Cinta Meyla

Cinta Meyla
Kartu Unlimited


__ADS_3

Di Rumah Ibu rum dan yg lainya baru saja selesai makan siang. Vikka dan Jack pergi keruang keluarga untuk menonoton. sementara Ibu Rum pergi ke pasar untuk membeli bahan masakan buat besok di rumah makan nya .


"Be dari tadi di mobil kamu kayak yg mau ngomong sesuatu sama Andra. Tapi gk jadi terus. emg mau ngomong apa?" tanya Jack sambil mengelus kepala Vikka yg menyandar di dada nya..


"ohh itu. gak ko Be bukan apa apa. Biasa masalah perempuan. cowok gk akan ngerti" jawab Vikka tersenyum manis


"Udah main rahasia rahasia ya sama aku" Jack mencubit hidung Vikka gemas


"aww. sakit be" Vikka meringis sambil memegangi hidung nya.


Jack malah mendekatkan wajah nya ke wajah Vikka sehingga hembusan napas mereka terasa.


Cupp


Jack mencium bibir Vikka. Tapi merasa tidak ada penolakan Jack menggigit bibir Vikka sehingga reflek Vikka membuka mulut nya. Jack langsung mel*mat bibir vika lembut. Mereka berciuman cukup lama sampai keduanya hampir kehabisan napas baru ciuman terlepas.


"Manis sekali sayang" kata Jack sambil mengusap bibir vikka yg basah.


Vikka tak menjawab Dia langsung memeluk kekasihnya dan menyembunyikan wajahnya yg sudah merah di dada bidang Jack.


Jack hanya tersenyum geli dan membalas pelukan vikka dengan erat.


........................


Meyla dan Andra baru sampai di depan restoran. Mereka langsung masuk dan memesan makanan. Setelah makanan datang mereka langsung melahapnya hingga habis tak tersisa.


"Sayang ini untuk kamu" kata Andra menyodorkan kartu unlimited kepada Meyla


"Untukku? Tapi untuk apa?" tanya Meyla bingung


"Ya untuk kamu pakai buat beli semua kebutuhan mu. " jawab Andra santai

__ADS_1


"hmmm. Aku gk perlu itu. lagian aku masih bisa biayai hidupku sendiri ko. Lagian kamu gak perlu kasih itu. kamu kan bukan Suami ku jadi gk perlu menafkahi ku" jawab Meyla panjang lebar


"Sayang aku kan calon suamimu jadi aku wajib memberi fasilitas terbaik untuk calon istriku" jawab Andra santai


"Baiklah aku simpan ini ya. jika nanti aku ada kebutuhan mendadak aku pakai terimakasih" Meyla mengalah daripada harus berdebat tidak akan menang pikirnya


"Kamu pakai shopping juga silahkan itukan kartu unlimited " Andra tersenyum puas


"Aku gk suka shopping atau foya foya lainnya. Lagian aku lebih suka tampil sederhana daripada harus berpenampilan gelamor dan mencolok" jelas Meyla sambil menyedot minumannya.


"Bagaimana aku gak makin cinta sama kamu coba. Aku merasa jadi laki laki beruntung bisa mendapatkan cinta mu" Andra menggoda Meyla


"Gombal." kata Meyla dengan muka yg memerah malu


"Aku gak gombal sayang. aku serius lho" Andra tersenyum manis


"Udah akh. ayo pulang" ajak Meyla seraya beranjak dari duduk nya.


Sesampainya di rumah Ibu Rum Andra segera memgeluarkan belanjaan yg tadi dan membawa nya ke dalam rumah.


"assalamualaikum " ucap Meyla sambil membuka pintu yg tak di kunci.


"Barang nya di simpan di dapur aja mas." kata Meyla yg mengatar Andra ke dapur. Setelah dari dapur mereka segera menuju ruang keluarga. Ternyata Vikka sama Jack sedang nonton Drama.


"Sejak kapan lo suka nonton Drama romantis kayak gitu." kata Andra yg baru duduk di sofa.


"hehe. Gue mah ngikut aja sama pacar gue" jawab Jack cengengesan


"Nonton apa si Vikk serius banget?" tanya Meyla sambil duduk di dekat Andra


"yg waktu itu kita nonton Mey kan belum selsai" jawab Vikka tanpa menoleh ke arah Meyla

__ADS_1


"wahh. yg bener? mana mana aku mau lihat si gantengku" jawab Meyla antusias


"ihhh. udah lewat tadi si gantengmu ada. Sekarang mah lagi peran si gantengku" jawab Vikka santai


"Gantengan juga aku" kata Andra sambil meraih kepala meyla dan menyandarkan di dada nya. Meyla hanya menurut dan melingkarkan tangan nya ke perut Andra.


"iya deh kamu emg paling ganteng. " jawab Meyla tersenyum sambil mendongakkan kepalanya menatap Andra


Cuppp


Andra mengecup bibir Meyla.


"Woy kalo mau mesra mesraan liat tempat dong" Vikka sewot


"kamu mau Be sini aku juga bisa lebih mesra daripada mereka berdua" goda Jack yg langsung memeluk tubuh vikka dan mencium pipinya. Vikka hanya membalas pelukan Jack


"Hahaha. Lebay lo berdua" kata Andra yg melihat sahabatnya bertingkah konyol.


"Biarin aja. emg lo doang yg bisa bermesraan sama si Meymey" kata Jack mengejek


"Jangan panggil pacar gue kayak gitu. gue gk suka" Andra ketus


"Apaan si mas. ko marah mas Jack kan cuma bercanda" kata Meyla sambil mengusap dada Andra agar tenang.


Andra yg di perlakukan seperti itu langsung luluh. Tapi nafsu birahi nya menaik saat mendapat elusan lembut tangan Meyla. Andra segera memegang tangan nya lalu mencium tangan Meyla.


"apa ini masih sakit sayang?" tanya Andra sambil menyentuh pelan tangan Meyla yg di perban.


"tidak. besok juga akan sembuh mas" jawab Meyla tersenyum manis


Akhirnya mereka semua mengobrol dan bercanda tawa. Tak terasa waktu sudah sore akhirnya Andra dan Jack pamitan pulang.

__ADS_1


__ADS_2