementara Andra hanya mengangguk dengan muka datar nya.
"apa ada keluhan Nona?" tanya Dokter sambil memerikasa Meyla
"hmmm. hanya dada saya masih suka nyeri sedikit dok" jawab Meyla jujur
"itu wajar nona. Anda hanya tidak boleh lelah dan kurang tidur. Minum obat nya dengan teratur dan harus chek up seminggu sekali" jelas Dokter
"baiklah dokter saya akan lakukan semua perintah dokter" kata Meyla tersenyum
"Saya rasa keadaan Nona sudah stabil jadi besok sore Nona sudah bisa pulang " Ucap Dokter lagi
"Benarkah?" tanya Meyla antusias
"iya Nona asalkan Nona tidak melanggar semua larangan saya" kata Dokter lagi
"iya dok. Saya akan melakukan semua perintah Dokter " Meyla mengangguk dan tersenyum senang
"kalau begitu saya permisi dulu Nona Tuan" Dokter berlalu pergi
"ahhh. akhirnya besok bisa pulang juga" Ucap Meyla senang
"Tapi ingat gk boleh kelelahan dan makan harus teratur. Dan satu lagi obatnya harus diminum dengan teratur " ucap Andra mencium pipi Meyla
__ADS_1
"iya mas. " jawab Meyla tersenyum