Dari Kekasih Palsu Menjadi Paksu

Dari Kekasih Palsu Menjadi Paksu
Bab 84


__ADS_3

❤️ Happy Reading ❤️


Satu persatu keluarga pun datang untuk menjenguk Bintang dan juga baby Gamma.


Semua terlihat begitu menyukai bayi laki-laki yang sudah terlihat tampan dari sejak lahir itu.


Hingga pukul empat sore Bintang dan baby Gamma sudah di perbolehkan untuk pulang, mengingat kondisi mereka yang sudah baik-baik saja.


Sepanjang perjalanan baby Gamma terlihat sangat anteng bahkan tidur begitu nyenyak di pangkuan sang nenek.


"Bi, sekarang kamukan sudah menjadi seorang ibu bukan hanya sebagai seorang istri." kata ibu Nanda. " Ibu harap kamu bisa bersikap semakin dewasa, kalau ada apa-apa jangan mudah ngambek ataupun marah...tapi harus bersikap tenang dan menyikapinya dengan kepala dingin." nasehat ibu Nanda kepada sang putri. "Lebih bijaklah dalam mengambil sikap." sambungnya lagi.


"Iya bu'." jawab Bintang.


"Ibu dan ayah selalu berdoa untuk kebahagiaan kalian dan kami juga berharap semoga kamu bisa menjadi istri sekaligus ibu yang baik untuk keluarga kecil kalian." kata ibu Nanda lagi.


Setelah itu tak ada lagi pembicaraan di antara mereka, karena Bintang yang saat ini malah ikut terlelap.


❤️

__ADS_1


"Bangunkan saja Lang." kata ibu pada menantu laki-lakinya.


"Gk usah bu', biar Langit gendong aja...kasihan kalau di bangunin." sahut Langit.


Ada perasan lega juga bahagia di hati ibu Nanda melihat sikap Langit yang begitu sangat baik, perhatian serta sayang dengan putrinya.


Ibu Nanda dan ayah Boby masuk terlebih dahulu dengan baby Gamma yang ada di gendongnya sang nenek, kemudian baru di susul dengan Langit yang mengendong Bintang ala bridal style.


Semua perhatian yang ada di dalam rumah laguang tertuju pada pasutri yang baru saja bergelar orangtua itu.


"Kak, Bin...tang." kata mami Selin yang mengecilkan suaranya ketika melihat kode dari Langit.


"Bintang cuma lagi tidur mam." lirih Langit.


Sementara Langit membara Bintang ke kamar mereka, di bawah semuanya justru bermain dengan baby Gamma.


Tubuh baby Gamma di oper kesana kemari bak sebuah piala bergilir dan anehnya bayi mungil itu tak terusik sama sekali, bahkan masih setia terlelap ya meskipun kadang-kadang membuka matanya sebentar.


"Ih ngegemesin banget sih ke ponakan onty ini." kata Lintang sambil menggesekan dengan pelan hidungnya di pipi Gamma.

__ADS_1


Dari semua orang yang ada di sana, ada satu orang yang begitu sangat bahagia dengan hadirnya baby Gamma.


Dia adalah Bima, adik dari Bintang. Bima yang dari dulu sangat mendambakan adik laki-laki sekarang terwujud dengan adanya baby Gamma.


Di dalam pikirannya, pemuda yang masih bergelar mahasiswa itu sudah menyusun banyak rencana yang akan dia lakukan bersama dengan baby Gamma.


❤️


"Eugh..." lenguh Bintang sambil menggeliatkan tubuhnya yang terasa sedikit kaku.


Perlahan wanita itu mulai membuka kelopak matanya dan menatap sekeliling.


Cklek


"Bagaimana tidurnya sayang? nyenyak?" tanya Langit dengan senyum indahnya ketika masuk ke dalam kamar.


"Mas, baby mana?" tanya Bintang.


"Gamma ada di kamarnya, sama nenek juga Omanya...karena mommynya terlihat begitu lelap." jawab Langit sambil berjalan menuju ke arah dimana kamar mandi mereka berada.

__ADS_1


Tak terlalu lama, Langit sudah kembali lagi dan berjalan menuju ke arah ranjang, tempat Bintang berada.


"Ayo mandi dulu, biar tubuh mommynya baby Gamma jadi lebih segar." kata Langit yang langsung mengendong tubuh Bintang tanpa permisi.


__ADS_2