Denia Aku Sangat Mencintaimu

Denia Aku Sangat Mencintaimu
Episode 47 - Terpaksa minta maaf


__ADS_3

!Malam harinya, Britsh memenuhi permintaan mamanya yang menyuruhnya untuk minta maaf pada Kayla. Sebelum ia selesai dari pekerjaannya, ibunya sempat menelponnya lagi untuk memastikan kalau dirinya akan ke rumah Kayla.


Saat ini, mobil Britsh sudah terparkir di halaman rumah Kayla, dan langsung turun dari dalam mobilnya dengan wajah yang datar. Kedatangannya di sambut oleh penjaga rumah Kayla bernama pak Supardi. Sepertinya pak Supardi sudah mengenal Britsh, meski baru sekali datang ke rumah itu. Pak Supardi segera berlari ke dalam rumah, untuk memberitahukan kedatangan Britsh.


"Nyonya, ada tuan yang kemarin datang, saat penyambutan kepulangan nona Kayla"ucap pak Supardi.


"Siapa?, Britsh?"tanya ibu Melinda memastikan.


Tampak pak Supardi berfikir, namun ia segera pamit karena belum sempat ia menjawab pertanyaan dari ibu Melinda, Britsh sudah berada di depan pintu.


Dengan senang hati ibu Melinda menyambut kedatangan Britsh ke rumahnya, dan langsung menyuruh Britsh untuk masuk.


Setelah, Britsh duduk di sofa, ibu Melinda berteriak dari bawah untuk memanggil putri kesayangannya itu.


"Kayla, turun, nak. Ada Britsh datang"


Kayla yang mendengar panggilan ibunya tersebut dari kamarnya, langsung berlari untuk turun. Kali ini dia tidak berdandan, karena tidak sempat untuk menghias dirinya. Ia tidak ingin membuat sang pujaan hatinya itu menunggunya lama. Meski ia sempat kesal melihat penampilannya di depan cermin sebelum ia melangkah untuk turun.


Setelah di bawah, Kayla langsung memeluk Britsh. Hal tersebut tentu membuat Britsh merasa tidak nyaman, apalagi masih ada ibu Melinda yang menatap mereka dengan senyum.


"Maaf ya, tante tinggal dulu"kata ibu Melinda sembari melangkah pergi.


Britsh hanya memberikan senyuman terpaksanya pada ibu Melinda.


"Lepaskan!"bentak Britsh sembari melepaskan pelukan Kayla setelah ibu Melinda menjauh dari mereka.


Kayla tidak ingin mendemgarkan Britsh, ia mencoba memeluk Britsh lagi.


"Terima kasih, kamu uda mau...


Belum sempat Kayla menyelesaikan perkataannya, Britsh melepaskan tangan Kayla yang berusaha melingkar di pinggangnya.


"Kalau kamu seperti ini, aku akan pulang sekarang"ancam Britsh.


Kali ini, Kayla menuruti permintaan Britsh. Ia tidak mau karena kecerobohannya akan membuat Britsh akan pulang.


"Baiklah"jawab Kayla lirih.


Kayla melangkah ke sofa untuk duduk, dan mempersilahkan Britsh untuk duduk juga. Britsh menghela nafasnya panjang dan menuruti permintaan Kayla. Bagaimanapun, Britsh tidak mungkin langsung pulang.

__ADS_1


"Kamu masih sama saja, seperti waktu itu"kata Kayla.


Britsh tidak mengerti maksud Kayla, dan hanya diam saja.


"Kamu ingat nggak, waktu itu kamu juga berlaku kasar padaku, saat aku mendatangi kamu ke Amerika dari Paris" kata Kayla.


Britsh mengetahui dan mengingat tentang kejadian itu, namun peristiwa itu bukanlah sebuah peristiwa yang perlu diingat.Menurutnya hal itu merupakan rencana dari ibunya, yang ingin menjodohkannya pada wanita pilihannya.


Kayla merupakan wanita terlama yang ingin dijodohkan dengannya, karena wanita yang lain langsung menyerah setelah Britsh menolak mereka dengan kasar.


Kamu tahu kan, perjuanganku dari Paris ke Amerika, dan kamu malah menolakku"ucap Kayla berharap mendapat simpati dari Britsh.


"Seharusnya kau menyerah saja, ketika aku menolakmu saat itu"batin Britsh.


Kayla mendekatkan duduknya pada Britsh dan menggandeng siku lengan Britsh dan hampir menempelkan kepalanya ke pundak Britsh.


Britsh langsung berdiri karena merasa marah akan sikap Kayla.


"Saya akan pulang"ancam Britsh.


Kayla memegang tangan Britsh, untuk memohon agar Britsh tidak pulang.


"Iya, aku minta maaf, duduklah sebentar lagi"kata Kayla.


"Kamu kesini untuk meminta maaf atas kejadian kemarin, kan?"tanya Kayla.


"Ini semua atas permintaan mamaku, aku tidak tahu kesalahan apa yang telah ku perbuat padamu, sampai aku harus meminta maaf. Tapi apaoun itu, aku minta maaf"kata Britsh datar.


Wajahnya tampak datar, dan kaku. Ia terlihat terpaksa meminta maaf pada Kayla.


"Tidak masalah, kamu minta maafnya terpaksa atau tidak. Yang penting, kamu datang kesini"kata Kayla yang menyadari sikap Britsh padanya.


"Ini wanita aneh sekali, sudah berkali-kali ditolak, masih aja bertahan"batin Britsh.


"Sekarang kamu sudah minta maaf, dan aku sudah memaafkan kamu. Jadi kita baikan ya, meski kamu hanya terpaksa. Tapi maaf tetap saja maaf"jawab Kayla.


Britsh masih diam dengan tatapan datarnya, namun tatapannya bukan pada Kayla. Ia hanya menatap kosong ke depannya.


"Sebagai perminta maafan kamu, besok kita harus merayakannya. Karena pesta penyambutanku kemarin kacau karena kamu"kata Kayla.

__ADS_1


Pernyataan Kayla tersebut, langsung membuat Britsh menoleh ke arahnya dengan tatapan kesalnya, namun di balas senyuman oleh Kayla.


"Dari awal wanita ini, memang sudah gila"batin Britsh lagi.


"Saya tidak bisa. Tujuan saya kesini hanya untuk meminta maaf, dan itu sudah selesai. Saya harus pulang"kata Britsh dan kembali bangkit dari duduknya.


"Kalau kamu tidak mau, aku akan lapor pada tante Yeni"ancam Kayla.


Britsh menghentikan niatnya tersebut untuk pulang, dan dengan terpaksa menuruti keinginan Kayla.


"Baiklah, aku akan turuti keinginan kamu. Tapi hanya besok saja"ancam Britsh sembari melangkah pergi.


Kayla tersenyum puas, karena ancamannya pada Britsh berhasil.


Britsh berjalan dengan langkah yang cepat ke dalam mobilnya, dan melajukan mobil dengan sedang.


Dalam perjalanan Britsh merasa sesak, sampai ia harus melonggarkan dasinya yang sejak tadi terikat di kemejanya, tangan kirinya ia letakkan di kepalanya seolah ia merasa sakit di daerah kepalanya.


Sesampainya di kamar hotel, Britsh langsung membuka kancing kemejanya dan melepaskannya dari tubuhnya. Ia langsung menuju kamar mandi dan mulai membasahi tubuhnya di bawah shower.


Sepertinya ia merasa lelah bukan hanya fisik tapi juga psikologinya. Britsh terdiam dan hanya menikmati tetesan air yang membasahi tubunya.


Britsh keluar dari kamar mandi dengan kimononya, setelah menghabiskan waktu setengah jam di dalam sana. Ponselnya tiba-tiba berdering, saat ia mengeringkan rambutnya dengan handuk. Britsh menghentikan aktivitasnya, dan mengambil ponselnya yang masih berada di dalam tas kerjanya.


Wajahnya tampak kesal, ketika melihat panggilan tersebut dari mamanya, namun ia dengan malas mengangkatnya.


"Akhirnya kamu datang menemui Kayla"kata ibu Yeni langsung to the point pada inti pembicaraannya.


Kayla ternyata langsung memberitahukan kedatangannya pada ibunya, saat ia pulang tadi.


"Iya ma"


"Bagus, sayang. Mama senang mendengarnya. Kabarnya kalian besok punya acara berdua ya?"


Britsh mulai kesal, karena Kayla sampai memberitahukan kepada mamanya tentang rencana mereka besok, meskipun Britsh terpaksa menyetujuinya. Namun, karena mamanya sudah mengetahui rencana mereka, terpaksa mau tidak mau Britsh harus mau.


Britsh langsung mematikan ponselnya, sebelum mamanya selesai bicara. Karena kesenangannya, ibu Yeni terus berbicara lewat telepon.


Britsh melanjutkan untuk mengeringkan rambutnya yang masih basah.

__ADS_1


***


Bersambung...


__ADS_2