Denia Aku Sangat Mencintaimu

Denia Aku Sangat Mencintaimu
Episode 43 - Sulit untuk meminta maaf


__ADS_3

Setelah beberapa menit pertanyaan Nindy dan Denia belum mendapat jawaban dari Steven, mereka tampak sedikit kecewa sekaligus penasaran. Steven menyadari reaksi mencurigakan dari kedua rekan kerjanya itu kepada dirinya, ia pun menjadi salah tingkah dan meninggalkan Nindy dan Denia tanpa menjelaskan apa yang sedang terjadi.


"Dia kenapa ya?"tanya Nindy pada Denia karena tidak mendapat jawaban dari Steven. Denia hanya menaikkan bahunya, menandakan ia tidak mengerti apa yang terjadi pada Steven. Steven yang sudah menjauh dari kedua rekan kerjanya itu, kembali melurik ke belakang untuk memastikan kalau kedua sahabatnya tidak mengikutinya untuk mendesaknya menjawab pertanyaan yang tidak bisa dijawabnya itu. Ia sedikit merasa lega, setelah mengetahui jika kedua sahabatnya tidak mengikutinya, dan kemudian menghembuskan nafasnya sedikit panjang.


****


Britsh yang baru saja tiba di rumah mamanya setelah mengantarkan Denia pulang ke rumahnya hanya duduk diam di dalam mobilnya untuk beberapa saat di depan pintu gerbang yang masih tertutup. Ternyata, saat mereka masih ada di pantai, ibunya menelpon Britsh berkali-kali dan memberinya pesan singkat untuk menyuruhnya pulang ke rumah dan saat dalam perjalanan tadi ke rumah mamanya ia menepikan mobilnya untuk membaca pesan dari mamanya.


"Kamu dimana?, Pulang ke rumah Sekarang juga!"


Isi pesan singkat ibu Yeni. Sebenarnya berat rasa hati Britsh ingin pulang ke rumah, tapi ia tahu mamanya bisa melakukan apa saja jika ia tidak menuruti keinginan mamanya itu. Setelah beberapa menit ia terdiam di depan pintu gerbang, ia pun membunyikan klakson mobilnya. Mendengar suara klakson berbunyi, penjaga rumah bernama pak Ardi langsung membukakan pintu gerbang. Ibu Yeni tersenyum puas dari kursi sofa yang berada di ruang tamu, ketika mendengar suara mobil putra semata wayangnya itu akhirnya pulang juga dan menuruti perintahnya.


Disambutnya putranya itu pulang, dengan berdiri di depan pintu, Britsh tampak sedikit kesal dan hanya masuk ketika melihat mamanya berdiri di depan pintu.


"Akhirnya kamu pulang juga, putraku"


Langkah kaki Britsh terhenti, ketika mendengar perkataan ibunya itu, ia memejamkan matanya sebelum membalikkan badannya ke arah ibunya. Ia sangat tahu maksud dari perkataan ibunya itu, namun ia juga tidak bisa berbuat apa-apa.

__ADS_1


"Apa kau tidak memberi salam pada mamamu?"tanya ibu Yeni.


Britsh pun menyalam tangan ibunya dan menciumnya "Aku pulang, Ma"kata Britsh.


Ibu Yeni tampak tersenyum puas melihat tingkah putranya itu.


"Apa kamu sudah minta maaf pada Clara?"tanya ibu Yeni.


Britsh hanya diam saja, karena sejak awal ia tahu maksud ibunya untuk menyuruhnya pulang ke rumah, hanya saja ia tidak ingin membuat masalah semakin rumit jika ia tidak menurutinya.


"Sepertinya kamu masih belum minta maaf juga. Apa kamu mau Clara ibu suruh kemari?"tanya ibu Yeni.


"Nanti aku minta maaf"jawab Britsh datar. Ia pun langsung berbalik dan hendak pulang. Tentu saja ia merasa kesal jika berlama-lama berada di rumah. Ibu Yeni sangat senang dengan keputusan putranya itu, ia pun menelpon Clara saat itu juga untuk memberitahukan Clara jika Britsh mau meminta maaf padanya dan segera datang ke rumahnya.


Mendapat kabar dari ibu Yeni, Kayla merasa sangat senang, sampai-sampai ia berlompat-lompat dan menari di lantai sambil mengangkat ponselnya. Ibu Melinda yang melihat putri tunggalnya merasa sangat bahagia merasa penasaran, apa yang sebenarnya terjadi pada putrinya saat ini. Setelah ia selesai bicara dengan ibu Yeni, Kayla langsung memeluk ibunya. Ibu Melinda yang tidak tahu apa yang terjadi hanya mengikuti Kayla saja.


"Ada apa?, sepertinya kamu bahagia sekali"tanya Ibu Melinda.

__ADS_1


"Britsh akhirnya mau meminta maaf, Ma, dan dia akan datang kesini"kata Kayla bersemangat.


"Benarkah?"tanya ibu Melinda tak percaya.


"Iya, Ma. Aku harus pakai baju apa ya, Ma?"tanya Kayla.


Ia merasa jika ia harus berpenampilan cantik di depan Britsh, karena ia tahu standart tipe wanita untuk ukuran Britsh pasti wanita yang elegan dan cantik. Karena tidak ingin menunda waktrunya, Kayla naik ke atas tangga menuju ke kamarnya dan meninggalkan ibunya yang masih terdiam di tempatnya sambil memandangi putrinya yang sedang bahagia itu.


Setelah tiba di kamarnya, Kayla membuka lemarinya dan mencari-cari pakaian apa yang cocok dipakainya saat menemui Britsh. Ia melemparkan beberapa pakaian dan dress ke atas tempat tidur setelah mencocokkan ke badannya di depan cermin. Ia terus memilih beberapa pakaian, namun ia merasa tak ada satupun yang cocok. Kayla merasa kesal setelah menghabiskan isi lemarinya. Akhirnya, ia pun teringat pada Dress yang baru dibelinya dari paris beberapa bulan lalu saat ia mengahadiri pesta ulang tahun temannya. Ia mengambil kopernya dan langsung membukanya. Meski sudah beberapa hari pulang ke rumahnya, ia masih tidak sempat memindahkan pakaian dari dalam koper ke dalam lemarinya. Kayla mengambil dress yang terbuat dari bahan perpaduan brukat dan katun. Kayla kembali mencocokkan dress tersebut ke tubuhnya di depan cermin. Ia tersenyum melihat dress tersebut tampak cocok di badannya, apalagi ia merasa ia akan bertemu dengan orang yang spesial.


Tak beberapa lama, dress tersebut sudah dipakai oleh Kayla, kesannya sangat mewah, seolah ia akan menghadiri pesta dengan mengenakan dress tersebut. Bahannya juga sangat mewah perpaduan Brukat dan katun menambah kenyamanan saat di pakai, ditambah dengan balutan payet mutiara yang menambah kemewahan dress tersebut. Kayla tampak puas dengan apa yang di lihatnya di depan cermin. Ia pun memastikan jika dress tersebut sangat pantas dipakainya. Setelah memastikan pakaian yang dipakainya, ia pun menelpon MUA yang bekerja di rumahnya untuk menghias wajah dan rambutnya. Tidak beberapa lama seorang MUA masuk ke dalam kamarnya dan mulai menghuas dirinya. Kayla sangat tidak sabar untuk menunggu Britsh datang, sampai ia melihat jam tangannya bermerk Michael kors itu berulang-ulang. Ia hanya percaya dengan perkataan ibu Yeni, tanpa memastikan kalau Britsh datang atau tidak.


Sementara Britsh yang awalnya ingin datang menemui Kayla, mengurungkan niatnya dan ia pun memlajukan mobilnya entah kemana tujuannya.


Kayla yang sudah selesai berdandan, menunggu kedatangan Britsh di kursi sofa seorang diri. Ia sangat antusias menunggu kedatangan Britsh.


Hingga 30 menit berlalu, namun Britsh belum juga datang, Kayla kembali melihat jam tangannya yang sudah menunjukkan pukul 8.30 malam. Kayla mulai merasa sedikit sedih, karena orang yang ditunggunya tidak datang juga...

__ADS_1


***


Bersambung....


__ADS_2