
❤️ Happy Reading❤️
"Bi, aku tungguin kamu di parkiran...tau-taunya sudah di sini aja." kata Heni yang baru saja masuk kedalam kelas.
"Iya tadi aku di anter sama suami...jadi berhentinya..." kata Bintang. "Di parkiran dosen." katanya lagi dengan berbisik karena takut ketahuan para rekan mahasiswa yang lain.
Kebetulan kelas juga sudah ramai, karena jam mata kuliah yang pertama akan segera di mulai...tinggal nunggu dosennya datang saja.
"Oh di anterin suami." kata Heni.
"Sudah baikan dong." celetuk Resa.
"Ish kamu." kata Bintang dengan sedikit memelototkan matanya pada sang sahabat.
"Sorry-sorry keceplosan...hehehe." sahut Resa dengan membentuk huruf V menggunakan kedua jarinya.
"Selamat pagi semuanya..." sapa dosen mata kuliah kali ini yang baru saja masuk kedalam kelas.
__ADS_1
"Selamat pagi pak." sahut semuanya dan kuliah pun di mulai.
💕
"Bi, gimana sama skripsi kamu?" tanya Heni saat mereka bertiga sudah berada di kantin kampus karena memang waktu sudah menunjukkan jam makan siang.
"Eh Bintang mah enak, suaminya dosen...dosen pembimbingnya suami sama sahabat suaminya sendiri...auto bereslah.'' sahut Resa.
"Sembarangan kalau ngomong." kata Bintang sambil melemparkan satu bungkus kerupuk pada Resa. ''Enak apanya...orang aku itu sama aja sama mahasiswa yang lain, gak ada yang spesial tau." sambungnya. "Professional jadi gak ada tuh namanya main belakang." imbuhnya lagi.
"Eh ni anak kayak tau-taunya aja." kata Bintang. "Hayo kamu udah ngapain aja sama Aryo?" tanyanya dengan sedikit memicingkan matanya karena curiga, bahkan saat ini resa pun memberi tatapan tajam pada Heni.
"Eh apaan enggak-enggak...aku gak aneh-aneh kok sama Aryo." bantah Heni dengan tangan di lambai-lambaikan kedepan. "Kita pacaran cuma sebatas pegangan tangan sama kissing-kissing dikitlah...gak sampai yang aneh-aneh." katanya lagi dengan menggaruk kepalanya yang tidak gatal karena sangking bingungnya memilih kata-kata untuk membela diri.
"Awas aja ya kalau kamu sampek tek dung duluan sebelum nikah." ancam Bintang. "Kalau udah gak tahan langsung nikah aja...gak usah berbuat yang tidak-tidak." imbuhnya lagi.
"Dengerin tu..." kata Resa.
__ADS_1
"Ini berlaku buat kamu juga Resa." kata Bintang yang langsung membuat Resa terdiam seketika.
"Khem...ini pada langsung balik apa mau kita jalan dulu?" tanya Heni setelah beberapa saat terjadi keheningan diantara mereka bertiga.
"Gimana Bi?'' tanya Resa.
Kalau dia sama Heni bisa pergi begitu aja, tapi ini sahabat mereka yang satukan sudah berbeda status saat ini...jadi gak bisa main pergi gitu aja.
"Em aku langsung pulang aja deh, kejar target biar cepet kelar." jawab Bintang. "Kalau kalian berdua mau pergi...ya jalan aja, gak apa-apa kok." sambungnya lagi.
"Kita balik ajalah Bi, enak kalau cuma jalan berdua...gak seru." kata Resa yang memang biasanya mereka pergi ke mana-mana selalu bertiga.
"Hem, mau ikut kejar target juga kaya istri pak dosen kita...hehehe." timpal Heni.
Setelah makan, mereka bertiga berjalan bersama hingga di parkiran kampus sebelum akhirnya berpisah menuju ke kendaraan masing-masing.
Resa dan Heni yang mengendarai mobil mereka sendiri sedangkan Bintang sudah di jemput oleh salah satu supir keluarga Cakrabuana yang memang di peruntukan untuknya.
__ADS_1