Dari Kekasih Palsu Menjadi Paksu

Dari Kekasih Palsu Menjadi Paksu
Bab 85


__ADS_3

❤️ Happy Reading ❤️


Tak terasa dua tahun sudah Bintang menjalani perannya sebagai seorang ibu muda.


Pada awalnya dia merasa sangat kekah juga kerepotan mengurus di kecil apalagi saat di kecil sudah mulai aktif-aktifnya, tak bisa di biarkan...dia harus selalu fokus ke Gamma, sebab ada saja ulah yang di buat si baby.


Terlebih ketika Gamma sudah bisa berjalan, di tinggal sebentar...eh entah sudah ngilang kemana.


Untung saja dirinya memiliki mertua serta adik ipar yang selalu mau membantunya menjaga Gamma, tak lupa juga para art yang juga ikut membantu, terlebih lagi sang suami yang selalu mau mendengarkan segala keluh kesahnya.


Hari ini keluarga kecil Bintang sedang bertandang ke rumah ayah Bobby. Seperti biasa setiap Sabtu sore Bintang dan anak serta suaminya sudah datang dan menginap di sana.


Bintang ingin putranya itu dekat dengan semuanya, tak hanya dekat dengan keluarga Langit saja.


"Cucu ibu itu makin pinter aja ya..." kata ibu Nanda dengan arah pandang menatap lurus kedepan seperti Bintang.


"Iya bu', di rumah saja ada-ada saja tingkahnya." sahut Bintang.


Mereka berdua sedang duduk di teras belakang dengan melihat ke arah Langit, ayah Bobby, Bima juga Gamma bermain bola.

__ADS_1


Si kecil terlihat bahagia sekali berlari ke sana kemari bersama uncle, Daddy dan kakeknya.


"Kamu dan Langit belum ada niat buat nambah momongan Bi?" tanya sang ibu.


"Sebenarnya ada sih bu', tapi kalau inget pas lahiran Gamma..." sahut Bintang.


"Ibu tau maksud kamu, tapi kalau bisa jangan terlalu jauh jaraknya Bi...jadi biar repot sekalian." kata ibu Nanda.


"Iya bu'." sahut Bintang.


" Ayo istirahat dulu...sini." panggil ibu Nanda.


"Minum dulu, pasti cucu nenek yang tampan ini haus." kata ibu Nanda menyodorkan satu gelas minuman pada Gamma.


"Gamma...nanti malam bobok di kamar uncle ya...uncle punya hadiah buat Gamma." kata Bima pada sang ponakan.


"Bima, jangan selalu beliin Gamma ini dan itu...kakak gak mau kalau kamu begitu manjain dia." kata Bintang yang memang tak ingin jika putranya itu menjadi anak yang manja.


"Ck, apaan sih kak...wajar dong, akukan sayang sama Gamma." sahut Bima.

__ADS_1


"Sudah biarin aja Bi, dari pada uangnya di pakai buat jajanin cewek gak jelas...ya mending buat Gamma." kata ibu Nanda.


Bima saat ini sudah lulus kuliah dan bekerja membantu sang ayah di perusahaan, sebab mau tak mau dialah nantinya yang akan menjalankan perusahan mengantikan sang ayah, karena Bintang gak mau juga gak di perbolehkan bekerja oleh suami kata rayanya.


"Gamma...ayo kita main lagi." aja Bima sambil mengandeng tangan mungil Gamma.


Disusul dengan ayah Bobby di belakang mereka berdua.


"Ibu kebelakang sebentar." pamit ibu Nanda meninggalkan Bintang dan Langit.


"Lagi lihatin apa yank?" tanya Langit yang melihat Bintang menatap lurus kedepan sambil senyum-senyum sendiri.


"Aku gak nyangka kehidupan aku bakal seindah ini, di tambah dengan kehadiran kamu juga Gamma putra kita." sahut Bintang.


"Aku pun juga tak pernah membayangkan hal ini yank." kata Langit.


"Ingat gak bagaimana awal kita ketemu dan bagaimana perjalanan cinta kita hingga seperti saat ini?" tanya Bintang yang di angguki Langit. "Dari kekasih palsu menjadi pak Su." sambungnya yang di sertai kekehan mereka berdua.


❤️

__ADS_1


Terimakasih aku ucapin untuk teman-teman semua yang sudah mengikuti cerita ini, yang sudah mensupport selama ini, aku minta maaf kalau sering bikin kalian kecewa...maaf kaku ternyata isi ceritanya tak sesuai ekspektasi kalian...tetap dukung dan ikuti cerita aku ya lain ya...terimakasih🙏...i love u all🥰🥰🥰


__ADS_2