Dari Kekasih Palsu Menjadi Paksu

Dari Kekasih Palsu Menjadi Paksu
Bab 41


__ADS_3

❤️ Happy Reading ❤️


Hari bahagia yang tunggu pun akhirnya tiba. Hari ini adalah hari dimana dua insan yang tak sengaja bertemu, merajut sebuah kebohongan hingga menjadi sebuah kenyataan yang menimbulkan rasa cinta, berbekal restu kedua orangtua dari kedua belah pihak hingga dimana hari ini kalimat ijab Qabul itu akan terucap untuk mengikat keduanya menjadi sepasang suami istri.


''Zayeng...selamat ya...sebentar lagi bakal jadi istri pak dogan.'' ucap Heni yang baru masuk ke kamar dimana Bintang di make up.


''Jangan lupain kita setalah menikah nanti.'' kata Resa.


''Tentu saja gak dong...kalian berdua adalah sahabat terbaikku.'' jawab Bintang yang memang sudah selesai di rias.


Cklek


''Ayah.'' kata Bintang saat melihat siapa yang baru saja masuk ke dalam kamarnya.


''Resa, Heni, om bisa minta tolong...tolong tinggalkan om berdua dengan Bintang.'' kata ayah Boby pada kedua sahabat putrinya.

__ADS_1


''Baik om.'' jawab keduanya.


''Kita keluar dulu ya Bi.'' pamit Resa pada sang sahabat dan langsung di angguki oleh Bintang.


Raut wajah yang dulunya biasa saja kini berubah sendu saat hanya berdua di ruangan itu bersama sang putri...putri kesayangannya...permata hatinya...


''Khem...'' suara deheman dari ayah Boby membuat Bintang tadinya menunduk langsung mendongakkan kepalanya.


''Anak ayah sudah besar rupanya...putri kecil ayah kini sudah menjadi gadis yang sangat cantik.'' kata ayah Boby yang pertama dengan tangan yang terulur mengelus pipi sang putri lalu berpindah duduk di samping Bintang ''Putri ayah akan segera menikah, pesan ayah padamu...taatilah setiap perintah suamimu asalkan itu hal yang baik, dan jadilah ibu yang mengayomi untuk anak-anakmu kelak. Kamu akan memiliki keluarga sendiri, tapi satu hal yang janganlah kamu lupa...kamu tetaplah putri ayah dan ibu. Jika kamu membutuhkan sesuatu... datanglah kepada kami, maka kami dengan segenap hati akan membantunya.'' kata ayah Boby yang sudah mampu membuat Bintang terisak. ''Ketahuilah nak, kamu adalah harta paling berharga untuk ayah, jadilah istri yang taat dan bertanggung jawab...ayah dan ibu selalu berdo'a semoga Allah selalu melindungimu dan suami serta rumah tangga kalian nanti.'' sambungnya dan langsung memeluk putri kesayangannya.


Ibu yang baru saja datang langsung meneteskan air matanya kala melihat pemandangan yang mengharu biru itu.


''Ibu.'' lirih Bintang yang menyadari kehadiran ibunda tercintanya.


''Putri ibu.'' kata ibu Nanda saat datang menghampiri dua orang kesayangannya.

__ADS_1


''Bu'.'' kata bintang yang memeluk pinggang sang ibu.


''Ingatlah nak, pasanganmu adalah rezekimu, pilihan adalah takdirmu, maka janganlah memandang kepada selain milikmu dan janganlah membanding-bandingkan dengan yang bukan milikmu, karena pernikahan adalah pelangi antara dua hati dari berbagai perasaan, cinta, kesedihan, kebahagiaan, kejujuran, kepercayaan, rahasia, rasa hormat, dan bekerja sama untuk mencapai surga.'' nasehat ibu Nanda. ''Janganlah menjadi istri yang baktinya hanya ketika suami sedang banyak uang, namun harus hadir pula ketika suami sedang banyak masalah dan berada di titik terendahnya.'' pesannya lagi untuk putrinya. ''Ketahuilah nak ini bukan akhir pencarian namun ke depan akan banyak sekali hal baru yang akan kamu temui, yaitu salah satunya mencari celah untuk bisa menerima suatu perbedaan dan ini semua tidak akan mudah, tapi kamu mesti bisa bersikap lebih bijak dan ibu serta ayah percaya kalau putri kecil ibu ini bisa melakukannya.'' imbuhnya. ''Putri ibu...putri kesayangan ibu...selamanya kamu akan menjadi putri kecil kesayangan kami nak.'' lanjutnya dan kini ikut memeluk sang putri.


Ayah pun memeluk dua wanita kesayangannya.


''Ayah, ibu, kakak...adek kok gak di ajak.'' protes si bungsu di pintu kamar.


''Ah, sini sayang.'' kata ibu, karena mereka langsung melerai pelukannya.


''Hai kak!'' sapa Bima. ''Selamat...sebentar lagi kakak akan menikah dengan pria yang kakak cintai.'' katanya lagi yang kali ini dengan suara yang sudah bergetar. ''Kak, apapun statusmu nanti, gak akan ada yang bisa memutuskan ikatan darah yang telah mengalir pada diri kita, kakak akan tetap menjadi kakakku...saudaraku baik di saat suka dan duka, pintu rumah ini akan selalu terbuka untuk kapanpun kakak pulang bersama dengan keluargamu.'' kata Bima lagi. ''Aku sayang kakak...sangat.'' imbuhnya yang langsung di peluk oleh Bintang.


''Kakak juga sayang kamu, adik kakak yang paling menyebalkan.'' kata Bintang.


Untung saja makeup yang di gunakan waterproof, jika tidak...maka bisa di pastikan riasan yang ada di wajah ibu dan Bintang sudah sangat berantakan dan entah bagaimana bentuknya.

__ADS_1


__ADS_2