
Malam hari nya mahasiswa kampus xx. mengadakan acara api unggun sambil bernyanyi dan bersorak ria. Karna besok mereka mulai pulang dan beraktifitas seperti biasa.
Andra tak mau jauh dari Meyla sedetik pun. Malam ini juga Dia selalu di samping Meyla. Membuat para mahasiswi menatap iri.
"Mey.. tangan mu gk papa?" tanya Dani yg tiba tiba duduk di samping Meyla
"sudah gk papa ko Dan. kan udah di obati" jawab Meyla tersenyum
"Mey doang yg di tanyain. aku gk gitu?" Vikka nimbrung.
"ya gk lah. kamu juga gk papa kan vik?" Dani gelagapan
"Gak dong. kan aku di tolongin sama pangeran aku" jawab Vikka manja sambil menyenderkan kepala nya di bahu Jack. Jack hanya tersenyum senang.
"Halah. lebay.." ucap Lidya nimbrung
"Biarin aja. makan nya cari pacar kayak kita biar gk kesepian." Vikka sewot
"Dani juga masih single kan Dan. Masih ada lowongan Lid" Ucap Meyla yg langsung membuat Dani terbatuk batuk
"Apaan si Mey. jangan ngawur dech" ucap Dani kesal.
"HAHAHA. pada salting ni ye." vikka tertawa terbahak bahak
"Kenapa muka mu merah gitu Lid?" tanya meyla sok polos
"kepanasan gara gara banyak jin yg godain aku di sini" Ldya kesal sambil melirik ke arah teman temannya.
"Wahh. bilang jin nya kenapa liat ke kita?" Vikka kesal
"kalian merasa ya. hahahhaa" kata
Lidya yg langsung lari takut kena marah mereka berdua.
"Eh Lidya awas ya kamu." Meyla kesal
"Udah salah kalian sendiri godain mereka. " kata Andra tenang
__ADS_1
"untung kaki ku lagi sakit. kalau gk udah aku kejar tu si Lidya" Vikka masih kesal
"udah dech be. kita sekarang balik ke tenda aja. Aku ngantuk " ajak Jack sambil membantu Vikka berdiri dan berjalan.
"Mas gimana keadaan Aira. kamu kan udah 2 hari disini. Aku jadi khawatir sama Aira" tanya meyla
"Aira baik ko sayang. Aku kan bilang kalau aku kesini mau bujuk kamu biar mau jadi bunda nya Aira dan tinggal bersama. " jawab Andra jujur
"ishhh. kamu ini" Meyla sambil memukul tangan Andra
"Apasi sayang. emang benerkan aku kesini mau bujuk kamu buktinya sekarang kamu mau jadi pacarku" ucap Andra lantang. membuat ug ada di sana langsung melihat kearah mereka.
"ihhh.. tuhkan semuanya pada liat kesini aku malu tau. Udah ahh aku mau ke tenda aja" Bisik Meyla sambil berdiri dan pergi. Andra segera mengejar pujaan hatinya itu.
"jangan marah dong sayang." Andra yg mensejajari langkah Meyla
"siapa juga yg marah aku cuma ngatuk mau tidur" jawab Meyla santai
"ya udah ayo kita ke tenda. aku juga ngantuk" jawab Andra tersenyum manis
Sesampainya di depan tenda Andra mencium kening Meyla lama. dan beralih mengecup bibir nya singkat.
"iya. selamat malam" Meyla tersenyum manis
"selamat malam" jawab Andra
Meyla meraih tangan Andra dan mencium nya.
"kamu emang calon istri idaman" kata Andra yg terenyuh di perlakukan seperti itu oleh Meyla
"Aku hanya mencoba menjadi yg terbaik untukmu saja" ucap meyla
"ya udah gih cepetan tidur. assalamualaikum " pamit Andra
"waalaikumsalam " jawab Meyla yg langsung masuk ke dalam tenda.
...................
__ADS_1
Hari ini Meyla sudah berada di dalam mobil mewah Andra. Jack dan Vikka duduk di depan. Sementara Andra dan Meyla duduk di belakang.
"Vikk. kasian tau Lidya sekarang naik bis sendiri. Dia kan cuma deket ama kita aja" kata Meyla
"Lidya gak akan kesepian ko. kan ada Dani. mereka kan satu bis" jawab Vikka santai
"iya juga ya. ini kesempatan mereka buat pendekatan" jawab Meyla riang
"kalian ini mau jadi mak comblang ya?" Jack menimpali
"hehe. kita kan cuma mau Lidya bahagia. jadi gak perlu jadi kamcong lagi di antara kita. iya gk mey?" Vikka cengengesan
"Yap betul sekali" jawab meyla mangut mangut
"Apaan tuh kamcong?" tanya Andra penasaran
"kambing conge sayang. hahaha" jawab Meyla sambil ketawa mendengar pertanyaan Andra
"Berani ketawain aku ya" Andra pura pura marah
"ehh maaf. bukan gitu maksud aku. abis kamu lucu masa kamcong aja gk tau" kata Meyla takut
Andra hanya diam tapi dia mengecup pipi mulus Meyla sampai pipi Meyla memerah malu.
"itu hukuman buat kamu karna udah berani ketawain aku" Bisik Andra di telinga Meyla sehingga terasa hembusan nafas Andra yg wangi mint segar membuat Meyla merinding ngeri.
"HAHAHA. mey kamu lucu banget muka sampai merah kayak tomat gitu. kayak baru pertama kali di cium aja" Jack tertawa geli
Vikka langsung mencubit pinggang kekasihnya. Hanya Vikka yg tau bahwa Meyla masih suci.
"Apaan si be ko di cubit" tanya Jack sambil meringis sakit
"kamu itu gk tau kalau sebenarnya Meyla itu masih su...." belum sempat ucapan nya selsai mulut nya udah di bekap sama tangan Meyla dari belakang.
"sayang kenapa kamu bekap Vikka.? emang Vikka mau ngomong apa. kenapa kamu kayak gugup dan cemas gitu?" tanya Andra curiga
"Bukan gitu Mas. aku cuma takut vikka sakit mulut nya ngoceh terus dari tadi. Dia kan lagi sariawan. IYA KAN VIKKA?" jawab Meyla sambil menekan nada pas kata 'iyakan vikka' seolah memberi kode pada Vikka agar tidak menceritakan semuanya.
__ADS_1
Andra hanya diam. Tapi Dia merasa aneh dengan tingkah laku Meyla. dia merasa ada yg di sembunyika dari nya. Tapi Andra memilih diam. Dia ingin Meyla menceritakan semuanya tanpa Dia memaksa nya.