Cinta Meyla

Cinta Meyla
Karacunan


__ADS_3

Andra sedang mondar mandir di depan ruang UGD. ya sekarang Andra sudah berada Rumah Sakit xx milik keluarga nya. Dia sedang menunggu dokter keluar dari ruang pemeriksaan. Tak berapa dokter pun keluar dari ruangan Meyla.


"gimana keadaan calon istri saya?" tanya Andra cemas


"Alhamdulillah. keadaan nya sudah setabil. Nona mengalami keracunan. Untung saja cepat dibawa kesini jadi racun nya bisa cepet diantisipasi." kata dokter menjelaskan


"Apa? keracunan. kenapa bisa?" tanya Andra emosi


"Sepertinya ada yg sengaja meracuni nona Tuan. Soalnya dari yg seya lihat kadar racun yg ada di tubuh nona bukan lah racun biasa. Jika tuan telat sedikit saja membawa nona. maka kami tidak akan bisa menyelamatkan nona"Jelas dokter lagi


Andra sangat emosi Dia segera menghungi seseorang.


"Hallo Jack. lo selidiki semua CCTV di rumah gue. Meyla keracunan dan gue curiga ada penghianat di rumah gue." kata Andra penuh emosi


"oke. gue bakal selidiki" jawab Jack


" kalau udah ketemu bawa ke ruang eksekusi. Gue mau bunuh dia dengan tangan gue sendiri" kata Andra langsung menutup telpon nya.


Dokter tadi yg mendengarnya langsung bergidik ngeri. Dia langsung pergi takut kena sasaran amarah Tuan Muda pemilik Rumah Sakit ini. pikirnya.


Andra langsung masuk ke ruangan Meyla. Dia melihat Meyla terbaring lemah dengan muka yg sangat pucat. Hati Andra begitu sakitt melihat wanita ya dicintai nya terbaring lemah tak berdaya. Andra mendekati ranjang pasien Dia mencium kening Meyla dan menggenggam tangannya.


"sayang ayo bangun. aku merindukan mu" bisik nya di telinga Meyla


Tangan Meyla yg di genggaman Andra bergerak Andra tersenyum lalu melihat ke wajah Meyla yg masih mengerjapkan matanya.

__ADS_1


"sayang kamu sudah sadar" ucap Andra langsung mencium kening Meyla


Meyla hanya tersenyum lemah.


"Mas..... minum" kata Meyla lirih


Andra langsung mengambil air putih yg ada di meja samping tempat tidur Meyla.


"Kamu haus sayang. Ni minum dulu" Andra membantu Meyla untuk minum.


Tak berapa lama dokter datang untuk mengecek keadaan Meyla. Dokter segera memriksa keadaan Meyla.


"Nona anda harus dirawat beberapa hari. untuk masa pemulihan" kata Dokter


Meyla hanya mengangguk dan tersenyum.


Kini di dalam ruangan hanya Andra dan Meyla. Andra tak melepaskan genggaman nya sambil duduk dikursi samping ranjang pasien.


"sayang apa masih ada yg sakit?" tanya Andra lembut


"gak ada. cuma perutku masih kurang enak aja" jawab Meyla mencoba bangun dan duduk.


"jangan banyak bergerak dulu" kata Andra sambil membantu Meyla duduk dan menaruh bantal di punggung Meyla agar nyaman.


"sayang. kamu ingat gk tadi terakhir makanan atau minuman apa yg kamu makan atau minum?" tanya Andra

__ADS_1


"hmmm. terakhir aku minum orange jus yg di rumah kamu. dan aku langsung sakit perut" jawab Meyla jujur


'berarti benar ada penghiant di rumahku. Lihat aja siapapun itu akan ku bunuh dengan tanganku sendiri' batin andra emosi


"emangnya kenapa sayang nanyain itu?" tanya Meyla penasaran


"gak papa ko. kamu istirahat saja" jawab Andra mencium kening meyla.


Meyla pun berbaring dan tak butuh lama Dia sudah terlelap karna sangat lelah.


Andra duduk di sofa ruangan Meyla. Karna Andra adalah pemilik Rumah Sakit ini maka Meyla mendapat pelayanan terbaik. Ruangan nya pun besar ranjang pasien pun ukuran king size. Lebih mirip kamar hotel daripada kamar pasien.


Tiba tiba ponsel Andra berdering tanda ada panggilan masuk.


"Hallo bro gue udah ketemu sama si tikus kecil penghianat itu." kata Jack di sebrang sana


"oke lo langsung bawa ke ruangan eksekusi. gue segera kesana. dan lo juga hubungi Vikka dan Ibu Rum supaya datang ke rumah sakit. untuk temenin Meyla" kata Andra yg langsung menutup telponnya.


Andra menghampiri Meyla yg masih terlelap. Dia mencium kening Meyla lama.


"aku pergi dulu sayang" kata Andra lirih


Andra langsung bergegas pergi dan menuju mobil nya. Dia segera masuk mobil dan melajukan nya dengan kecepatan tinggi.


"Kau harus mati tikus kecil. Kau sudah berani mengusik kehidupanku" Andra berbicara sendiri.

__ADS_1


Sesampainya di Rumah Andra segera menuju kamarnya.Andra memencet Remot kontrol ke arah lemari dan langsung saja lemari akan secara otomatis bergeser dan menampakan Ruangan yg hanya remang remang lampu itu. Andra segera masuk kesana dan lemari pun akan bergeser dengan sendirinya.


__ADS_2