Dari Kekasih Palsu Menjadi Paksu

Dari Kekasih Palsu Menjadi Paksu
Bab 49


__ADS_3

❤️ Happy Reading ❤️


Tak harus keluar negeri untuk melakukan honeymoon, pria tampan nan kaya yang saat ini bergelar sebagai seorang suami itu memilih pergi ke Gili Trawangan.


Gili Trawangan merupakan salah satu objek wisata di pulau Lombok.


Di tempat ini terkenal dengan aktivitas diving, karena banyak wisatawan mancanegara yang mengklaim bahwa tempat ini terdapat jarang biru atau blue corak yang amat indah dan langka.


Pulau ini memiliki ciri khas bebas dari polisi dan keramaian kendaraan,air laut sejernih kristal dan pasir putih yang bersih.


Langit dan Bintang pergi kesana mengunakan pesawat yang mendarat di bandara internasional Lombok.


''Ini kita naik apa mas?'' tanya Bintang setelah mereka turun dari pesawat.


''Kita akan naik mobil yang sudah di siapkan oleh bawahanku yang ada di sini.'' jawab Langit.


Ya memang bisnis keluarga Cakrabuana ada yang di Lombok.


''Tuan Langit Cakrabuana.'' sapa seseorang yang menghampiri mereka berdua.


''Iya benar.'' jawab Langit.

__ADS_1


''Perkenalkan saya Amrul...saya yang akan mengantar anda.'' kata memberi tahu dengan sopan.


''Oh terimakasih.'' ucap Langit.


Mereka berdua di giring oleh pak Amrul untuk naik ke dalam mobil yang ia bawa...mobil operasional perusahan Cakrabuana.


''Ini kita masih lama pak?'' tanya Bintang setalah mereka melaju beberapa saat.


''Tidak nona, sebentar lagi kita sampai." jawab pak Amrul.


Dan benar saja tak sampai sepuluh menit mobil yang mereka tumpangi berhenti.


''Teluk Nara.'' gumam Bintang. ''Ini, kenapa kita kesini?'' tanya Bintang dengan raut wajah bingungnya.


''Kita akan menggunakan Speedboat untuk sampai di tempat tujuan kita sayang.'' sahut Langit.


''Ini sebenarnya kita itu mau honeymoon kemana sih mas?'' tanya Bintang dengan rasa penasarannya.


''Kita akan ke Gili Trawangan.'' jawab Langit dengan singkat lalu menggandeng tangan Bintang agar wanita itu mengikuti langkahnya.


Bintang begitu menikmati sepoi-sepoi angin yang menghantam wajah.

__ADS_1


Tak membutuhkan waktu yang lama, hanya butuh waktu sekitar sepuluh hingga lima belas menit mereka berdua telah sampai di Gili Trawangan.


Lagi dan lagi sesampainya di sana, Bintang dan Langit langsung di sebut oleh seorang pria dewasa yang langsung mengantarkan mereka ketempat dimana mereka menginap satu Minggu ini.


Cklek


Rasanya Bintang ingin segera merebahkan tubuhnya di kasur karena lelah, pasalnya merela hanya memerlukan waktu sekitar dua jam setengah sampai tiga jam untuk sampai di penginapan.


''Capek?'' tanya Langit yang langsung menghampiri sang istri yang sedang berbaring di ranjang.


''Lumayan mas.'' jawab Bintang. ''Eh mas kok tau ada tempat seindah ini.'' kata Bintang seraya duduk dari tidurnya.


''Aku mencari beberapa referensi untuk kita berbulan madu.'' jawab Langit. ''Bukannya aku pelit atau gak mau mengajak kamu untuk berbulan madu di luar negeri, tapi aku cuma gak mau kalau sampai kamu kelelahan dan kita terlalu lama di perjalanan, sebab waktu kita untuk honeymoon tak banyak.'' sambungannya lagi.


''Aku sih gak masalah mas, aku seneng kok di sini...tempatnya indah, pantainya juga.'' kata Bintang.


Penginapan yang mereka tempati saat ini berada di tepi pantai, bukan tanpa alasan Langit memilihnya...karena di sana mereka bisa melihat keindahan pantai sekaligus mereka bisa melihat sunset dan sunrise.


''Jadi bisakah nanti malam kita langsung jalan-jalan?'' tanya Bintang penuh harap karena dirinya sudah sangat tak sabar untuk memanjakan mata dengan keindahan yang tersaji di sana.


''Tentu, tapi kita tak akan banyak berjalan-jalan.'' jawab Langit. ''Karena kita akan lebih banyak menghabiskan waktu untuk bergelut di atas ranjang.'' bisiknya seraya meniup telinga Bintang sehingga sang empunya langsung merasa meremang.

__ADS_1


__ADS_2