Denia Aku Sangat Mencintaimu

Denia Aku Sangat Mencintaimu
Episode - 35 Perjodohan part 1


__ADS_3

Kayla membongkar isi lemari yang telah di tinggalkannya selama bertahun-tahun. Pakaiannya masih tersimpan rai di dalam lemari, karena, meskipun Kayla di Paris. Pelayan di rumahnya pasti akan mengurus pakaiannya.


"Pakai apa ya nanti malam?"tanya Kayla sembari memikirkan pakaian apa yang akan di pakainya.


Jari telunjuknya di letakkan di antara giginya sambil melihat isi lemarinya. Kayla mulai mengambil satu persatu pakaiannya, dan mencoba ke badannya. Jika tidak cocok di lemparkannya ke kasurnya.


Tok...tok..tok


Suara ketukan pintu kamar Kayla terdengar berulang-ulang, membuat Kayla sangat kesal,konsentrasinya untuk memilih baju jadi terganggu karena kedatangan seseorang. Dengan segera, Kayla bangkit dari kasurnya dan membukakan pintu.


Kreeekkkk....


"Kamu?!. Ngapai kamu berani ke kamarku?"tanya Kayla kesal setelah melihat Smith di hadapannya.


Smith dengan dinginnya menyerahkan koper milik Kayla.


"Saya hanya ingin mengantar ini"jawab Smith kemjdian meninggalkan Kayla yang masih dalam kekesalannya.


Kesan pertama yang di berikan Kayla untuk pengawal pribadi papanya adalah sangat buruk.


"Apa dia baru saja mengabaikanku?. Angkuh sekali dia" ketus Kayla sembari membawa kopernya masuk ke kamar dan menutup pintunya dengan keras.


Karena masih kesal dengan pengawal pribadi papanya, Kayla dengan kasar membuka isi kopernya.


"Dia hanya seorang pengawal di sini, lalu mengapa dia bertingkah, seakan dia yang bos di sini?"celoteh Kayla.


Pakaian yang dari dalam kopernya, di lemparkannya satu per satu di udara.


"Tunggu dulu, kenapa aku malah mikirkan si pria tidak penting itu?"kata Kayla menghentikan tindakannya. Mendingan aku bersiap-siap saja untuk menyambut kedatangan Britsh nanti malam" ucap Kayla penuh semangat.


Kayla kembali ke mood awalnya, yaitu memilih pakaian yang cocok untuk di pakainya nanti malam. Kayla tentunya ingin terlihat cantik di depan pria pujaan hatinya, meski dia tahu, kalau Britsh tidak pernah menyukainya.


Kayla teringat kembali kenangan menyedihkannya 6 tahun silam, ketika Kayla menemui Britsh di Amerika, atas perintah Ibu Yeni. Tanpa basa basi terlebih dahulu. Britsh langsung mengusirnya dengan kasar. Bagi Kayla, penolakan Britsh saat itu hanya di jadikannya sebuah tantangan yang menyenangkan untuk mendapatkan Britsh.


Kayla tersenyum menyeringai jahat. "Lihat saja, nanti malam kamu pasti tidak akan menolakku nanti malam" batin Kayla.


****


Triiinnggggg...


Ponsel Britsh berdering, Britsh yang sedang sibuk dengan berkasnya yang menumpuk harus menghentikan aktivitasnya, ia melihat ke arah ponselnya untuk melihat siapa yang menelponnya.


Ekspresi di wajahnya tampak tidak senang, setelah mengetahui kalau mamanya yang menelpon. Britsh mencoba untuk tidak mengangkat panggilan dari mamanya tersebut, namun mamanya terus menelponnya, hingga ia pun harus mengangkatnya.


Britsh menggigit bibir bawahnya karena merasa kesal pada mamanya tersebut.


"Halo, Ma"kata Britsh sembari mengusap-usap dahinya dengan tangannya.

__ADS_1


"Sayang, nanti malam kamu temani mama ya, ke rumah tante Melinda"kata Ibu Yeni.


"Kenapa Britsh harus ikut ma?"tanya Britsh merasa curiga.


Britsh masih tidak tahu, kalau Kayla sudah berada di Indonesia. Ibu Yeni sengaja menyembunyikan tujuannya mengajak Britsh ke rumah tante Melinda untuk menyambut kepulangan Kayla.


"Tidak ada yang bisa mengantar mama"kata Ibu Yeni.


"Pak Didi kemana,Ma?"tanya Britsh.


Pak Didi merupakan supir pribadi Ibu Yeni, namun saat ini, pak Didi sengaja di suruh pergi oleh Ibu Yeni, agar jika Britsh datang ke rumah, dia tidak melihat pak Didi.


"pak Didi tadi lagi keluar, katanya ada urusan keluarga"kata Ibu Yeni berbohong.


Britsh berpikir panjang untuk menjawab pertanyaan mamanya tersebut, dan Britsh akhirnya menyetujui permintaan mamanya.


"Baiklah, Ma. Nanti Britsh ngantar mama"kata Britsh dengan masih mengusap dahinya.


"Baik sayang, mama tunggu ya"kata Ibu Yeni dengan senang.


Ibu Yeni segera bersiap-siap, agara jika Britsh datang, Britsh tidak menunggu terlalu lama.


Britsh tampak buru-buru keluar dari ruang kerjanya.


"Nia, aku pulang diluan ya. Kalau kamu mau pulang juga tidak apa-apa"kata Britsh sambil tersenyum tipis.


Langkah kaki Britsh terlihat terburu-buru, membuat Denia tampak terheran-heran, apa yang sebenarnya terjadi pada Britsh. Selama Denia bekerja di bagian asisten pribadi Britsh, dia belum pernah melihat Britsh pulang dengan terburu-buru.


***


Mobil Britsh tiba di rumahnya, dengan membawa supir pribadinya yaitu Pak Ridwan.


Ibu Yeni langsung berlari ke luar pagar, agar Britsh tidak turun dari mobil.


Setelah Ibu Yeni naik ke dalam mobil, yang telah di bukakan oleh Pak Ridwan, mobil pun melaju dengan kecepatan sedang.


"Sayang, kamu sering-seringlah pulang. Jangan di hotel terus"kata Ibu Yeni.


Britsh hanya diam dengan seribu bahasa mendengar saran dari ibunya. Baginya, itu perkataan yang sudah kesekian kalinya, hingga membuatnya bosan, di tambah lagi, Ibu Yeni selalu membahas tentang perjodohan di saat dia pulang ke rumah. Daripada mendengarkan perkataan Ibunya, Britsh lebih memilih untuk memejamkan matanya hingga tiba di rumah Ibu Melinda.


"Sayang, ayo dong turun"kata Ibu Yeni membangunkan Britsh yang masih tidur.


Britsh membuka matanya dan menatap ke sekelingnya.


"Mama saja lah yang masuk"kata Britsh.


"Nanti mama pulangnya bagaimana?"tanya Ibu Yeni.

__ADS_1


"Ya uda, Britsh dan Pak Ridwan, nunggu mama di mobil"kata Britsh.


"Jangan gitu dong, sayang. Kamu kan uda sampai di sini, masa kamu hanya menunggu di mobil?"kata Ibu Yeni.


Britsh pun menuruti perintah ibunya tersebut, dia ikut ke dalam rumah Ibu Melinda. Britsh sedikit merasa bingung, karena ibunya berkata, kalau Ibunya akan menghadiri pesta, tapi suasana luar rumah Ibu Melinda tidak ramai.


"Bukannya ibu bilang ada pesta?, kok sepi?"tanya Britsh.


"Oh, pestanya di dalam, sayang. Tidak banyak yang di undang"kata Ibu Yeni.


Meski perasaan curiganya besar, tapi kakinya masih terus melangkah sampai ke dalam rumah Ibu Melinda.


"Bi, Jeng, kamu sudah datang?"tanya Ibu Melinda pada Ibu Yeni sambil berelukan.


"Kamu juga ikut datang, Britsh?"kata Ibu Melinda.


"Iya tante"kata Britsh.


Ibu Sofia juga baru datang, dia di antar oleh supir pribadinya.


"Tante"sapa Britsh.


"Kamu kenapa disini?"tanya Ibu Sofia heran.


Ibu Yeni mengkerutkan keningnya karena takut rencananya ketahuan oleh Britsh melalui Ibu Sofia.


"Britsh mau nemani mama, Tante"jawab Britsh.


"Nemani mama kamu?. Ibu Sofia berdecak "Ck, usaha mama kamu berhasil juga membawa kamu kesini"kata Ibu Sofia yang membuat Britsh tidak mengerti.


Belum sempat Ibu Sofia menjelaskan, Kayla turun dari tangga dengan dressnya yang bak negri dongeng. Rambut panjangnya di curly, membuat Kayla tampak cantik, tapi bukan bagi Britsh. Tentu saja, saat melihat kemunculan Kayla, membuat Britsh marah pada mamanya dan memutuskan untuk pergi dari acara tersebut.


"Britsh...!, teriak Kayla.


"Britsh, kamu mau kemana, sayang?"tanya Ibu Yeni sambil menarik tangan Britsh.


"Lepaskan, Ma. Kalau dari awal Britsh tahu, mama menyuruh Britsh kemari, karena ingin menjodohkan Britsh dengan dia, Britsh tidak akan mau ma"bentak Britsh.


Britsh pergi setelah berhasil melepaskan pegangan tangan mamanya. Kayla berlari mengejar Britsh.


"Britsh jangan pergi, please" kata Kayla memelas.


"Lepaskan. Jangan pernah mendekatiku lagi"kata Britsh.


****


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2