Cinta Meyla

Cinta Meyla
Cemburu


__ADS_3

Andra dan Meyla sedang duduk di rumput hijau yg ada di bukit. Bukit yg kemarin menjadi saksi pernyataan cina Andra pada kekasihnya .


Mereka masih saling diam dengan fikiran masing masing.


"kamu ngapain tadi pegangan tangan sama pria lain?" tanya Andra ketus


" itu tidak disengaja. Dani hanya membantu ku menanam bibit pohon" jawab Meyla tenang


"lain kali jangan dekat dekat lagi sama pria lain selain aku" Andra mulai posesif


" aku dan Dani hanya berteman saja Tuan" kata Meyla tersenyum


"Apa apaan? kamu manggil aku Tuan. aku ini bukan Tuan mu. aku kekasihmu." sergah Andra emosi


" iya maaf. aku akan memanggilmu Mas seperti dulu " jawab Meyla takut


" oke. Tapi aku gk mau kamu dekat dengan pria itu lagi. Dia sepertinya menyukai mu" Andra masih kesal


" apa kamu cemburu?" tanya Meyla


" Pria mana yg gak cemburu . melihat kekasihnya dekat dengan pria lain terus pegangan tangan segala lagi" Andra masih kesal


" ya ampun. aku gk sengaja tadi pegangan tangan. lagian mana mungkin Dani suka sama janda anak satu kayak aku" jawab Meyla tersenyum senang melihat Andra yg sekarang benar benar mencintainya.


Andra yg mendengar ucapan Meyla merasa tersindir. Dia menghembuskan napas kasar.


" jangan pernah bicara seperti itu lagi" kata Andra dengan muka masam dan menunduk.


Meyla yg menyadari perubahan Andra langsung reflek memeluk Andra dari samping.


"Maafkan aku. aku tidak bermaksud menyinggung mu." ucap Meyla dengan mata berkaca kaca.


" Tidak perlu minta maaf. aku yg salah. aku yg minta maaf padamu." ucap Andra lembut


"Aku benar benar tdk bermaksud menyinggung mu" Meyla mulai terisak. Inilah Meyla yg selalu tampil ceria dan tegar. Tapi Dia selalu menangis jika merasa bersalah dan telah menyinggung perasaan org lain.

__ADS_1


" hey kenapa kamu menangis.?" kata Andra langsung melepaskan pelukannya dan menghapus air mata Meyla.


" aku hanya takut kau tersinggung dengan ucapan ku. maafkan aku. aku tidak bermaksud" kata Meyla di sela isakannya.


Disinilah Andra baru tahu sifat Meyla yg lembut dan rapuh.


" sayang. aku tidak papa. kamu jangan menangis seperti ini. " ucap Andra tersenyum sembari memeluk Meyla.


"Aku takut kamu akan marah padaku. aku takut kamu akan meninggalkan dan mengacuhkan aku lagi seperti dulu. " ucap Meyla semakin terisak di pelukan Andra.


Andra tau bahwa ternyata Meyla sangat terluka dulu waktu dia mengacuhkan nya. Meyla bisa di sebut sedikit trauma.


" sayang aku gk akan ninggalin kamu atau mengacuhkanmu seperti dulu lagi. gak akan pernah aku janji. kamu jangan nangis lagi ya" Andra sambil mengecup puncak kepala Meyla.


"Aku hanya takut kecewa lagi. Aku sudah terlanjur mencintaimu dengan sepenuh hatiku. aku takut kamu akan meninggalkan aku" Meyla masih terisak


Andra tersenyum senang mendengar ucapan Meyla barusan. Dia tau kalau Meyla mencintai nya dengan tulus.


" sayang sudah jangan takut lagi. aku tak akan mengulangi kebodohanku dulu karna telah membuatmu kecewa. Aku janji. " Andra melepas pelukan nya da memegang wajah Meyla dengan kedua tanganya.


Cuppp


Andra mengecup bibir ranum Meyla dengan lembut dan ********** halus. terasa sangat manis.


Meyla yg mendapatkan serangan dadakan terkejut dan hanya diam mematung. Dia tak tau harus bagaimana karna ini ciuman pertamanya. Karna meskipun Dia sudah pernah menikah tapi suaminya tak pernah menyentuh nya sama sekali.


Andra melepaskan ciuman nya karna tdk mendapat respon. dan juga merasa Meyla sangat kaku.


'Kenapa Dia kaku sekali. bukankah Dia pasti sudah berpengalaman ya.' batin andra


"sayang aku boleh nanya sama kamu?" tanya Andra


" mau tanya apa?" jawab meyla


" kenapa kamu kaku sekali pas aku cium?" Andra penasaran.

__ADS_1


" karna itu ciuman pertamaku" jawab Meyla santai. Tapi Dia langsung menutup mulutnya.


"Aduh aku keceplosan lagi" Meyla bergumam sambil memalingkan wajahnya.


" Maksud kamu? itu ciuman pertamamu. bukan nya kamu sudah pernah menikah?" Andra yg kaget mendengar ucapan Meyla


" hmm. gk papa. lupain aja yg tadi. aku hanya bercanda" jawab Meyla gugup


"Aku tidak percaya. sebenarnya apa yg terjadi padamu. apa kau bohong padaku bahwa kau sudah pernah menikah?" tanya Andra


" Tidakk. mana mungkin aku berbohong soal statusku. aku hanya tidak pandai dalam berciuman" jawab Meyla dengan wajah memerah malu.


"hahaha " Andra tertawa terbahak bahak.


" kenapa ketawa apa ada yg lucu" tanya meyla


"Tidak. aku hanya aneh saja kau bilang tidak pandai berciuman. Kenapa harus bilang jika ini ciuman pertamamu?" tanya Andra masih dengan tawanya


Meyla bernapas lega. Setidak nya Andra percaya dengan ucapan nya. Meyla tak mau menceritakan semuanya sekarang. Dia ingin memberi kejutan pada Andra jika sudah menikah nanti.


"Tenang saja. aku akan mengajarimu supaya pandai berciuman oke" Andra menggoda sambil mengedipkan sebelah matanya.


" ishhh. Dasar mesum" Meyla kesal


" gk papa mesum sama pacar sendiri" ucap Andra tersenyum geli melihat wajah Meyla memerah.


" kamu ini seperti gadis saja. Digoda sedikit langsung merah wajahnya" Andra terkekeh


'Emang aku masih gadis' Batin Meyla


" sudahlah ayo kita kembali ke tenda saja. nanti mereka nyariin" Meyla seraya berdiri di ikuti Andra.


"I Love You Sayang " Bisik Andra sambil mengecup singkat bibir Meyla.


Meyla hanya tersipu malu di perlakukan manis oleh kekasihnya itu.

__ADS_1


__ADS_2