
Meyla dan Riza akhirnya memilih keluar restoran karna sudah selesai makan. Saat keluar Meyla dibuat terkejut karna melihat Andra yg sudah berdiri bersandar di mobil mewah nya... Andra tersenyum sinis pada mereka yg baru keluar beriringan.
"Mas ngapain disini?" tanya Meyla cemas setelah berada di depan Andra
"mau lihat yg lagi makan siang bersama pria lain" jawab Andra datar
Meyla menelan salivnya dengan susah payah.
"mas aku bisa jelaskan. Ini cuma kebetulan aja. kamu jangan marah " kata Meyla was was
"Tuan saya dan Mey......" belum sempat ucapan nya selesai sudah di potong oleh Andra
"MASUK MOBIL" bentak Andra penuh emosi
Meyla hanya menurut saja. Dia benar benar takut melihat amarah Andra yg sedang cemburu.
Andra melajukan mobil nya dengan kecepatan tinggi. Dia benar benar terbakar api cemburu.
Meyla hanya diam sambil memejamkan matanya. Dia benar benar takut.
"kamu ngapain aja sama dia ?" tanya Andra penuh emosi
"gk ngapa ngapain mas. aku tadi cuma gk sengaja bertemu dokter Riza" jelas Meyla
"Bohong. kamu tau kan aku paling gk suka kamu pergi sama pria lain" bentak Andra
"Mas dengerin aku dulu. tadi dokter Riza hampir nabrak aku jadi sebagai permintaan maafnya Dia ngajak aku makan siang" jelas Meyla lagi
Andra yg mendengar penjelasan Meyla langsung menghentikan mobilnya. Dia langsung memeriksa seluruh tubuh Meyla.
"kamu gk papa kan. mana yg sakit. kita kerumah sakit sekarang ya" kata Andra khawatir
"Mas aku gk papa. Tadi dokter Riza keburu ngerem mobil nya. jadi gk sampai nabrak aku" jawab Meyla tersenyum
__ADS_1
"beneran kamu gk papa?" tanya Andra masih cemas
"iya sayang aku gk papa. makan nya jangan langsung salah paham kayak gitu" jawab Meyla tersenyum manis
"Iya aku minta maaf. habisnya aku kesel banget liat kamu sama pria lain " kata Andra masih dengan nada kesal
"Tapi ko kamu tau. aku ada di restoran tadi?" tanya Meyla bingung
"Tadi tiba tiba ada yg ngirim aku foto kamu sama Dia dan memberi tahuku keberadaan kalian." jelas Andra
'ini pasti kerjaan mbak Iren lagi. Masih belum puas kali ya udah bohongin banyak org. aku bener bener harus waspada sekarang' batin meyla
"Aku mau ajak kamu pulang ke rumahku. Aira pengen ketemu katanya" kata Andra
"Iya" jawab Meyla singkat
Akhirnya mobil milik Andra pun melaju menuju kediamannya. Sesampainya di depan Rumah mewah itu. Andra segera mengajak meyla masuk untuk bertemu putri kecilnya.
"Bundaaa. bunda kesini. Aira kangen benget sama Bunda " kata Aira memeluk erat bundanya.
Aira dan Meyla asyik mengobrol dan bermain. sesekali mereka tertawa. Andra hanya bisa tersenyum bahagia melihat kedua wanita yg di sayangi nya bisa tertawa bahagia.
Tanpa mereka sadari dari tadi ada sepasang mata yg mengawasi mereka.
'kenapa aku yg udah lama kerja disini dan udah lama kenal sama Aira gk bisa dapetin hatinya Tuan Andra. Tapi Dia begitu mudahnya masuk ke kehidupan Tuan Andra' batin Tari emosi
Karena kelelahan bermain akhirnya Aira pun tertidur di pangkuan Meyla.
Andra yg dari tadi sibuk dengan laptopnya langsung menghampiri Meyla dan Aira.
"Sayang Aira tidur. ya udah sini biar aku pindahin ke kamarnya" kata Andra lembut sambil menggendong Aira menuju kamar nya.
Meyla hanya diam sambil memainkan ponselnya. Tiba tiba datang seseorang yg menghampiri Meyla.
__ADS_1
"Maaf nona. Nona mau minum apa ya?" tanya pelayan itu yg tak lain adalah Tari
"hmm. saya minum orange jus saja" jawab Meyla ramah
Tari mengangguk dan berlalu pergi ke dapur.
Di dalam dapur Tari tengah senyum senyum sendiri. Dia terlihat sedang mencampurkan sesuatu ke minuman yg akan di berikan pada Meyla. Tari benar benar menggunakan cara licik ini untuk menyingkirkan Meyla.
Setelah selesai Tari membawa minuman nya ke ruang tamu.
"silahkan nona. minum nya" kata Tari tersenyum
"iya. Terimakasih" kata Meyla seraya mengambil munum nya dan meneguk nya hingga habis karna Dia merasa sangat haus.
"saya permisi dulu nona" kata Tari setelah melihat Meyla meminum minuman nya hingga habis..
Tari berlalu pergi meninggalkan Meyla.
Andra turun dari lantai dua Dia segera menghampiri kekasihnya itu.
"sayang ayo pulang" ajak Andra seraya mencium kening Meyla
"ayo" jawab Meyla seraya berdiri dari duduk nya.
Tapi sebelum Meyla melangkah. Tiba tiba dia merasa sangat sakit di bagian perutnya. Ususnya serasa di putar putar. Meyla tak tahan sampai Dia berkeringat dingin.
"Awww. sakitt" kata Meyla sambil memegangi perutnya
Andra yg mendengar itu langsung membalikan badannya. Dia berlari menghampiri Meyla yg sudah tergelatak sambil memegangi perutnya.
"Sayang kamu kenapa?" tanya Andra cemas
"Pertku sakit sekali " jawab Meyla terbata bata
__ADS_1
Andra semakin panik. apalagi saat melihat mulut Meyla mengeluarkan caiaran berwarna putih. Andra segera menggendong Meyla yg sudah tak sadarkan diri kemobil nya.