Cinta Meyla

Cinta Meyla
Will you Merry Me


__ADS_3

Meyla sedang berjalan sambil terus mengumpat kesal pada kedua sahabatnya itu. Sumpah serapah Dia keluarkan dari mulut nya untuk kedua sahabatnya.


"Dasar Vikka sama Lidya bener bener ngeselin banget " Umpat Meyla sambil terus berjalan


Tiba tiba saat Meyla yg masih asyik berjalan tangan Meyla ada yg menarik sontak Meyla kaget dan langsung hilang keseimbangan sampai Dia jatuh ke pelukan Pria itu.


Untuk beberapa saat Meyla hanya diam mematung. Tapi setelah Dia sadar siapa yg menarik nya Meyla langsung meronta.


"Lepaskan aku" teriak Meyla terus meronta


"oke aku bakal lepaskan tapi aku mohon izinkan aku bicara sama kamu sebentar saja " pinta Andra belum melepas pelukannya.


"gk aku gk mau bicara lagi sama kamu. Gak ada yg perlu kita bicarakan lagi" Meyla masih meronta


"ya sudah kalau gk mau. ya gk akan aku lepaskan " ancam Andra sambil mengeratkan pelukan nya.


"oke oke. kita bicara di taman saja. Tapi cepat lepaskan aku" teriak Meyla kesal.


Andra pun melepaskan pelukannya. Akhirnya mereka berjalan menuju arah taman dan duduk di salah satu bangku taman. Meyla sengaja memilih bangku yg agak sepi dari pengujung taman.


"mau bicara apa. cepat aku cape " kata Meyla ketus setelah mereka duduk.


"Mey aku mohon maafkan aku. aku gk tau kalau aku telah di bohongi oleh Irena. maafkan aku karna sudah membuatmu kecewa dan terluka." ucap Andra sambil meraih tangan Meyla dan menggenggam nya.


Meyla hanya diam dengan mata berkaca kaca dan perasaan yg kacau. Dia sangat ingin memaafkan Andra tapi Dia juga takut kecewa lagi.

__ADS_1


"aku takut akan kecewa lagi. aku takut terluka lagi. aku cape harus terus mencoba tegar di depan semua org padahal aku sangat rapuh. Aku takut semua yg kamu lakukan akan kamu ulangi. sehingga aku akan kecewa lagi." akhirnya lolos juga uneg uneg Meyla selama ini.


Meyla tak kuasa membendung air matanya lagi yg mengalir deras di pipi mulusnya.


"aku janji gk akan mengulangi lagi. aku gak akan membuatmu kecewa lagi. jadi aku mohon berilah kesempatan terakhir mu untukku mey" Andra memelas


Meyla hanya diam Dia sedang berfikir keras haruskah Dia memeberi Andra kesempatan lagi. pikir nya.


"aku mohon mey. aku benar benar menyesal. " Andra tiba tiba saja berlutut di hadapan Meyla


"apa yg kamu lakukan cepat bangun. malu disini banyak org" Meyla mencoba membantu Andra bangun. Tapi Andra tetap tak bergeming


"aku gk malu sama siapapun. aku hanya ingin kamu memafkanku dan memberiku kesempatan untuk membahagiakan mu. kalau perlu aku akan mencium kaki mu mey " Andra sambil merundukan kepalanya ingin mencium kaki Meyla


"gk jangan lakukan itu. iya iya aku maafkan kamu" Meyla menahana Andra yg akan mencium kaki nya.


"kamu serius kan mey. kamu maafkan aku dan mau balikan lagi sama aku?" tanya Andra memastikan


"iya. Tapi ingat ini kesempatan terakhirmu dan jangan buat aku kecewa lagi" Meyla mengangguk


"iya aku janji sayang " Andra meraih tubuh Meyla kedalam pelukan nya.


Andra memeluk Meyla sangat erat. Dia sangat merindukan wanita pujaan hatinya ini. Dia berjanji tak akan melepaskan nya.


Andra melepaskan pelukan nya dan tiba tiba Dia berjongkok kembali di hadapan Meyla. Andra merogoh saku jasnya Dia mengeluar kan kotak cicin bening seperti kristal. Lalu Andra membuka nya terlihat lah cicin bermata berlian yg sangat indah dan mewah tapi masih terkesan simple.

__ADS_1


"Will you Merry Me" kata Andra mesra


Meyla kaget mendengar kata kata Andra barusan. Dia tak menyangka Andra akan melamarnya.


"Meyla Azzahra maukah kamu jadi pendamping hidupku. menjadi ibu dari Aira dan anak anaku nanti. Hidup bersamaku sampai maut memisahkan kita" lanjut Andra lagi


Meyla hanya mengangguk dengan mata yg berkaca kaca.


Andra tersenyum senang dan langsung memakaikan cicin nya di jari manis Meyla.


Andra berdiri lalu memeluk Meyla dengan erat. Dia tak mau lagi kehilangan Meyla jika Dia harus menunda nunda menikahi wanita sebaik Meyla.


"Terimakasih sayang. kamu udah mau menjadi pendamping ku" kata Andra sambil mengecup puncak kepala Meyla


Meyla hanya mengangguk sambil menangis haru.


"sayang udah jangan nangis lagi. kita akan menikah bulan depan oke" Andra melepas pelukan nya dan menghapus air mata Meyla.


"bulan depan. apa kamu yakin dengan keputusan mu?" tanya Meyla ragu


"sangat yakin. apalagi yg harus aku ragukan dari wanita sebaik kamu sayang" jawab Andra mesra


"Tapi aku ini seorang janda. bukan nya kamu gk mau nikahin seorang janda?" tanya Meyla lagi


"sayang pliss. jangan ungkit masalalu lagu. aku benar benar menyesal pernah berkata seperti itu. Sekarang aku gk peduli lagi dengan setatusmu. aku mencintaimu apa adanya. " ucap Andra mencium kening Meyla lama.

__ADS_1


Akhirnya mereka pun pergi untuk menemui teman mereka yg sudah menunggu di kafe sekalian akan memberi tahu kabar bahagia ini.


__ADS_2