
Dengan canggung Riri terpaksa menyuapkan potongan kue pertama untuk pria yang ke depannya akan selalu mendampingi hari-harinya sampai batas waktu yang di tentukan itu tiba.Bukan tanpa alasan sampai Riri berpikiran seperti itu, tentu saja Karna perkataan Zao tempo hari.
'' A..... '' Riri mengangkat sendok kecil berisi potongan kue untuk di suapkan ke mulut Zao.
Dan Zao dengan senang hati menerima suapan kue tersebut,. Sebagai orang yang pertama mendapat potongan kue , bukan kah itu bermakna spesial? Dan apakah itu pertanda... '' Zao yang melamun di kagetkan oleh tangan Riri yang menyenggol lengan nya.
''Eh iya... ?'' Zao terkesiap seketika.
'' Di panggil pak Lee.. '' Riri berbisik sampai terdengar gemletuk gigi -giginya. Menandakan wanita itu begitu sebal karna harus tetap tersenyum di saat dirinya sedang merasa kesal.
Bagaimana tidak? ia sudah memanggilnya sampai tiga kali, dan yang di panggil malah asyik bengong dan terkesan cuek.
'' Sayang. Ini kado dari mama dan papa semoga kamu suka yah. '' Laras mendatangi pasangan pengantin baru yang sedang duduk berdampingan dengan membawa kotak kecil untuk menantu nya itu.
Zao dan Riri pun tersenyum kaku karna sedikit kaget ketika bu Laras menghampiri mereka yang sedang berdebat hal - hal yang sebenarnya sangatlah sepele.
'' Zao menatap mama nya penuh dengan rasa lega dan bahagia tentunya. Mengingat perlakuan wanita itu yang sangat welcome terhadap menantu yang bahkan belum pernah Zao kenalkan sebelumnya. ''
''Thanks Mam.. '' Zao memeluk sayang terhadap wanita yang sudah melahirkan dan membesarkan nya hingga bisa sampai berdiri di titik ini. ''
Jujur setelah sekian lama hubungan yang sempat dingin itu kini perlahan mulai menghangat.Zao bahkan sampai lupa entah kapan terakhir kali ia memeluk mamanya.Karna semenjak mereka tidak memberikan lampu hijau terhadap hubungan nya dengan Gea dulu. Sejak itu juga Zao memutuskan untuk jarang pulang ke Mansion untuk menghindari ceramah orang tuanya yang menurutnya sangatlah mem mojokan dirinya dan juga Gea. Tapi itu dulu sebelum dirinya melihat dengan mata dan kepalanya sendiri seperti apa Gea itu sebenarnya.
Sebaliknya dengan bu Laras wanita yang masih terlihat cantik di usianya yang sudah mulai menua itu pun merasa Zao sudah benar-benar berubah seperti Zao yang mereka kenal dulu, sebelum menjalin hubungan dengan Gea.
Lama mereka berdua berpelukan, dan di saksikan banyak pasang mata termasuk Riri yang berdiri di samping Zao.
Riri tersenyum , pemandangan langka di depannya itu sungguh membuat ia terhura eitssss terharu 😁
__ADS_1
Laras mengurai pelukannya , setelah dirasa hatinya cukup menghangat.
Dan Zao pun pamit ke atas karna sudah di tunggu oleh sang papa di ruang kerja.
Sementara di tempat lain seorang pria nampak begitu lesu dengan rambut kusut dan penampilan acak-acakan. Sudah tiga hari semenjak berita pernikahan tentang mantan kekasih nya yang akan menikah dengan orang nomor dua di negara tersebut yang tak lain adalah temannya sendiri Zao Lee. Entah mengapa dadanya terasa begitu sesak,
moodnya berantakan... gumpalan hatinya benar-benar baru merasakan arti kehilangan yang sesungguhnya. Jantungnya berdetak lemah seakan sudah sangat frustasi dengan penyesalan yang datang terlambat.
Seandainya dulu dirinya berfikir terbuka, mungkin sekarang dirinya dan Riri sudah membangun mahligai indah yang pernah di rencana.
''Begitu bodoh dan tidak bisa membedakan nya kah
diriku Tuhan??? sampai aku memilih mantan tunangan ku di banding dengan calon istriku yang jelas-jelas sudah menemaniku ketika Ling-ling pergi .Zao benar-benar baru merasakan apa yang pernah di rasakan Riri ketika di permalukan di hari H pernikahan. Di tambah lagi ia sudah membuat sang bunda hampir kehilangan nyawanya ketika tahu Riri menantu idamannya akan menikah dengan orang lain.
Puk. Bahunya di tepuk pelan oleh seseorang. Dan seseorang itu adalah ayahnya sendiri.
Ia menghembuskan nafasnya berat. Melihat bagaimana perkembangan istrinya setelah penyakit jantungnya kambuh.
Tidak ada jalan lain selain menghubungi Riri, tapi tidak akan semudah itu sekarang. Karna mereka berdua tahu seperti apa ketatnya pengawasan keluarga Lee. Apa lagi ini masih suasana hangat pernikahan.
Dan pak Lee maupun Aril juga tidak ingin membuat fokus Riri pecah karna memikirkan kondisi bu Risa.
Sebagai seorang dokter umum dirinya sudah berkolaborasi dengan dokter spesialis jantung yang di datangkan langsung dari Singapura. Untuk mengobati penyakit berbahaya milik ibunya.
Sebenarnya ini di luar expektasi karna setelah dua tahun lebih sudah tidak pernah kambuh karna mamanya sangat menjaga pola makan sesuai yang di anjurkan dokter, rajin berolah raga dan rutin mengkonsumsi obat.
Seharusnya tidak separah kali ini jika memang penyakitnya tiba-tiba datang dan kambuh.
__ADS_1
Ceklek.
Pintu ruangan di buka. Nampak lah dokter seusia pak Arman masuk dengan salam hormat terlebih dulu tentunya.
'' Bagaimana apa pasien pernah sadar sebelum saya datang. '' tanya dokter spesialis tersebut.
''Belum dok. '' sahut keduanya.
'' Apakah ada gejala lain ? atau efek samping obat ? tanya Zao setengah panik karna mau bagaimana pun spesialis nya lebih paham.
''Bu Risa tadi memang sengaja saya di'infus karna untuk memasukan obat pereda sakitnya. Dan tidur memang efek samping dari obat tersebut. Selain untuk mengurangi rasa sakit juga untuk membantu merawat pembuluh darah kaku menjadi fleksibel dengan meningkatkan pulse wafe velocity.
- Membantu meremajakan dan memulihkan dinding pembuluh darah yang sudah tua, karna penyebab utama dari penyakit jantung koroner yang di alami oleh pasien itu sendiri disebabkan oleh termasuk ke dua hal yang sudah saya jelaskan tadi.
Dan bla bla bla dokter tersebut menjelaskan kinerja obat yang telah di berikan terhadap pasiennya.
'' Kapan istri saya akan bangun dok? pak Arman giliran yang bertanya dengan tidak sabaran.
Baru si dokter akan menjawab. Suara lemah itu sudah terdengar di telinga mereka semua.
'' Dimana Riri pah? bu Risa bertanya sambil matanya kesana kemari mencari sosok yang sudah dianggapnya seperti anak nya sendiri.
Gek.
Aril dan Arman. Pria berbeda usia itu langsung tersentak kaget dan saling pandang satu sama lain.
Bagaimana bisa ? orang pertama yang di tanyakan oleh sang bunda bukan suami ataupun anaknya, tetapi malah Riri. Gadis yang pernah di tinggal menikah oleh putranya dan lebih dari itu gadis itu baru menikah dan mungkin sedang menikmati bulan madu bersama pilihan nya. Karna Aril tidak pernah mencoba mencari tahu alasan maupun penyebab Riri memutuskan menikah secepat itu.
__ADS_1
Karna baginya mendengar kabar tersebut saja sudah membuat hatinya begitu sakit, dan ia tidak ingin mendalami perasaan itu sejauh dia mencari tahu karna takut akan menentang takdir.