Dari Kekasih Palsu Menjadi Paksu

Dari Kekasih Palsu Menjadi Paksu
Bab 22


__ADS_3

❤️ Happy Reading ❤️


''Om, tante, mami sama papi sebaiknya pulang terlebih dahulu untuk beristirahat.'' kata Langit karena hati sudah mulai sore. ''Bintang biar sama Langit.'' sambungnya lagi.


''Tapi apa tak apa?'' tanya ibu Nanda.


''Gak apa-apa tante.'' sahut Langit.


''O iya apa perlu hari pertunangan kalian kita undur saja.'' kata mami Selin yang baru teringat kalau putranya itu akan bertunangan satu minggu lagi.


''Gak perlu mam...'' sahut Bintang.


''Tapi keadaan kamu lagi gak baik-baik aja sayang.'' kata mami Selin.


''Kata dokterkan juga gak ada yang serius mam, jadi gak usah di undur...bakal repot nantinya.'' kata Bintang.


Persiapan pertunangan mereka sudah hampir rampung, dekor telah di pilih, undangan juga sudah jadi...tinggal di sebar, catering telah di tentukan.


Bintang tak enak jika semua itu harus di undur sehingga mereka semua yang terlibat harus bekerja dua kali lipat.


Bintang juga kasihan sama ibu serta mami Selin yang telah ikut mempersiapkan semuanya sehingga dia dan Langit hanya terima beres.


''Kalau menurut kakak gimana?'' tanya mami Selin.


''Aku ikut Bintang aja mam...gimana baiknya.'' jawab Langit.


''Ya udah acara tetap seperti di awal ya...'' kata mami Selin.


''Yuk mam...kita pulang dulu sekarang.'' ajak papi Ardi.


''He'em.'' sahut mami Selin dengan kelapa yang mengangguk. ''Mami sama papi pulang dulu...nanti mami sama papi balik lagi kesini.'' kata mami Selin pada Bintang juga Langit.


''Gak usah mam, mami sama papi istirahat aja di rumah.'' kata Langit yang tak ingin kedua orangtuanya itu kecapekan. ''Om dan tante juga istirahat aja di rumah, besok pagi baru kesini lagi.'' kata Langit pada calon kedua mertuanya.


Ibu Nanda menatap kearah ayah Boby, dan sang suami menganggukan kepalanya.


Ayah Boby percaya kalau calon menantunya itu pasti bisa menjaga sang putri dengan baik.


''Ya udah kalau gitu kami pulang dulu.'' pamit ibu Nanda. ''Titip Bintang ya...'' katanya lagi pada Langit.


''Iya tante.'' jawab Langit.


''Ingat kak, jangan macam-macam.'' peringat Ardi pada putranya.


''Iya pap...Langit masih tau batasan.'' sahut Langit.


''Papi pegang kata-katamu.'' kata papi Ardi.


''O iya mam, tolong minta supir buat anter pakaian ganti aku ya...'' kata Langit dan tak lupa dia juga menitipkan jasnya pada mami Selin.

__ADS_1


''Iya nanti mami akan minta supir buat antar pakaian sama makanan buat kamu.'' kata mami Selin. ''Bintang, kami pulang dulu ya sayang...'' kata mami Selin pada Bintang.


''Iya mam.'' sahut Bintang.


💕


''Maaf ya aku jadi ngerepotin.'' ucap Bintang pada Langit kala mereka saat ini hanya berdua saja.


''Bukan hanya ngerepotin, tapi kamu sudah bikin aku takut setengah mati.'' sahut Langit. ''Kamu gak tau bagaimana cemasnya aku saat menerima telepon yang mengatakan kalau kamu kecelakaan...kamu gak tau bagaimana takutnya aku ketika dokter mengatakan kalau kamu masih tak sadarkan diri sampai dokter selesai memeriksa dan memberi tindakan.'' papar Langit mengatakan apa yang dia rasakan tadi.


''Maaf.'' lirih Bintang mengucapkan kata yang sama.


''Aku gak butuh kata maaf darimu, yang aku butuh kamu tetap baik-baik saja...kamu tak lagi mengendari motormu itu.'' sarkas Langit yang membuat Bintang terdiam. ''Kalau kamu masih coba-coba buat mengendarainya...jangan salahkan aku kalau motor itu aku hancurkan bajakan bisa aku bakar tepat di depan matamu.'' ancamnya.


''Iya gak bakal mengendarai motor lagi.'' lirih Bintang. ''Tapi jangan di hancurin ya...jangan di bakar juga...nanti biar di jual aja sama ayah, kan lumayan uangnya.'' kata Bintang lagi.


''Dasar anak nakal.'' kata Langit yang langsung membawa tubuh Bintang kedalaman pelukannya.


''Eh, kuliah aku gimana? yah aku jadi bolos dong...'' kata Bintang yang teringat dengan tugasnya sebagai seorang mahasiswa.


''Gak udah khawatir...semua bisa di atur.'' sahut Langit.


Saat mereka asik mengobrol, tiba-tiba supir yang diminta mami Selin buat antar keperluan Langit datang.


''Aku mandi dulu ya...gerah.'' kata Langit saat sang supir telah pergi.


Cukup dua puluh menit untuk Langit membersihkan tubuhnya, kini pewaris keluarga Cakrabuana itu telah keluar dari kamar mandi dengan wajah yang segar, bahkan rambutnya yang masih sedikit basah semakin menambah kadar ketampanannya.


''Mau makan lagi?'' tawar Langit saat dirinya membuka paper bag yang berisikan makanan.


''Buat kamu aja.'' tolak Bintang secara halus.


Langit mulai mengeluarkan satu persatu makanan yang ada di dalam paper bag, lalu kemudian dia mulai memasukkan berbagai makanan itu ke dalam piringnya.


Glek


Bintang menelan ludahnya saat melihat Langit begitu sangat menikmati makanan yang di santapnya.


''Ada apa?'' tanya Langit. ''Kamu mau?'' tawar Langit.


''Apa masih ada?'' tanya Bintang. ''Sepertinya aku lapar lagi.'' kata Bintang yang di sambut dengan kekehan oleh Langit.


Langit langsung berdiri dari duduknya dan menghampiri Bintang dengan membawa satu piring berisi makanan di tangannya.


''Sini apa suapi.'' kata Langit.


''Aku bisa sendiri...kamu pasti juga belum kenyangkan.'' sahut Bintang.


''Kita makan sepiring berdua.'' kata Langit lagi.

__ADS_1


Satu suapan Langit berikan pada Bintang.


''Bagaimana? enak?'' tanya Langit yang di jawab anggukan oleh Bintang karena mulutnya penuh dengan makanan. ''Kalau begitu makan lagi...'' kata Langit lagi.


Alhasil makanan yang di kirimkan oleh mami Selin ludes tak tersisa di makan oleh mereka berdua.


''Sekarang kamu tidur ya...kamu butuh istirahat yang cukup agar cepat pulih dan bisa segera pulang dari sini.'' kata Langit sambil membenarkan selimut untuk menutupi tubuh Bintang.


''Temani sampai aku tidur.'' kata Bintang dengan tangan yang sudah memegang tangan Langit saat pemuda itu hendak melangkah.


''Hem, ayo aku temani.'' kata Langit yang kembali duduk di kursinya.


Satu tangan Langit masih di pegang oleh Bintang, dan satu tangan lagi yang terbebas Langit gunakan untuk mengusap surai kepala kekasihnya agar cepat terlelap.


Ckrek



Disukai oleh ArisDnta dan 22.154 lainnya


LangitCkbn


Cepat sembuh sayang ❤️


Lihat 3.548 komentar lainnya


LanaCkbn


Semoga cepat sembuh kakak ipar 😊


LintangCkbn


Semoga cepat pulih kak ☺️


ArisDnta


Semoga bu' bos cepet sehat dan bisa cepat pulang.


DioArldo


Kenapa? kok gak ngabarin kalau masuk rumah sakit 😡 @ LangitCkbn


MarselAgr


Kasih tau di rumah sakit mana, besok kita besuk @ LangitCkbn


Langit hanya membaca komentar dari sang sahabat dan keluarganya saja, setelah itu Langit memutuskan untuk memeriksa beberapa email yang masuk melalui ponselnya yang di kirimkan oleh Aris tadi mumpung Bintang sudah tertidur.


Untung saja ada Aris, jadi ada yang selalu bisa dia andalkan untuk menghandle semua pekerjaan di perusahaan jika dirinya tak ada seperti saat ini.

__ADS_1


__ADS_2