Dari Kekasih Palsu Menjadi Paksu

Dari Kekasih Palsu Menjadi Paksu
Bab 55


__ADS_3

❤️ Happy Reading ❤️


Begitu bangun, Bintang begitu kesal dengan dirinya sendiri yang terlalu terbuai dengan segala sentuhan dari Langit hingga mereka kembali harus mengulang adegan panas dan setelah itu terlelap, sehingga dirinya ketinggalan pesawat.


Bintang baru bangunan saat hari sudah menjelang malam.


''Sudah bangun sayang?'' tanya Langit yang baru saja masuk dari arah teras kamar mereka. ''Mau makan malam dengan apa? biar aku pesankan.'' kata Langit. ''Atau mau makan malam di luar saja?'' tawarnya dengan kaki yang berjalan menuju ke arah ranjang dimana istrinya berada.


''Terserah.'' sahut Bintang dengan kesal lalu beranjak dari ranjangnya dengan selimut yang melilit tubuhnya.


Brak


Di bantingnya pintu kamar mandi dengan keras-keras sebagai tanda jika dirinya sedang kesal, sangking kerasnya sampai Langit pun berjengkit kaget.


''Ternyata kalau istri marah itu nyeremin.'' gumamnya.


Karena merasa sang istri sudah terlalu lama di dalam kamar mandi membuat Langit pun mengetuk pintu.


Tok


Tok


Tok

__ADS_1


''Sayang, sayang.'' panggil Langit di sela ketukannya.


Cklek


''Apa?'' tanya Bintang.


''Aku cuma khawatir kamu kenapa-kenapa di dalam, karena sudah lebih dari setengah jam kami di sana.'' jawab Langit namun di acuhkan oleh Bintang.


Wanita itu lebih memilih berjalan menuju kopernya untuk mengambil pakaian yang akan dia kenakan dan membawanya kembali ke dalam kamar mandi untuk memakainya.


Walaupun mereka berdua sudah berstatus suami istri dan juga sudah saling melihat bahkan merasakan tubuh satu sama lain, namun Bintang belum seberani itu untuk mengganti pakaiannya langsung di hadapan Langit...dirinya masih merasakan yang namanya malu.


''Kita makan malam di luar ya...'' kata Langit saat Bintang sudah keluar lagi dari kamar mandi.


Langit membawa Bintang untuk makan di pinggir pantai.


Selain udaranya yang sejuk mereka juga bisa menikmati ke indahan pantai di malam hari di tambah dengan kerlap kerlip lampu hias di sekitarnya.


''Gak apa-apakan kita makan di sini?'' tanya Langit saat mereka sudah mendudukkan bokongnya di kursi masing-masing.


''Hem.'' sahut Bintang.


Pasalnya mereka tak makan di restoran mewah malam ini, hanya rumah makan seafood biasa namun pengunjungnya jangan di tanya...ramai banget.

__ADS_1


Di sana menjual makanan hasil olahan seafood dan pembeli bisa memilih langsung seafood segar yang mereka inginkan dan mereka juga bisa melihat langsung cara pengolahannya.


''Mau makan apa sayang?'' tanya Langit.


''Kamu aja yang pilih.'' jawab Bintang yang membuat Langit harus kembali menghembuskan nafasnya.


Mungkin dirinya harus lebih banyak lagi bersabar untuk menghadapi istrinya ini, namun semua ini juga buah dari akibat dirinya bekerja sehingga mengacuhkan istrinya sendiri apalagi saat mereka berdua berbulan madu seperti ini.


Langit akhirnya memilih menu udang, cumi, ikan serta kepiting untuk makan malam mereka.


Tak lupa pula dirinya memesan jus jeruk hangat untuk minum sang istri dan juga dirinya sendiri.


💕


Seusai makan malam, Langit tak langsung mengajak Bintang untuk kembali ke penginapan...dirinya mengajak sang istri untuk berjalan-jalan sebentar di sekitar sana.


''Sayang...maafkan aku yang terlalu mengabaikanmu dan mengacaukan bulan madu kita.'' ucap Langit saat mereka berdua tengah duduk berdua di sebuah kursi besi panjang yang menghadap ke arah pantai. ''Lagi ada sedikit masalah di perusahan...tapi kini semuanya sudah beres, jadi maafkan aku.'' katanya lagi.


''Hem.'' sahut Bintang. ''Tapi kamu sudah membuat uangku melayang begitu saja.'' katanya.


''Hah...'' beo Langit yang tak mengerti dengan maksud sang istri.


''Aku sudah membeli tiket untuk pulang, dan kamu menggagalkannya.'' kata Bintang lagi.

__ADS_1


''Aku akan menggantinya sayang, kini kita sudah resmi menjadi suami istri jadi uang aku juga uang kamu juga dan aku juga bekerja untuk kamu...untuk keluarga kecil kita.'' sahut Langit. ''Sekali lagi maafkan aku.'' ucap Langit dan di angguki oleh Bintang. ''Terimakasih sayang.'' ucapnya dan langsung membawa tubuh istrinya itu kedalam pelukannya.


__ADS_2