Cinta Rahasia Sang Preman Sekolah

Cinta Rahasia Sang Preman Sekolah
Episode 14: Terkejut


__ADS_3

Ya, Lea jelas saja menjadi sangat terkejut setelah mengetahui fakta bahwa Rey adalah ketua dari ekstrakurikuler fotografi seperti ini sejujurnya Lea tidak pernah berpikir jika pemuda itu akan memiliki hobi tentang fotografi semacam itu. Ya, bagaimana dua hal itu bisa cocok?


Rey terkenal sebagai sosok preman di sekolah yang sangat suka bertarung dengan banyak orang dan terkenal membuat masalah kemanapun dia pergi intinya, image sebagai preman sekolah sangat dalam melekat pada pemuda itu namun untuk berpikir, Rey ternyata memiliki hobi fotografi hal-hal ini jelas saja menjadi kejutan untuk Lea.


"Kamu... Apakah kamu ketua ekstrakurikuler fotografi?"


Rey yang mendengar kata-kata Gadis itu segera menunjukkan wajah cemberut tidak menyukai hal-hal itu.


"Dari mana pula kamu dengar hal itu?"


"Aku mendapatkan rekomendasi dari Kak Nathan agar masuk ke Ekstrakurikuler ini, aku dengar anggota di sini tidak banyak dan aku memiliki ketertarikan dengan Fotografi,"


"Hah, dasar Nathan itu seenaknya saja memasukkan rekomendasi ke ekstrakuler milikku, dan lagi Kenapa mesti lo pula yang direkomendasiin gue jelas-jelas nggak seneng lihat wajah lo di sini sudah muak gue lihat wajah lu di kelas masak di klub juga harus lihat wajah lo juga?"


Lea yang mendengar penolakan itu jelas menjadi marah lalu segera ikut komplain.


"Emang kamu pikir aku itu mau lihat wajah mu di sini terus? Sungguh, aku juga sudah muak melihat wajahmu di kelas,"


"Ya udah kalau gitu lo nggak usah perlu repot-repot bergabung dengan ekstrakurikuler ini masih banyak ekstrakurikuler lain di luar sana yang bisa lo pilih Kenapa pula mesti ekstrakurikuler ini?"


"Kamu itu benar-benar menyebalkan,"


Dua orang itu benar-benar saling marah dan berdebat satu sama lain untuk waktu yang lama saling mengejek satu sama lain dalam waktu yang lama. Sampai, Nathan tiba di ruangan itu dan menjadi cukup terkejut ketika melihat dua orang itu malah asik bertengkar semacam itu, apalagi melihat respon Lea bukannya takut pada Rey, namun Lea benar-benar sangat berani membalas semua kata-kata kasar yang keluar dari mulut pedas Rey itu.


Itu jelas adalah keberanian yang tidak dimiliki oleh gadis-gadis atau orang-orang manapun di luar sana, banyak orang yang takut dengan kata-kata pedas yang keluar dari ketua klub galak ini sehingga tidak banyak orang yang mau bergabung dengan klub ini pada akhirnya. Nathan hanya bisa pasah, namun melihat interaksi dua orang ini sepertinya Lea ini akan benar-benar bisa bergabung ke dalam ekstrakurikuler ini.

__ADS_1


Nathan segera mencoba menengahi mereka berdua Untuk menghentikan dua orang itu saling bertengkar.


"Sudah, sudah kalian berdua jangan seperti itu, Rey kamu biarkan saja Lea ini masuk ke Ekstrakurikuler ini saja, Aku lihat dia sebenarnya memiliki potensi untuk hal-hal ini,"


Rey yang mendengar kata-kata Nathan itu, jelas menjadi tidak senang dan langsung menunjuk Lea dengan kesal.


"Dia bergabung? Tentu saja tidak mungkin! Lagian Nathan ngapain sih lo seenaknya aja ngerekomendasiin ekstrakurikuler ini ke orang? Siapa pula yang nyuruh lo?"


"Rey, tidakkah sebenarnya ekstrakurikuler ini masih butuh anggota? ayolah tidakkah kamu merasa bosan di ekstra ini sendirian saja?"


"Gue baik-baik aja selama ini ngapain pula pakai nambah anggota segala bikin repot aja,"


"Bukankah kamu bilang butuh seseorang yang bisa bantu ngatur sekenario? Katanya kamu pengen bikin video klip durasi pendek?"


Lea benar-benar sangat terkejut melihat kedua orang itu ternyata memiliki hubungan pertemanan, sesuatu yang benar-benar tidak terduga melebihi Rey yang menjadi Ketua Ekstrakurikuler Fotografi. Untuk dua Pria paling hot di Sekolah ada di Ekstrakurikuler yang sama, pantas saja dulu banyak gadis-gadis yang ingin memasuki tempat ini mungkin jelas salah satu ketertarikannya selain ada Nathan itu pasti ada Rey juga.


Kombinasi dua orang itu benar-benar sangat mematikan, disini Lea tiba-tiba memiliki keinginan untuk mengambil kamera dan mulai memfoto mereka berdua sebagai modelnya. Ya, dua orang itu benar-benar sangat tampan dan sangat cocok jika menjadi model dari foto yang akan dirinya ambil.


Wow, ekstrakurikuler fotografi ini ternyata lebih menarik daripada yang Lea duga.


"Itu benar, Karena Kak Nathan sudah merekomendasikan padaku jadi aku berniat mempertimbangkan untuk bergabung dengan ekstrakurikuler ini," kata Lea sambil tersenyum senang, Akhirnya sudah memutuskan tentang hal yang harus dirinya lakukan.


Ya, Lea memutuskan untuk bergabung dengan ekstrakurikuler ini entah bagaimana caranya.


"Siapa yang ngijinin lo bergabung?"

__ADS_1


"Udahlah, Rey ini hanya tambahan satu orang Kenapa kamu itu menjadi ribet banget sih? Jangan bilang kamu menolak Lea karena memiliki semacam perasaan padanya? Terus jadi gugup liat dia dekat satu Ekstrakurikuler gini? Aku melihat sepertinya kalian berdua sudah saling kenal,"


Rey yang mendengar omong kosong dari Nathan itu, segera menjadi marah.


"Omong kosong apa Yang barusan lo omongin? Gue? Naksir gadis jelek itu? Kagak level deh,"


"Ya udah Lo terima aja kalau emang lu nggak ada perasaan sama Lea, ngapain dibikin ribet?" Kata Nathan mulai kesal, namun setidaknya pancingan yang dia buat sedikit dimakan oleh Rey, dengan ini Rey tidak memiliki alasan lagi untuk menolak.


"Dah lah, terserah aja asal, nggak ada yang boleh gangguin gue selama gue di Ekstrakurikuler ini, paham?"


Setelah perdebatan panjang dan akhirnya Lea disetujui untuk masuk itu dia segera menjadi senang dan segera mengacungkan jempolnya kepada Kak Nathan, yang bisa membujuk Rey.


"Tentu saja, Aku di sini benar-benar karena ingin belajar tentang fotografi, Aku tidak akan mengganggu siapapun di sini dan akan menjaga kelakuanku,"


Sejak hari itu setelah mendaftarkan diri ke guru, Lea secara resmi masuk ke Ekstrakurikuler Fotografi, namun tentu saja hal itu dirahasiakan dari orang-orang menjadi sebuah rahasia kecil antara mereka bertiga.


Ini adalah sebuah awal dari pertemanan dan persahabatan yang menuju sesuatu yang tidak pernah diduga.


Ketika selesai pendaftaran di Ruang guru, Lea yang di temani oleh Nathan itu, segera bertanya kepada pemuda itu karena rasa penasaran.


"Bagaimana bisa Kak Nathan bisa kenal dan berteman dengan Rey yang galak itu?"


Nathan yang ditanya itu segera tersenyum penuh misteri dan berkata,


"Entahlah kami hanya kebetulan bertemu di Ekstrakurikuler ini? Mungkin karena kami memiliki minat yang sama untuk fotografi?"

__ADS_1


__ADS_2