
Meyla yg sedang santai bersama Vikka di teras rumah. Tiba tiba datang kurir yg menyerahkan 2 paket atas nama Meyla dan Vikka. Mereka segera mengambil paket itu dan menandatangi surat terima yg di berikan kurir.
"Mey kamu pesen paket juga?" tanya Vikka
"ngga. aku aja bingung kenapa ada paket atas namaku" jawab Meyla bingung
"emang kamu pesen apa Vikk?" tanya Meyla
"Aku tadi dibeliin gaun sama sepatu plus tas nya. buat nemenin Mas Jack ke ulang tahun temen nya" jawab Vikka santai
"ohhh... Eh tapi aku juga nanti malam diajak Mas Andra ke pesta temennya. Apa mungkin sama kali ya teman Mas Jack sama Mas Andra?" Meyla menerka nerka
"Mungkin saja. ayo kita ke dalam. kita buka paket nya" ajak vikka sambil menuntun tangan Meyla.
Setelah di dalam kamar Meyla segera membuka paket tadi. Dan isi nya membuat Dia terkejut.
Sebuah gaun mahal dari butik dan desainer terkenal terlihat dari cap yg menggantung di gaun itu. Lengkap dengan sepatu dan tas yg juga terlihat sangat mahal. Disaat Meyla masih bingung dengan membolak balikan gaun itu. Tiba tiba ponselnya bergertar. Meyla segera mengambil ponsel yg terletak di meja dekat tempat tidurnya.
My Husband
kamu udah terima paketnya? 😘
Meyla tersenyum dan langsung mengetik untuk membalas chat dari Andra
**Me
sudah mas. terimakasih. Tapi apa tak berlebihan ya?
My Husband
Untuk calon istriku tercinta. Apapun akan aku belikan. 🤗😘
Me
Tapi mas. kan sayang uang nya di pake beli gaun semahal itu.
My Husband
jangankan cuma gaun. Butik nya pun punya keluarga ku. Jadi kamu gk usah fikirkan. Kamu pake aja semua yg tadi aku belikan nanti malam. oke
Me
__ADS_1
Baiklah.. Terimakasih 😊**
Meyla kembali menyimpan ponsel nya di tempat semula. Hatinya berbunga bunga mendapat hadiah dari kekasihnya. Karna selama ini Meyla tak pernah minta apapun pada siapapun termasuk org tuanya.
.......................
Andra telah bersiap siap untuk pergi ke pesta Irena. Dia memakai setelan jas berwana abu abu. Dengan rambut yg tersisir rapi. Bau maskulin yg mahal. membuat Dia tampil sempurna. Andra segera menuruni tangga untuk segera menjemput Meyla.
"Papi mau kemana?" tanya Aira yg baru mau pergi ke kamar nya bersama pengasuh nya Tari.
"Papi mau ke pesta temen papi sayang. Ini papi mau jemput Bunda." jawab Andra sambil mengusap sayang kepala aira
" ohh. ya udah hati hati ya pi. Salam buat bunda. Bilangin Aira sayang banget sama Bunda" kata Aira ceria
"iya sayang. kamu cepetan tidur ya udah malam" kata Andra lembut
Aira hanya mengangguk dan pergi ke atas bersama Tari. Andra pun segera keluar menuju mobil nya dan melajukan mobilnya ke rumah Ibu Rum
Sesampainya di Rumah Ibu Rum Andra melihat mobil Jack yg juga baru sampai akhirnya mereka berjalan beriringan.
"Lo ajak Vikka juga?" tanya Andra
"kan dari dulu lo juga suka sendiri kalo menghadiri pesta. haha " Andra tertawa mengejek
"sialan lo. itukan dulu. sekarang gue udah gk jomblo lagi" Jack kesal
Andra hanya tertawa melihat ekspresi temannya.
Tok tok
"assalamualaikum " ucap mereka serempak stelah mengetuk pintu.
"waalaikumsalam. " jawab Ibu Rum seraya membuka pintu
"Eh kalian ya. ayo masuk dulu. Biar ibu panggilkan Mey sama Vikka dulu" kata ibu Rum ramah
Andra dan Jack masuk dan duduk di sofa ruang tamu. Sementara Ibu Rum menuju lantai atas untuk memanggilkan Vikka dan Meyla.
Tak berapa lama Ibu Rum turun dengan dua wanita cantik yg di belakangnya.
Andra dan Jack hanya bengong melihat penampilan Meyla dan Vikka yg berbeda.
__ADS_1
Meyla yg menggunakan gaun selutut dengan lengan panjang tapi ada belahan dibahu nya. Sehingga terlihat bahu mulus Meyla. Rambut diikat sebagian dan sebagian nya dibarkan terurai. Make up yg natural membuat Dia semakin cantik dan Anggun.
Vikka juga yg menggunakan gaun panjang di bawah lutut. dengan lengan baju yg pendek. Rambut di gerai indah. Make up natural tapi lebih mencolok kalau di bandingkan dengan Make up meyla. Vikka terlihat sangat cantik dan elegan.
"Kalian pulangnya jangan terlalu malam ya" kata Ibu Rum lembut
"iya bu" jawab mereka serempak
Andra dan Jack yg baru sadar dari bengong nya. langsung berdiri dan menghampiri mereka.
"Ayo kita berangkat sekarang takut kemalaman" ajak Andra lembut sambil merangkul pinggang kekasihnya.
"Ibu kita pamit ya. Assalamualaikum " pamit Mey.
"waalaikumsalam " jawab Ibu Rum
Mereka mencium tangan Ibu Rum bergantian. dan langsung berlalu pergi keluar rumah. Sesampainya mereka di depan mobil mereka tidak langsung masuk mobil.
"Jadi kita datang kepesta yg sama?" tanya Vikka
"iya Be. Irena temen kita kuliah dulu waktu di Amerika. juga mantan pacar nya Andra" jawab Jack keceplosan.
"hah. mantan? aduh mey kamu gk usah ikut aja deh. " kata vikka sewot.
Andra langsung melirik tajam kearah Jack. Jack yg menyadari dalam bahaya langsung mengajak Vikka masuk dalam mobil nya.
"Ayo be kita berangkat. jangan ikut campur urusan mereka " Jack sambil mendorong tubuh Vikka masuk ke dalam mobil diikuti dirinya. Mobil Jack langsung melaju cepat meninggalkan Meyla dan Andra.
"sayang. jangan dengerin kata Jack tadi ya. Iren cuma masalalu ku." Andra cemas sambil menggenggam tangan Meyla
"Gak papa ko mas. aku ngerti ko kalo semua org pasti punya mantan. Asalkan mas gk punya niat baliakan aja." jawab Meyla tersenyum
"Ya gak mungkin dong sayang. aku udah gk punya perasaan apapun sama iren. aku cuma cinta dan sayang sama kamu" jawab Andra lega
"iya mas aku percaya ko" Meyla tersenyum manis
"Ayo kita masuk. kita segera berangkat" ajak Andra sambil membuka pintu mobil untuk Meyla.
Setelah masuk ke dalam mobil Andra segera melajuka mobil nya dengan kecepatan sedang.
'Apa mungkin ya Irena yg sama. Tapikan yg namanya irena itu banyak' batin meyla yg bertanya tanya tentang nama Irena yg disebut mantan pacar kekasihnya.
__ADS_1