Cinta Meyla

Cinta Meyla
Penyesalan Tuan Andra


__ADS_3

Irena yg sedang duduk santai sambil menonoton Tv di kejutkan dengan kedatangan Riza yg langsung menerobos masuk dengan wajah menahan amarah.


"Puas lo hah?" tanya Riza tiba tiba


"apa maksud mu?" tanya Irena sok polos


"gara gara semua kebohongan lo. gue dipecat dari Rumah sakit xx. dan gue bakal susah buat dapat kerjaan lagi" ucap Riza penuh emosi.


"maksud mu. Andra udah tau semuanya?" tanya Irena cemas


"lo pikir gue bakal dipecat gitu kalau Andra gk tau semuanya " jawab Riza kesal


"Terus aku harus gimana? Andra pasti marah besar sama aku" Irena panik


"Terserah lo mau mgapain juga. yg jelas gue udah gk mau ikut campur urusan lo lagi" Riza sambil berlalu pergi


Irena yg panik setelah tau kebohongan nya terbongkar segera membereskan barang barang nya. Dia pergi keluar apartemen. Irena melajukan mobil nya dengan kecepatan tinggi. Dia bermaksud menuju kota B untuk menyembunyikan diri sebelum Andra datang menemuinya.


.....................


Andra yg masih nyaman di alam mimpinya. perlahan megerjapkan matanya. Dia melihat sekeliling kamar yg Dia tempati.


"gue dimana?" Andra berbicara sendiri dengan ekspresi bingung.


"lo di apartemen gue. masa iya lo lupa" jawab Jack yg tiba tiba muncul dibalik pintu.


"lo semalam mabuk berat. sebenarnya lo ada masalah apa?" tanya Jack


Andra pun menceritakan semuanya.


"Dasar bodoh lo. kenapa lo bisa lakuin itu ke Meyla. lo gk liat Dia itu wanita lembut. mana mungkin Dia tega bohongin lo." Jack kesal mendengar cerita Andra

__ADS_1


"iya gue tau kalau gue terlalu bodoh Jack. Terus sekarang gue harus gimana Jack?" tanya Andra putus asa


"gue tanya sama lo. sebenarnya lo cinta gk sama Meyla ? gue takut aja lo cuma mainin Dia kaya dulu " kata Jack yg ikut duduk di pinggir tempat tidur


"ya gue beneran cinta. Cinta banget malahan sama Meyla. gue juga menyesal dengan semua kebodohan gue selama ini" kata Andra menunduk sedih


"oke. kalau lo emang cinta sama Meyla. berarti lo harus perjuangin Dia lagi. apalagi Meyla udah mau lulus. lo langsung ajak nikah aja Doi" kata Jack memberi saran


"emang nya Meyla bakal mau maafin gue?" tanya Andra


"gue yakin lo bakal di maafin sama Meyla. Dia itu bukan org pedendam. lo cuma harus bersabar dulu sampe Meyla benar benar bisa percaya lagi sama lo" jawab Jack


"udah sekarang lo mandi terus kita keluar buat cari sarapan. Lo harus semangat perjuangin Meyla lagi. " ucap Jack menepuk bahu Andra memberi semangat. Lalu Dia berlalu pergi keluar kamar Andra.


Andra yg sudah segar dan berganti pakaian. Dia langsung keluar kamar dan menghampiri Jack yg sedang duduk di sofa.


" kita mau makan dimana Jack?" tanya Andra ikut duduk di sofa


"barusan Vikka chat gue. katanya di suruh ke rumah nya " jawab Jack santai


Andra hanya mengikuti langkah Jack dengan perasaan yg gelisah.


"Lo kenapa gelisah gitu bro?"tanya Jack yg masih fokus menyetir


"gue takut ketemu Meyla. Gue takut Dia gk bakal terima kedatangan gue" Andra mengutarakan isi hatinya.


"udah lo tenang aja.. selama gue sering ketemu vikka di rumah nya.. Meyla tetep biasa ko. Doi gk pernah bahas masalah lo dia bukan tipe org pendendam." Jack menyemangati


Sesampainya di rumah Ibu Rum Jack dan Andra langsung turun.


Tok tok tok

__ADS_1


"assalamualaikum " ucap Jack setelah mengetuk pintu.


"waalaikumsalam " ucap Vikka seraya membuka pintu.


"ehh. udah sampai ayo masuk" ajak Vikka seraya membuka pintu lebih lebar.


"silahkan tunggu di meja makan dulu. " kata Vikka sambil menata makanan yg sudah dia masak bersama Meyla.


Meyla yg baru turun dari kamar nya langsung menuju ke dapur matanya langsung membulat sempurna melihat siapa yg ada di meja makan.


"Mey ayo sarapan dulu" ajak Vikka yg melihat meyla masih berdiri mematung.


"ehhh. gk usah vikk. aku langsung berangkat aja." jawab Meyla tersenyum tipis


"Mey. kamu itu kebiasaan dech selalu aja gk suka sarapan. Lihat badan mu makin kurus aja kan. kalo kamu sakit gimana? kita bentar lagi wisuda lho" Vikka menceramahi


Andra yg mendengar penuturan Vikka merasa khawatir. Dia melihat sekilas kearah Meyla yg masih mengobrol dengan Vikka.


'Ternyata selama 3 bulan kita gk ketemu. kamu makin cantik hanya saja kamu semakin kurus sayang. Aku benar benar bodoh telah menyakiti mu." batin Andra menyesal


Meyla akhirnya ikut duduk di meja makan. Dia duduk berhadapan dengan Andra.


Andra sesekali melirik ke arah Meyla. Tapi Meyla terlihat acuh.


Setelah mereka selesai sarapan Meyla dan Vikka segera membereskan dan mencuci piring kotor. Sementara Jack dan Andra menunggu di ruang tamu.


"Mey aku mau pergi bentar sama mas Jack kamu dirumah aja. gk usah kerumah makan dulu " Kata Vikka yg telah ikut berkumpul di ruang tamu


"Tapi aku harus bantuin Ibu vikk" Meyla mencari alasan. Dia sudah tau apa yg difikirkan oleh sahabatnya.


"udah kamu dirumah aja. aku bilangin ke ibu kalau kamu gk bisa ke rumah makan. Lagian kamu kan harua istirahat juga mey" Vikka setengah memaksa.

__ADS_1


Meyla hanya pasrah dengan tingkah sahabatnya yg selalu memaksa.


Akhirnya Vikka dan Jack pergi meninggalkan Meyla dan Andra yg masih saling membisu.


__ADS_2